Category Archives: Informasi

Hasil Undian Babak Grup Piala Thomas & Uber 2014

Baru saja Maghrib tadi telah dilangsungkan pengundian babak penyisihan Piala Thomas & Uber 2014 di New Delhi, India. Ini dia hasil undian tersebut:

Piala Thomas

Thomas Cup Draw

Thomas Cup Draw

Piala Uber

Uber Cup Draw

Uber Cup Draw

Setelah melihat hasil undian di atas, tanpa menganggap remeh tim lain, di atas kertas tim Thomas Indonesia harusnya bisa menjadi juara grup. Lawan terberat mungkin akan datang dari tim Thailand. Sedangkan mengenai tim Uber Indonesia, aku pikir mereka sangat berpeluang lolos mendampingi Korea ke babak perempat final. Namun, Singapura tentunya tak bisa dianggap remeh karena secara teknik mereka memiliki kemampuan mencuri poin dari Indonesia.

Bagaimana dengan penentuan babak knock-out alias babak perempat final hingga final? Jika menilik regulasi Badminton World Federation (BWF) terkait Thomas & Uber Cup 2014 pasal 5.8.3 di sini, juara grup akan diurutkan berdasarkan ranking dunia masing-masing tim sehingga unggulan 1 dan 2 tidak akan bertemu sebelum final. Sementara runner-up masing-masing grup akan diundi untuk menentukan siapa lawan yang akan dihadapi. Oleh karena itu, jika Indonesia dan China bisa menjadi juara di grup masing-masing, mereka hanya akan bisa bertemu di babak final Thomas Cup.

Arak-arakan tim Thomas Indonesia 2002

Taufik Hidayat & Hendrawan saat diarak bersama piala Thomas 2002

Menurut rencana Piala Thomas & Uber 2014 ini akan berlangsung pada tanggal 18-25 Mei di New Delhi. Pada penyelenggaraan Piala Thomas & Uber tahun ini Indonesia masing-masing menempati unggulan ke-1 dan 5/8. Yup, untuk pertama kalinya mungkin sejak terakhir kali juara Piala Thomas 2002, tim Thomas Indonesia berhasil menempati unggulan pertama dalam Piala Thomas. Artinya, sebenarnya Indonesia kali ini secara matematis memiliki peluang yang sangat besar untuk merebut kembali Piala Thomas yang terakhir kali diraih pada tahun 2002 di Guangzhou, China.

Semoga saja Piala Thomas bisa kembali lagi ke Indonesia tahun ini! Untuk Piala Uber, aku tak berharap muluk-muluk. Lolos ke semifinal sudah menjadi prestasi luar biasa bagi Indonesia.

2013 in Review

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2013 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

The Louvre Museum has 8.5 million visitors per year. This blog was viewed about 74,000 times in 2013. If it were an exhibit at the Louvre Museum, it would take about 3 days for that many people to see it.

Click here to see the complete report.

Google Location History

Aku baru tahu belakangan ini bahwa Google ternyata memiliki fitur location history setelah membaca artikel di TechChrunch ini kemarin. Sebenarnya sekitar 1-2 minggu yang lalu juga pernah membaca artikel serupa, cuma lupa di website mana. Nah, di artikel TechCrunch itu disebutkan bahwa sebenarnya fitur ini tuh sudah ada sejak 4 tahun yang lalu. Wew, kenapa aku bisa baru tahu. 😯

Location history itu bisa diakses di alamat https://maps.google.com/locationhistory. Ini dia salah satu screenshoot dari location history punya ane.

Riwayat lokasi

Riwayat lokasi

Location history ini bisa kita lihat secara detail per tanggal dan bahkan juga per jam. Jadi pada tanggal sekian jam sekian kita berada di mana, Google sudah merekamnya ternyata.

Google tahu dari mana? Jika Anda adalah seorang pengguna Android, ketika melakukan setup account pertama kali di hp Anda, pasti akan muncul prompt dengan tulisan “Google wants to know your location” atau “Google could transmit your location…” atau yang semacamnya (aku lupa tepatnya). Nah, bila Anda menyetujuinya, artinya pada saat-saat tertentu Google bisa saja mengakses lokasi Anda dan mengirimkannya ke server Google. Selain di initial setup, opsi pengaturan izin akses lokasi ini dapat diubah kapanpun di menu Settings. Aku kurang begitu tahu apakah di device lain selain Android, apakah Google melakukan hal serupa (baca: meminta akses lokasi).

