SMAN 3 Malang Masuk Acara TV Korea

Tiba-tiba saja aku jadi teringat kembali masa SMA. Hal ini terjadi karena tahu-tahu salah seorang teman SMA-ku, Bayu Akbar, menge-tag aku beserta anak-anak yang lain di video yang di-upload-nya di facebook (klik di sini). Wew… Ternyata video itu adalah video rekaman acara salah satu stasiun TV Korea (tentunya Korea Selatan ya maksudnya). Acara TV tersebut sebenarnya mirip-mirip dengan acara “K*SM*S” yang pernah ditayangkan stasiun TV R**I, atau acara “DU**A L**N” yang pernah ditayangkan TR**S TV. Yup, acara TV Korea tersebut memang biasa menyiarkan hasil liputan khusus mengenai fenomena-fenomena “mistis” yang ada di tengah-tengah masyarakat. Uniknya, kali ini yang menjadi liputan adalah SMA-ku, SMAN 3Malang. SMA Tugu (SMA 1, 3, dan 4 yang berada di kompleks Tugu Kota Malang) memang terkenal dengan kisah “keangkerannya”. Wah, tidak disangka, hebat juga ya, kisah tentang sekolahku itu ternyata terdengar juga sampai ke Korea. Wow…😀 (halah…kok bangga).

Aku masih ingat, saat itu aku masih kelas XI SMA (sekitar bulan-bulan awal 2006). Tiba-tiba suatu hari ada pemandangan yang tidak biasa di sekolah kami. Selama beberapa hari kami melihat orang-orang entah dari mana, yang jelas kelihatan sekali kalau mereka dari Asia Timur, berkeliaran di sekolah. Awalnya aku, dan mungkin teman-teman yang lain, mengira bahwa orang-orang tersebut berada di sekolah kami karena ada urusannya dengan kerjasama sekolah atau sejenisnya. Ternyata prakiraan kami salah. Sempat tidak percaya juga saat tahu bahwa mereka berasal dari salah satu stasiun TV di Korea dan tujuan mereka datang kemari waktu itu adalah untuk meliput tentang fenomena “lantai berdarah” di SMAN 3 Malang.

"Lantai berdarah" di ruang 28 (Matematika)

"Lantai berdarah" di ruang 28 (Matematika)

“Lantai berdarah” itu berada di ruang 28 (ruang Matematika), terletak di pojokan lantai 2 SMAN 3 Malang. Konon katanya warna merah yang muncul di lantai itu adalah warna darah yang merembes ke permukaan lantai. Bahkan konon katanya lagi, meskipun lantai itu sudah diganti berkali-kali warna merah itu tetap saja muncul. Hihihi… Percayakah Anda?

Beberapa guru dan karyawan sempat dimintai komentarnya mengenai fenomena aneh itu oleh host acara tersebut. Di antaranya ada Pak Sukarji dan Pak Subur Waluyo. Pak Sukarji malah sempat diliput juga ketika sedang mengajar kelas 3 IPA 3 di ruangan “horor” tersebut. Tampaknya orang-orang Korea itu ingin mengetahui bagaimana suasana kelas itu saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.

Pak Sukarji sedang mengajar di ruang 28

Pak Sukarji sedang mengajar di ruang 28

Selain guru dan karyawan, beberapa siswa juga dimintai “keterangan” mengenai apa yang pernah mereka rasakan tentang ruang 28 itu.

Salah seorang siswa (Mas Tegar, 3 IPA 3) sedang diwawancarai

Salah seorang siswa (Mas Tegar, 3 IPA 3) sedang diwawancarai

Tidak puas dengan hasil pengamatannya di siang hari yang tidak menunjukkan tanda-tanda “mistis”, mereka pun mencobanya lagi di malam harinya langsung. TV Korea itu meminta beberapa siswa SMAN 3 Malang untuk menjadi relawan acara mereka dengan duduk menempati ruang 28 itu saat tengah malam. TV Korea itu ingin sekali menemui fenomena “mistis” yang mereka harapkan. Bahkan, TV Korea itu juga sengaja mengundang salah seorang paranormal lokal untuk hadir juga malam itu. Wew… niat sekali orang-orang Korea ini…

Anak-anak dikumpulkan di ruang 28

Anak-anak dikumpulkan di ruang 28

Memang, menurut sejarah yang kami ketahui, dulunya lokasi SMAN 3 Malang sekarang ini sebelum menjadi sekolah, pernah dipakai juga untuk tempat penyiksaan orang-orang tawanan Belanda. Nah, dari kisah tersebut akhirnya orang-orang menyimpulkan bahwa warna merah yang keluar di lantai itu adalah warna merah dari darah korban-korban penyiksaan dahulu.

Yang jelas, selama aku bersekolah di sana belum pernah aku menemui fenomena-fenomena ganjil seperti yang banyak diceritakan. Pernah beberapa kali juga menginap di sekolah, malamnya keliling kelas, aku tidak menemui apa-apa. Terakhir kali ke sekolah, lantai-lantai yang lama di SMAN 3 Malang sudah ditumpuk dengan lantai-lantai yang baru. Tapi pemasangan lantai itu tidak ada kaitannya dengan fenomena “lantai berdarah” itu lho… Itu murni dalam rangka renovasi sekolah. Sekarang SMAN 3 Malang berubah menjadi sekolah dengan fasilitas yang benar-benar lengkap. Setiap kelas sekarang disediakan komputer dan LCD projector, kamera CCTV, dan ada fasilitas wifi juga. Nah, tentang fenomena “lantai berdarah” itu, entahlah, apakah itu masih terdengar sekarang ini.

