Tag Archives: pendakian

Catatan Perjalanan ke Ranu Kumbolo (Bagian 2): Bermalam di Ranu Kumbolo

Begitu sampai Ranu Pani kami langsung mengurus SIMAKSI. Walaupun sudah mendaftar online, kami masih perlu mengisi formulir pendakian, termasuk mengisi daftar barang bawaan.

Namun, ada prosedur baru yang saya temui dalam pendakian Semeru kali ini. Sebelum SIMAKSI disahkan, calon pendaki diwajibkan untuk mengikuti briefing yang diadakan pihak Taman Nasional.

perizinan semeru

Mengurus SIMAKSI pendakian Semeru

Semua calon pendaki dikumpulkan dalam sebuah aula yang terletak di belakang kantor tempat registrasi. Di sana kami mendengarkan pengarahan dari mas-mas utamanya mengenai kondisi medan pendakian. Beliau menjelaskan mengenai hal-hal yang harus menjadi perhatian pendaki sepanjang jalur pendakian, mulai dari Pos 1 hingga puncak Gunung Semeru.

Beberapa hal dari briefing tersebut yang menarik perhatian saya di antaranya: Continue reading

Catatan Perjalanan ke Ranu Kumbolo (Bagian 1): Sabtu Pagi di Tumpang

Sabtu, 7 Mei 2016. Hari baru berjalan 1,5 jam ketika saya dan Listi menginjakkan kaki di Tumpang. Setelah menempuh 2 jam perjalanan, kami turun dari mobil yang mengantarkan kami dari bandara Juanda, Sidoarjo.

Dalam perjalanan kami sempat singgah sekitar setengah jam di sebuah warung lesehan di daerah Purwosari. Kami terpaksa menghentikan perjalanan karena ada seorang penumpang yang memergoki pak sopir mengendarai mobil sambil mengantuk. Beliau mengambil inisiatif untuk meminta pak sopir istirahat sejenak sambil ngopi-ngopi untuk menghilangkan kantuk di warung tersebut.

Saat perjalanan kembali dilanjutkan, kami semua para penumpang tidak ada yang tertidur sampai tiba di Malang. Ya tentu saja menjaga agar pak sopir tidak sampai ketularan ngantuk. Alhamdulillah akhirnya kami tiba di tujuan dengan selamat. 🙂

Pendakian ke Gunung Semeru ini sebenarnya direncanakan sangat mendadak. Long weekend kemarin sebenarnya saya sudah pasrah Continue reading

View Sabana 1 dan Gunung Merapi di kejauhan

Catatan Pendakian Gunung Merbabu (Hari 2-Tamat)

Jumat, 1 Januari 2016

Pukul setengah 5 pagi saya terbangun dari tidur. Setelah kesadaran benar-benar terkumpul, saya keluar dari tenda untuk melaksanakan sholat shubuh. Temperatur di Pos 3 Merbabu ini ternyata tak sedingin seperti yang saya rasakan di Surya Kencana, Gunung Gede, pada pendakian sebulan sebelumnya. Cuaca di sini pun juga sangat bersahabat, tidak berangin dan tidak berkabut.

Seusai sholat subuh, saya menyalakan kompor sembari menunggu yang lain terbangun. Mbak Meli, mas Teguh, dan mas Jamal menyusul keluar dari tenda mereka masing-masing. Saya memasak air hangat untuk menyeduh kopi.

Sementara itu di ufuk timur, matahari berangsur-angsur mulai naik melewati horizon. Langit di sekitarnya berubah menjadi berwarna kuning keemasan.

Naik ke Puncak

Pukul setengah 6 saya, Listi, dan mas Jamal bersiap-siap untuk naik ke puncak. Kami menyiapkan makanan dan minuman pada tas kecil kami untuk bekal di jalan. Tepat pukul 5.45 kami memulai perjalanan menuju puncak Merbabu.

Ketika tengah mendaki bukit menuju Sabana 1, saya membalikkan badan dan melihat ke arah Pos 3. Masya Allah… Continue reading

Memasuki kawasan hutan cemara

Catatan Pendakian Gunung Merbabu (Hari 1)

Kamis, 31 Desember 2015

Bus Kramat Djati yang saya tumpangi dari Bandung tiba di Terminal Boyolali tepat ketika waktu menunjukkan pukul 5.30. Di terminal telah menunggu Listi, mbak Meli, mas Teguh, dan mas Jamal. Mereka masing-masing datang dari Jakarta dan Cikampek. Kecuali Listi, yang lain baru saya kenal saat itu.

Selain kami, di terminal juga ada 2 orang pendaki lagi yang juga hendak naik Merbabu. Mereka berdua datang dari Majalengka. Kami semua berencana untuk naik Gunung Merbabu melalui pintu masuk Selo.