Alasanku kenapa aku memilih menghidupkan servis Google ini sebenarnya sebagai tindakan preventif saja sih seandainya aku terkena musibah hp hilang, dicuri orang, dan sebagainya. Nah, lucunya aku baru tahu jika ternyata Google juga menyediakan ‘fasilitas’ untuk melihat riwayat lokasi kita itu. Kelebihan lainnya jika menghidupkan servis lokasi ini, Google bisa menebak di mana rumah dan tempat kerja/sekolah/kampus kita berdasarkan rutinitas kita sehari-hari.

Tahu kan fitur “Google Now” yang diunggulkan Google sebagai saingannya Siri-nya Apple, yang berperan (seolah) sebagai asisten pribadi. Nah, di fitur Google Now itu Google akan menanyakan apakah alamat ini tuh rumah kita atau kantor kita. Kalau kita mengiyakan atau mengoreksinya, besok-besoknya Google akan memberikan reminder jam berapa kita berangkat kerja dan jam berapa kita waktunya pulang, serta rekomendasi jalan mana yang sebaiknya kita lalui, berdasarkan ya rutinitas tadi. Pernah suatu saat aku stay di hotel di Kuala Lumpur beberapa hari karena ada urusan kerja, eh, hebatnya dia bisa langsung meng-adjust di mana “home” dan di mana “work”.

Mind blowing bukan? 😀

Nah, setelah mengetahui itu kadang-kadang aku merasa ngeri sendiri. Di sisi lain aku memang merasa terbantukan dengan adanya “asisten” pribadi ini. Tapi di sisi lain tetap saja aku merasa khawatir dengan disalahgunakannya data pribadiku ini (kayak orang penting aje, haha). Tahu sendiri kan beberapa waktu lalu sempat heboh berita penyadapan di Indonesia-Australia dan beberapa negara lainnya. Thanks to Edward Snowden yang telah membocorkan informasi-informasi “sakral” terkait dengan dunia perintelijenan.

Yep, itulah teknologi yang terkadang bisa menjadi pisau bermata dua. Yang penting perlu dicamkan sih bahwa sekarang ini kita hidup di zaman di mana informasi mudah didapat. Karena itu, kita perlu bijak membagikan suatu informasi. Di halaman location history itu kita bisa menggunakan fitur hapus riwayat, baik per lokasi, per hari, ataupun seluruh riwayat, jika kita tidak ingin riwayat lokasi kita diketahui oleh Google. 😀

Drawing Piala Dunia 2014

Jumat pekan lalu (6/12) FIFA (Fédération Internationale de Football Association) bertempat di kota Mata de São João, Brazil, telah melangsungkan pengundian babak grup Piala Dunia 2014 Brazil. Hasilnya terdapat beberapa grup yang disebut-sebut grup neraka. Yang paling menyita perhatian tentu saja Grup B dan Grup D. Grup B terdiri atas dua negara raksasa Eropa, Spanyol dan Belanda, serta tim kuat Amerika Latin, Chile, dan negeri kanguru, Australia, yang tak bisa dianggap remeh. Sementara itu, Grup D terdiri atas tiga mantan juara dunia, yakni Italia (4 kali juara dunia), Uruguay (2 kali), dan Inggris (1 kali), serta tim underdog Kosta Rika.

Hasil lengkap undian babak grup Piala Dunia 2014 bisa dilihat di gambar berikut (gambar diambil dari screenshot halaman http://www.fifa.com/worldcup):

Group Stage World Cup 2014

Group Stage World Cup 2014

Yang perlu digarisbawahi adalah bahwa penyelenggaraan ini berlangsung di Brazil yang memiliki iklim tropis, yang cuacanya sering tidak bersahabat dengan negara-negara beriklim 4 musim, khususnya negara-negara Eropa. Selain itu, fakta bahwa selama penyelenggaraan dilangsungkan di benua Amerika, belum pernah sekalipun kompetisi piala dunia ini dimenangi oleh negara non-Amerika Latin.

