Beradaptasi dengan Waktu

“In today’s world it’s important to be constantly willing to change, and review and challenge yourself. What works today won’t necessarily work tomorrow. Change is never ending. There will always be new competitors, new situations.”

Quote di atas adalah jawaban Skúli Mogensen, founder dan CEO WOW Air, ketika ditanya mengenai hal apa yang ia pelajari selama berkecimpung di industri teknologi yang digelutinya itu. Sebuah jawaban yang sangat relevan dengan profesi yang saya tekuni juga.

Quote di atas sebelas dua belas dengan apa yang pernah disampaikan Steve Jobs: “Stay hungry, stay foolish”. Jangan pernah puas atas kondisi yang dicapai, terus belajar untuk meningkatkan kualitas agar tidak terlindas oleh persaingan dan waktu. #NTMS

sumber quote: http://www.businessinsider.co.id/wow-air-airline-ceo-tickets-cheaper-69-dollars-2017-1/#05LO4MX2qqwlm76c.99

Oprek Nexus 5

Mengganti Kamera Nexus 5

Menyambung tulisan sebelumnya, setelah kamera pesanan saya dari eBay tiba di rumah, saya pun segera membedah HP Nexus 5 saya. Oh ya, step-step untuk mengganti kamera Nexus 5 ini saya mengikuti tutorial yang ada di video ini:

Video tutorial tersebut sangat mudah dipahami. Mungkin karena step-step dan komponen yang terlibat di dalamnya juga tidak rumit.

Saya sudah mencobanya, dan alhamdulillah kamera yang baru dapat berjalan dengan baik. Fokusnya tidak ada masalah. Jadi benar bahwa sumber permasalahan gagal fokus yang saya alami sebelumnya ada pada kamera, bukan pada firmware atau aplikasi.

Pada tulisan ini saya hanya  Continue reading

nexus-5-edited

Kamera Nexus 5 Tidak Mau Fokus

Sudah lama sebenarnya saya menyadari ada yang tidak beres dengan kamera HP Nexus 5 saya. Kamera saya susah sekali untuk fokus ke suatu objek. Akibatnya, tentu saja hasil jepretannya selalu blurry.

Saya harus mengatur fokusnya berkali-kali sampai kamera benar-benar mau fokus dengan cara mengetuk (lebih keras daripada men-tap) layar. Yang bikin sebal, ketika sudah fokus, lalu menekan tombol jepret, eh kameranya loading nyari fokus lagi. Ngeblur lagi deh fotonya.

Entah sejak kapan masalah ini muncul. Sebelumnya tidak pernah begini. Sebenarnya ada beberapa hal yang saya curigai menjadi penyebabnya. Tapi saya tidak mau berspekulasi karena melibatkan pihak ketiga juga.

Saya mencoba googling perihal ini. Ternyata masalah fokus ini seperti menjadi common problem yang dialami pengguna Nexus 5. Tidak banyak, tapi bukanlah hal yang mengejutkan juga.

Seperti di thread ini. Sayangnya solusi yang diusulkan user-user di thread itu masih belum benar-benar menyelesaikan permasalahan yang saya alami. Ide mengetuk layar dengan keras untuk membuat kamera fokus itu juga berasal dari thread tersebut.

Saya juga sudah mencoba menggunakan berbagai macam aplikasi kamera di Play Store. Hasilnya juga masih nihil.

Akhirnya saya mencoba solusi terakhir, yakni mengganti kamera Nexus 5 saya. Saya coba mencari komponen kamera ini di beberapa situs e-commerce. Namun hanya ketemu di eBay dan Aliexpress saja. Setelah melalui beberapa pertimbangan, akhirnya saya memutuskan untuk membeli di eBay.

Setelah 3 minggu, akhirnya kamera yang saya pesan tiba juga. Di tulisan berikutnya akan saya share pengalaman saya mengganti kamera Nexus 5 ini.

 

berdiri-di-puncak

Pendakian Gunung Sumbing Via Kaliangkrik (Bag. 3-Tamat): Puncak Sejati

Senin, 26 Desember 2016

Pukul 1.30 alarm dari HP Kuncoro berdering. Tak lama kemudian Kuncoro membangunkan kami semua. Butuh beberapa menit bagi saya untuk benar-benar tersadar.

Usai membangunkan kami, Kuncoro keluar untuk menyalakan kompor. Ia memasak air untuk membuat minuman hangat.

Niam yang juga sudah bangun, mengeluarkan bungkus mie goreng dari dalam tasnya. Ia lalu menyalakan kompor yang lainnya untuk membuat mie goreng. Sudah lapar rupanya dia, hahaha.

Setelah kantuk saya benar-benar hilang, saya keluar dari tenda agar badan bisa menyesuaikan diri dengan hawa dingin di luar. Dan tentunya supaya tidak mengantuk lagi, hehehe.

Kami berencana untuk melakukan perjalanan summit dini hari itu. Kami sengaja bangun dini hari sekali karena waktu kami terbatas. Kami menargetkan jam 5 sore paling telat sudah tiba di Kota Magelang.