SMAN 3 Malang dalam acara TV Korea

SMAN 3 Malang dalam acara TV Korea

—edited—

UPDATE

Barangkali ada yang mau lihat videonya, sudah saya upload di Youtube:

35 thoughts on “SMAN 3 Malang Masuk Acara TV Korea

    1. otidh Post author

      oiya? makin keren dong, hahaha…
      terakhir ke sma3 tu desember 2009 waktu pulang ke malang
      pak pit, udah punya warung bakso aja di depan sekolah😀

      Like

      Reply
  1. veronika

    haii.. nama aku veronika

    aku mw nanya…
    itu benar gak sich SMAN 3 malang dlu tmpt pnyiksaan tawanan belanda
    haduh, aku jadi penasaran nie..
    lezz.. comment aku yah..

    Like

    Reply
    1. otidh Post author

      Konon ceritanya sih kayak gitu mbak. Yang di video ini juga ada wawancara dengan sesepuh yang ada di Malang yang hidup pas masa penjajahan Belanda itu. Benar atau tidaknya, saya nggak tahu.🙂

      Emang kenapa mbak?

      Like

      Reply
  2. gorjess spazers

    kakak aku sekolah disitu~
    bagus bangeet sekolahnya😀
    waaaah~berita bagus nih,itu kapan ditayangin barusan ngga?

    Like

    Reply
    1. otidh Post author

      Yang nayangin stasiun TV Korea dik … udah lama banget itu, kalo ngga salah pas aku SMA kelas 2 (tahun 2006). Kalo mau nonton tayangannya, aku punya videonya.

      Like

      Reply
  3. Roma

    Wah, di ekspos lagi ya..?
    padahal kalo sekolah disana dulu biasa aja…
    Aulanya ada dibahas gak?
    khan lebih heboh? apalagi yang ada dibawah panggung…

    Like

    Reply
    1. otidh Post author

      Ini beritanya udah lama juga kok mas. Tahun 2006. Aula dibahas juga di acara ini.

      Kayaknya kalo sekarang, Smanti udah nggak diekspos lagi hal2 kek gini. Soalnya, sekolahnya udah bagus banget skrg, hehehe.

      Like

      Reply
  4. Intan Hairani

    aku sekolah di smanti. baru kelas 10. sampe sekarang masih sering diceritain cerita-cerita seremnya smanti. soal ruang 28, aula. aku sendiri nggak pernah ngalamin yang aneh-aneh tapi temen ada yang ditampakkin waktu nginep di sekolah pas acara OSIS gitu.. hiii

    Like

    Reply
    1. otidh Post author

      Hoho… ada siswa baru ternyata…🙂

      Alhamdulillah saya selama beberapa kali nginep di smanti nggak pernah ngeliat begituan. Sama dengan kamu, saya pun cuma denger dari cerita temen2 aja.

      Dulu pernah suatu kali nginep di smanti wkt malam Idul Adha (kebetulan saya dulu anggota SKI). Trus, tmn saya iseng ngrekam video di sekeliling sekolah dan saat menyorot ke antara ruang 28 & 29 ada bayangan putih2 gerak2 gitu di video, eh ternyata hanya gorden yg bergoyang tertiup angin, hehehe…

      Like

      Reply
      1. Intan Hairani

        katanya pak satpam beberapa tahun belakangan ini udah makin sedikit kejadian2 kayak gitu.. sejak dipanggilin kyai atau apa gitu… ya baguslah

        Like

        Reply
  5. ziz

    Sayang lantainya udah diganti, padahal pengen liat aslinya ><
    kalo boleh tau emang ada apa di bawah panggung aula? Pernah denger sih, tapi nggak pernah sampe selesai. Katanya lukisan yang di tangga deket mushola guru itu juga ada apa-apanya. Bener ga sih?

    Like

    Reply
  6. m jazuli

    aku jdi pnsran,pa bner ni. .. . .
    Jdi pngen liat langsung n buktikan sndri. . .
    Mnarik bgt klo ampe liat hal mistis ntu. . .

    Like

    Reply
  7. Leuvien

    HMMMMM q mmbcx jg mrasa merinding,, q jg ingn jd pngamat,, aplg mngmati sch-,, woouww sk dg brita in,, sy jg ikt mrsa hal yg sm dg anda,, tp skrng SMAN3 sch yg bnr- bguz mlai dr gedungx,, ank-x, n fasilitz & kualitaz mnjdkn sch in trmsk brstandr internasional,, congrat 4 SMAN3,,🙂

    Like

    Reply
  8. Ikrom

    Bagus mas tlsnx,kbtls sma sy dulu d tetanggax SMA 3(SMA 1),fenomena sama jg terjadi mas,oia kalo g slh pas mlm 17 agustus d aula tugu sering trdgar prajurit tentara berbaris..

    Like

    Reply
  9. qibi

    huahahahahaha padahal dulu jaman masih sekolah mah bobo siang sendirian di ruang 28 juga gabakal kena apa2. paling yg datengin juga pak hasyim. hihi.

    pacaran di depan ruang 28 juga sering hahahahahahahahahhaha

    Like

    Reply
  10. vidya

    aku skrg sekolah d smanti, kls 10. salam kenal kakak2..
    oh, jadi gtu ceritanya.. makanya kok ruangan dipojokan itu dikasih teralis besi trus selalu digembok ._.

    Like

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s