Maka dari itu, walaupun mungkin Kosta Rika adalah tim ‘tercupu’ di Grup D, bisa jadi malah akan menjadi batu sandungan untuk tim yang lain. Karena itulah Piala Dunia 2014 ini agak sukar diprediksi. Kegagalan tim-tim besar Eropa untuk beradaptasi dengan cuaca di Brazil, tentu akan berakibat berubahnya peta persaingan menuju juara.

Aku sendiri dalam piala dunia kali ini seperti biasa tetap menjagokan Italia untuk menjadi juara. Ini menjagokan lho ya… bukan prediksi. Kalau bicara prediksi juara, aku cenderung merasa bahwa Piala Dunia 2014 nanti bakal menjadi milik Brazil. Argentina dan Kolombia juga bisa memberikan kejutan (menjadi juara).

Knock-Out Stage World Cup 2014

Knock-Out Stage World Cup 2014 (sumber gambar: wikipedia)

Jalan Brazil sendiri sebenarnya nggak mudah juga. Andaikan lolos ke babak berikutnya (16 besar), Brazil berpeluang bertemu wakil dari grup B, antara Spanyol, Belanda, atau Chile. Kalau lolos babak berikutnya lagi (perempat final), besar kemungkinan bertemu Kolombia atau runner-up dari Grup D yang mungkin diisi oleh Uruguay, Italia, atau Inggris. Hmm… menarik. Bakal tersaji banyak big match nih.

Semoga saja Italia jagoan saya bisa melaju sampai ke final dan menjadi juara. Kalau gagal di babak-babak awal, mudah-mudahan jagoan nomor dua saya, Brazil, juga bisa lolos sampai ke final, hehe. Habisnya Piala Dunia 2010 kemarin nyesek banget, Italia yang kujagokan harus kandas di penyisihan. Babak-babak berikutnya pun terasa hambar karena nggak ada negara yang dijagokan lagi. Makanya perlu jagoan ‘cadangan’, hihi.

Well, masih lama juga sih Piala Dunia 2014 ini. Masih 182 hari lagi dari saat tulisan ini dibuat. Nah, ngomong-ngomong negara mana jagoan Anda di Piala Dunia 2014 nanti?

Selamat Jalan Nelson Mandela!

Kamis malam kemarin (5/12) waktu setempat, atau Jumat dini hari waktu Indonesia, dunia telah kehilangan seorang tokoh inspirasi hampir seluruh penduduk dunia ini. Dialah Nelson Mandela, presiden pertama kulit hitam di Afrika Selatan. Perjuangannya menolak praktik kolonial dan apartheid, walaupun gara-gara hal tersebut ia sampai beberapa kali dipenjara, telah mendapatkan pengakuan dan menjadi inspirasi dunia internasional.

Aku sendiri mengetahui Nelson Mandela ketika masih SD kelas 6 dari pelajaran IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial). Guruku saat itu bercerita bahwa Nelson Mandela ini adalah seorang pahlawan dunia. Nelson Mandela mampu mengakhiri politik Apartheid di Afrika Selatan. Keberhasilannya tersebut telah membuka mata dunia bahwa memang tak sepantasnya praktik diskriminasi ras dilakukan dalam kehidupan bersosial dan bernegara.

Somehow aku tiba-tiba kepikiran, kalau tidak ada perjuangan Nelson Mandela (dan Frederik Willem de Klerk, presiden kulit putih terakhir Afrika Selatan yang mengakhiri apartheid) dkk, bisa jadi nasib Afrika Selatan akan seperti Amerika Serikat dan Australia di mana orang-orang kulit putih melakukan diskriminasi terhadap penduduk pribuminya (masing-masing suku Indian dan suku Aborigin). Kalau tidak ada perjuangan tersebut, bisa jadi penduduk Afrika Selatan sekarang benar-benar merupakan orang-orang kulit putih dan penduduk aslinya hanya menjadi objek turisme saja.

Terlepas dari itu, melihat sosok Nelson Mandela ini, aku selalu merasa bahwa Nelson Mandela ini orang Indonesia. Di koran-koran dan internet semua fotonya selalu mengenakan batik! Kabarnya beliau menyukai batik Indonesia setelah diberikan kado baju batik dalam kunjungannya ke Indonesia. Sejak itu beliau selalu mengenakan batik di setiap kegiatan formalnya, termasuk ke sidang umum PBB.