Beberapa saat kemudian saya kembali ke dalam tenda untuk menyiapkan barang-barang yang hendak dibawa dalam perjalanan ke puncak dini hari itu. Air mineral, powerbank, dan ponco saya masukkan ke dalam tas kecil.

Ketika kami semua sudah bersiap akan berangkat, ternyata Continue reading

Melewati hutan antara Pos 2-3

Pendakian Gunung Sumbing Via Kaliangkrik (Bag. 2): Mendaki Sampai Pos 3

Minggu, 25 Desember 2016

Basecamp (1722 mdpl) – Pos 1 (2127 mdpl)

Dari basecamp menuju Pos 1 ini di awal medan trek masih berupa jalan cor-coran karena masih berada di dalam dusun. Kemiringan jalannya lumayan terjal. Selepas keluar dari dusun, kami melewati ladang-ladang milik warga setempat.

Di jalan kami cukup sering berpapasan dengan warga yang sedang bercocok tanam di ladangnya. Beberapa warga juga tampak tengah turun membawa ranting-ranting kayu bakar, rumput, atau hasil ladang mereka.

Mereka sangat ramah kepada pendaki. Suka menyapa kami dan tak sedikit yang bilang, “Monggo pinarak mas…”

Cukup banyak variasi tanaman yang ditekuni oleh penduduk setempat di ladang-ladang mereka ini. Sejauh mata memandang, saya melihat tanaman-tanaman antara lain seperti kol, bawang, wortel, dan teh. Selain itu, masih ada lagi tentunya.

Berjalan melalui ladan-ladang warga

Berjalan melalui ladan-ladang warga

Di situ medan trek yang kami hadapi sudah berupa anak-anak tangga yang tersusun dari batu-batu. Jalan yang kami lalui juga konsisten menanjak terus. Belum sampai pos 1 Continue reading

parkiran-basecamp-dusun-butuh

Pendakian Gunung Sumbing Via Kaliangkrik (Bag. 1): Menuju Basecamp

Minggu, 25 Desember 2016

Pada pukul 5 pagi KA Kutojaya Selatan yang saya tumpangi bersama kawan saya, Kuncoro, tiba di Stasiun Kutoarjo. Stasiun Kutoarjo ini merupakan stasiun pemberhentian terakhir kereta tersebut. Kemudian kami bergegas mencari mushola untuk mengerjakan sholat subuh.

Usai sholat subuh, kami berjumpa dengan Amy di mushola. Dengan Amy ini kami baru berkenalan pada pendakian ini. Amy adalah teman kantor Niam, teman kami yang berasal dari Magelang. Amy juga naik kereta api yang sama dengan kami, hanya beda gerbong.

Dari stasiun, kami bersama-sama berjalan kaki menuju jalan besar, tepatnya Jalan Nasional III yang juga merupakan jalan lintas selatan. Jaraknya tidak jauh, hanya 300 meter saja dari stasiun.

Di seberang jalan tampak Bus Sumber Alam tujuan Semarang tengah mengetem. Kami menyeberang jalan kemudian menaiki bus tersebut. Tujuan kami adalah pergi menghampiri rumah Niam di daerah Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Tarif bus dari Kutoarjo menuju Magelang adalah Rp15.000.

Setelah menunggu bus mengetem beberapa lama, bus akhirnya berangkat tepat pukul 6 pagi. Perjalanan menuju Mertoyudan ini menempuh waktu sekitar 1,5 jam.

Di rumah Niam, kami berkenalan dengan Ardhan, teman Niam yang juga ikut bergabung dalam pendakian ke Gunung Sumbing ini. Jadi total ada 5 orang dalam rombongan kami.

Pada pendakian Gunung Sumbing ini kami memilih untuk naik via Kaliangkrik, sebuah Continue reading

papa_songgoriti

Berendam Air Belerang di Songgoriti, Batu

Liburan long weekend Maulid Nabi beberapa waktu yang lalu saya manfaatkan untuk pulang kampung ke Malang. Kebetulan saat itu 2 orang teman saya juga datang dari Jakarta berkunjung ke Malang untuk menghadiri undangan pernikahan. Mereka berdua pun saya ajak berkeliling di Kota Malang dan Batu.

Salah satu tempat yang kami datangi adalah Pemandian Air Panas Alami (PAPA) Songgoriti. Kami datang ke sana sekitar pukul 8 pagi untuk berendam air panas belerang yang mata airnya berasal dari Gunung Kawi itu.

Di PAPA ini ada dua jenis tempat berendam. Yakni, kolam terbuka dan kamar rendam privat. Kami bertiga memilih untuk berendam di kamar rendam.

kamar_rendam

Kamar-kamar rendam

Ada 2 harga paket rendam yang disediakan. Paket 1 harganya Rp20.000, dengan fasilitas mendapatkan handuk (tidak untuk dibawa pulang), 1 sachet sabun kecil, 1 sachet sampo, plus mendapatkan minuman teh atau kopi serta snack biskuit. Sedangkan paket 2 harganya Continue reading