Di terminal telah menunggu sebuah minibus jurusan Boyolali-Cepogo-Selo. Bus tersebut belum mau berangkat jika penumpang bus dirasa belum cukup. Total saat itu kami sudah bertujuh. Oleh mas sopirnya sebenarnya sudah ditawari berangkat saat itu juga. Kami meminta masnya untuk menunggu lebih lama lagi karena kami perlu belanja logistik dulu. Tapi oleh masnya kami ditawari untuk belanja di sekitar Pasar Cepogo saja. Kami pun setuju. Jadilah kami berangkat saat itu juga.

Belanja Logistik di Cepogo

Setelah 30 menit perjalanan, bus tiba di Pasar Cepogo. Tak ada penumpang tambahan yang naik sepanjang perjalanan itu. Sepi juga penumpangnya. Pantas kata masnya nggak banyak bus yang menuju Selo ini. Di atas jam 11 siang sudah nggak ada bus yang ke Selo katanya.

Di Cepogo ini terdapat pasar yang sangat luas. Ada pusat sayur-sayurannya pula. Lebih murah daripada beli di Boyolali. Di sekitar pasar terdapat minimarket Indomaret dan Rahma Swalayan.

Di Cepogo kami membeli kebutuhan logistik, terutama untuk perbekalan makanan selama pendakian nanti. Namun di sini kami tidak berhasil mendapatkan gas kaleng. Untungnya Continue reading

Mengurus SIMAKSI di kantor TNGGP

Mengurus SIMAKSI Pendakian Gunung Gede-Pangrango

Pada tulisan kali ini saya ingin berbagi pengalaman mengurus SIMAKSI (Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi) pendakian Gunung Gede yang saya lakukan minggu lalu. Sebelumnya saya pernah menulis pengalaman serupa di sini pada 2 tahun yang lalu. Namun, pada perkembangannya, sebagaimana pengalaman terbaru saya, ternyata ada beberapa hal baru yang saya temui dalam prosedur pengurusan SIMAKSI ini.

Saya tidak akan mengulang kembali apa yang sudah saya tulis di artikel terdahulu tersebut. Saya hanya mencoba mencatat beberapa hal baru yang saya temui itu berdasarkan pengalaman saya. Continue reading

padang edelweiss surya kencana (photo by ferdian)

Pendakian Gunung Gede 3.0 (Hari 2-Tamat)

Minggu, 29 November 2015

Pukul 4.45 saya terbangun. Butuh beberapa menit untuk saya sampai benar-benar tersadar. Rasa pegal-pegal mulai terasa di badan.

Saya keluar tenda. Brrr… Ya Allah, dinginnya. Angin yang dari tadi malam berhembus, ternyata masih berhembus juga subuh itu. Kabut pun juga belum hilang. Saya langsung mengerjakan sholat subuh di samping tenda.

Seusai sholat, saya berpikir kegiatan apa berikutnya yang mau saya kerjakan. Sepertinya rasa kantuk hilang karena dihapus hawa dingin yang saya rasakan. Oh ya, perlu restock persediaan air nih, pikir saya saat itu. Saya pun pergi membawa 3 botol kosong menuju kali kecil tempat mengambil air.

Dari posisi tenda, saya tinggal berjalan lurus mengikuti cekungan kali yang sudah mati (tak ada airnya). Tidak jauh letaknya dari tenda kami. Sudah ada beberapa orang yang mengantri mengambil air dari saluran yang menetes. Alirannya begitu kecil. Saya pun memilih mengambil air dari Continue reading

Hiking to Mount Gede (photo by Ferdian)

Pendakian Gunung Gede 3.0 (Hari 1)

Sabtu, 28 November 2015

Setelah hampir setahun absen di dunia pendakian gunung, akhirnya akhir pekan kemarin saya kesampaian lagi pergi naik gunung. Terakhir kali naik gunung yaitu Desember tahun lalu ke Gunung Semeru. Seharusnya bulan lalu saya pergi melakukan pendakian ke Gunung Rinjani. Tiket pesawat sudah dibeli. Namun sayang, saya batal pergi karena tidak bisa meninggalkan kerjaan di kantor.

Gunung Gede menjadi pilihan pendakian kali ini karena dekat dari Bandung dan Jakarta, kota domisili saya dan teman-teman yang ingin melakukan pendakian, sehingga tidak memerlukan persiapan khusus membeli tiket kereta api atau pesawat. Pendakian Gunung Gede ini menjadi kali ketiga bagi saya.

Mencetak SIMAKSI

Awalnya ada 12 orang yang bergabung untuk ikut pendakian ini. Kami sudah mendaftar secara online sejak sebulan sebelumnya. Namun, seminggu sebelum hari H, hanya 5 orang yang konfirmasi jadi. Tak masalah, kami yang 5 orang ini pun tetap jalan.

Kami sepakat menetapkan meeting point di Cibodas pada hari Sabtu (28/11) pukul 9 pagi. Saya berangkat dari Bandung dan 4 orang lainnya dari Jakarta.

Sebenarnya kami mendaftar naik Gunung Gede melalui pintu masuk Gunung Putri. Namun kami harus mencetak SIMAKSI (Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi) terlebih dahulu di Continue reading