Nelson Mandela, mungkin kini kau memang telah tiada. Kepergianmu telah meninggalkan duka yang mendalam bagi dunia ini. Namun, nama dan jasa-jasamu tentu akan terus terekam dalam sejarah peradaban manusia di dunia ini. Selamat jalan Nelson Mandela!

Pekerjaan: Tukang Unggah Video YouTube

Alkisah beberapa bulan yang lalu, secara viral ada beberapa teman membagikan link video di YouTube berjudul “Candy Crush The Movie (Official Fake Trailer)” yang diupload oleh seseorang dengan akun bernama nigahiga. Video itu menurutku sangat lucu dan menghibur. Karena itu aku kemudian penasaran siapa nigahiga ini. Aku pun men-subscribe akun dia dan mengikuti video-video terbaru yang diunggahnya ke YouTube. Pendapatku masih sama, video-videonya benar-benar lucu dan menghibur.

Video-video yang diunggahnya konsisten mendapatkan 3-7 juta views. Bahkan, ada salah satu videonya yang ditonton hingga 13 juta views. Total subscriber-nya sendiri mencapai angka 10 jutaan.

Melihat cara dia berkarya, yakni mengunggah video secara berkala … wait … what … hampir setiap minggu(!!!), timbul pertanyaan dalam diriku, “Kok ada ya orang yang seniat ini kegiatannya setiap minggu cuma bikin video dan upload ke YouTube.” Video-video yang Ryan Higa — nama asli pemegang akun — dkk buat itu bukan video parodi asal-asalan. Ada ide dan alur cerita yang mereka susun. Ada pembagian peran yang mereka lakukan. Ada kostum dan make-up untuk memperkuat karakter di dalam cerita. Ada penyuntingan video dengan menyisipkan efek animasi untuk membuat parodi lebih menghibur. Hanya dua kata yang cukup untuk mewakili apa yang mereka lakukan itu: niiaatt abisss!!

Dan di YouTube, orang-orang seperti Ryan Higa ini sangat banyak. Maka tak heran bila kemudian dewasa ini sering kita dengar istilah Seleb YouTube. Orang-orang yang meraih popularitasnya setelah video-video yang diunggahnya ngehit di YouTube.

Aku pun penasaran, sebenarnya apa sih yang mungkin dikejar orang-orang ini. Googling, googling, googling … eh, dari hasil “ngupload” video itu mereka bisa menerima pendapatan (Revenue) ratusan ribu hingga jutaan dolar pertahunnya. Besarnya revenue yang mereka dapat itu tergantung dari jumlah view yang mereka hasilkan dari video mereka. Coba deh, lihat Infographic di bawah ini:


Image source: MoneySupermarket

Faktanya, sejak YouTube meluncurkan program yang disebutnya dengan nama “YouTube Partner Program” pada April 2012, setiap pengguna YouTube berpeluang untuk mendapatkan uang dengan jalan memonetisasi videonya. Yakni, dengan mengizinkan YouTube untuk menampilkan iklan di video kita. Jadi sebenarnya iklan yang muncul di video YouTube itu tak akan muncul jika sang uploader tidak mengizinkannya. Untuk mengaktifkan iklan tersebut, pengguna dapat melakukan pengaturan di bagian Monetization di akun YouTube-nya.

Walaupun demikian, tidak semua video bisa dimonetisasi. Ada kriteria-kriteria yang ditetapkan oleh YouTube yang harus dipatuhi oleh uploader. Intinya adalah orisinalitas dan tidak melanggar copyright orang lain. Video diperbolehkan untuk menggunakan musik milik orang lain selama pengunggah bisa membuktikan bahwa ia sudah mengantongi izin dari pemiliknya. Penjelasan lebih detail mengenai kriteria-kriteria tersebut bisa dibaca langsung di sini. Untuk mengetahui lebih detail mengenai YouTube Partner Program termasuk hal-hal berkaitan dengan monetization bisa mengunjungi tautan ini.

