Daily Archives: 14 April 2010

[Kenangan] Masa SMP

Hmm.. entah ada angin dari mana tiba-tiba aku ingin mengenang lagi masa SMP, masa-masa pencarian jatidiri kalau kata guru BP/K (Badan Psikologi/Konsultasi) dulu. Oiya, aku menjalani pendidikan SMP itu di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Malang I.

Aku bersyukur sekali memilih MTsN Malang I sebagai tempat pendidikanku selepas lulus SD. Di saat teman-teman SD-ku yang lain di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Malang I memilih SMP Negeri favorit seperti SMPN 3, SMPN 1, dan SMPN 5 Malang, aku memilih MTsN Malang I sebagai tujuan pendidikan berikutnya. Untuk alumni MIN Malang I ketika itu bisa langsung diterima juga bila mendaftar ke MTsN Malang I.

Selain itu, alasan lain yang menguatkanku untuk melanjutkan ke MTsN Malang I itu karena sahabat terbaikku juga ingin masuk MTsN Malang I. Tetapi saat masa orientasi siswa (MOS) di MTsN Malang I, aku tidak menemui sahabatku itu, hingga kemudian aku mendapatkan kabar dari seorang teman bahwa ia sudah diterima di SMPN 3 Malang. Aku sempat merasa kecewa sih awalnya. Tetapi seiring berjalannya waktu aku mulai menikmati hari-hariku di MTsN Malang I.

Kenapa ya… yang aku rasakan saat sekolah dulu pertemanan kami menjadi erat selalu diawali dengan bermain sepakbola bareng. Fenomena seperti itu aku temui juga saat masuk SMA. Dalam permainan sepak bola itu kita bergembira dan tertawa bersama. Mungkin karena di permainan sepakbola itu kita harus bisa bekerja sama dengan teman setim kita, jadi mau tidak mau kita harus mengenal dengan baik karakter teman kita satu tim itu.

Kembali lagi. Di MTsN Malang I ini aku sempat mendapatkan peringkat 1 kelas paralel di pada caturwulan 1 kelas 1 SMP. Itu pertama kalinya aku mendapatkan peringkat 1 selama sekolah 😂. Tetapi setelah caturwulan 1 itu seingatku aku tidak pernah meraihnya lagi selama SMP, kecuali saat lulus saja yang alhamdulillah bisa mendapatkan NEM tertinggi di MTsN Malang I. Maklum, selama SMP itu aku lebih banyak bermain daripada belajar.

Di MTsN Malang I ini menurutku gurunya gaul-gaul 😁, sangat dekat dengan muridnya. Mungkin karena kebanyakan dari mereka memang masih muda. Tanpa mengurangi rasa hormat, bahkan kadang-kadang kami berhubungan dengan guru itu seperti menghadapi seorang teman. Sering kami bercakap menggunakan bahasa Jawa ngoko, yang sebenarnya hanya digunakan kepada teman sebaya atau orang yang lebih muda saja (kalau yang ini jangan dicontoh). Yang paling kuingat adalah Pak Handri atau kami akrab memanggil beliau dengan Mr. Hand. Beliau mengajar pelajaran Ekonomi. Yang masih kuingat dari beliau adalah kalau ketemu aku, beliau sering mengajak main “pukul-pukulan” 😂.

Selain Mr. Hand, aku juga sangat dekat dengan Pak Saiful,  guru sejarah yang acapkali mengajakku diskusi tentang sejarah Indonesia dan dunia. Lalu aku juga beruntung memiliki wali kelas seperti Bu Rima dan Bu Ratna, mereka seperti ibu kami sendiri di sekolah. Kebetulan waktu itu aku sempat menjadi ketua kelas saat kelas 3 jadi merasakan sekali perhatian beliau-beliau ini.

Seperti fenomena pada umumnya, masa-masa SMP ini juga masa-masa seseorang mulai menyukai lawan jenis. Jadi ingat, salah satu motivasi menjadi ketua kelas saat kelas 3 sebenarnya juga itu sih untuk menarik perhatian dia 😛. Pernah juga aku mendaftar audisi penyiar radio sekolah, Fajar FM namanya, gara-gara dia juga ikutan. Hahaha… cuma modal nekat aja. Tapi nggak tahunya lolos juga. Mungkin karena ibu guru yang nyeleksi itu sudah kenal aku dengan baik.

Selama di MTsN Malang I ini aku juga mempunyai beberapa sahabat dekat, di mana kami sering bareng ngalor ngidul di sekolah. Sayangnya, saat lulus SMP, kami semua menyebar. Aku diterima di SMAN 3 Malang, Himma memilih SMAN 1 Malang, Adi memilih SMA Telkom Malang, Bibi memilih MAN 3 Malang, Zaki memilih SMKN 4 Malang, dan Riand memilih SMAN 8 Malang. Kami bertemu lagi saat kelas XI SMA, sayangnya peristiwa itu terjadi saat pemakaman salah satu sahabat baikku juga (alm) Fajar yang saat itu bersekolah di SMAN 1 Malang.

Tidak banyak foto SMP yang kumiliki. Mungkin karena saat itu belum booming HP berkamera. Tetapi waktu SMP aku punya kebiasaan mencatat buku harian karena terinspirasi salah seorang kakak sepupuku. Jadi, pengalaman-pengalaman selama SMP itu, sedih, gembira, seru, dan kocak masih bisa cukup kuingat sampai saat ini.

Salah satu foto yang kupunya adalah saat kami sekelas berekresai ke tempat wisata air terjun Coban Rondo di Pujon, Kabupaten Malang dalam rangka perpisahan kelas SMP menjelang wisudaan.

Kelas 3G di Coban Rondo
Kelas 3G di Coban Rondo