Memang berapa sih bagaimana menghitung revenue yang diterima oleh sang pengunggah video? Well, sejauh ini tak ada pernyataan resmi yang dirilis oleh YouTube terkait itu. Namun, sesuai yang dikatakan oleh Infographic di atas, dipercaya bahwa untuk iklan pre-roll video (cuplikan iklan yang tayang sebelum video diputar) bisa menghasilkan setidaknya $5.00 untuk setiap 1000 views. Sedangkan iklan banner dipercaya dapat menghasilkan $0.80-$1.00 untuk setiap 1000 views. Oleh karena itu tak mengherankan bila pada awal tahun ini, PSY dengan Gangnam Style-nya, yang jumlah view-nya mencapai 1,2 miliar kala itu, dikabarkan oleh orang Google sendiri (FYI bagi Anda yang belum tahu, YouTube adalah milik Google) mampu memperoleh $8 juta dari iklan. Wow!!

Well, makanya tak mengherankan bila ada orang-orang yang sampai rutin meluncurkan video secara berkala ke YouTube dan konten videonya pun dibuat dengan sangat serius. Entah itu video parodi seperti nigahiga, video remake lagu seperti AlexGMusic7, video tutorial atau kursus, dan lain sebagainya. Kalau sudah begitu, jangan heran di era sekarang apabila kita menanyai seseorang pekerjaan dia apa, kemudian dijawab: Tukang Unggah (Upload) Video YouTube! Hehehe… Nggaklah. Rasanya jawaban “YouTube Artist” lebih elegan dan keren. 😀

Kode Registrasi (Berwarna Biru)

Mengurus Perizinan Pendakian Gunung Gede

Pada tulisan kali ini saya ingin berbagi pengalaman mengurus perizinan pendakian Gunung Gede yang kami laksanakan awal bulan Juli lalu. Well, teknis untuk memperoleh izin pendakian Gunung Gede (dan juga Gunung Pangrango) mungkin agak berbeda dibandingkan dengan perizinan pendakian gunung-gunung lain di Indonesia. Taman Nasional Gunung Gede Pangrango — atau yang biasa disingkat dengan TNGGP ini — memiliki kebijakan perizinan pendakian dengan menetapkan sistem kuota jumlah calon pendaki.

Para calon pendaki diwajibkan untuk memesan (booking) slot pendakian secara online dengan memilih hari, tanggal, waktu, pintu masuk dan pintu keluar, serta mendaftarkan nama-nama anggota kelompok pendakiannya melalui situs http://booking.gedepangrango.org/booking.php. Per kelompok pendakian dibatasi minimum 3 orang dan maksimum 10 orang, termasuk 1 orang sebagai ketuanya. Info ketentuan umum pendakian TNGGP dapat dibaca di http://gedepangrango.org/wp-content/uploads/2010/06/ketentuan-umum-pendakian-2010-rev-legal.pdf. Untuk info-info lainnya, termasuk pengumuman mengenai penutupan pendakian, dsb. dapat diikuti dari situs resmi TNGGP http://www.gedepangrango.org atau juga dari fan page Facebook https://www.facebook.com/pages/Booking-Pendakian-Gede-Pangrango/266636900105782. Situs TNGGP dan akun Facebooknya itu dapat diandalkan karena infonya yang selalu up to date.

Info-info bagaimana mengurus perizinan pendakian di TNGGP ini sudah sangat gamblang dijelaskan di situs TNGGP. Insya Allah kalau membacanya dengan seksama, proses perizinan pendakian akan dapat dilalui dengan lancar. Nah, pengalaman saya mengurus perizinan pendakian kemarin sebenarnya sudah diuraikan secara runtut dan terperinci di file PDF yang bisa diunduh dari tautan http://www.gedepangrango.org/wp-content/uploads/2013/07/tatacarapendakiantnggp.pdf  INI TATA CARA PERIZINAN PENDAKIAN YANG WAJIB DIKETAHUI BAGI PARA CALON PENDAKI TNGGP!!!

Bagi para calon pendaki TNGGP — terutama bagi mereka yang masih baru pertama kali — sebaiknya membaca terlebih dahulu tata cara pendakian yang sudah dijelaskan di file PDF tersebut. Di tulisan ini saya hanya ingin merangkum poin-poin yang penting untuk diperhatikan bagi kita Continue reading