Monthly Archives: February 2019

SIM Online Festival Citylink

Perpanjangan SIM Luar Kota di Bandung

Perpanjangan SIM adalah hal yang perlu dilakukan setiap 5 tahun sebelum masa berlakunya habis. Kebetulan SIM saya akan kadaluarsa dalam waktu dekat ini.

Sekitar sebulan yang lalu sebetulnya saya sudah berniat untuk melakukan perpanjangan di kampung halaman. Kebetulan ketika itu saya memang tengah pulang kampung.

Saya sudah datang ke kantor Satlantas setempat. Tapi ketika tiba di sana saya diberitahu oleh petugas bahwa saya tidak bisa mengurus perpanjangan hari itu.

Perpanjangan SIM bisa dilakukan mulai 2 minggu sebelum kadaluarsa. Setelah saya cross check di internet, ternyata memang betul seperti yang disebutkan dalam berita ini. 

Saya pun bertanya kepada beliau apakah perpanjangan SIM bisa dilakukan di luar provinsi. Kata beliau bisa. Setelah itu saya pun mencoba mencari informasi di internet untuk mencari tahu di mana tempat untuk memperpanjang SIM di Bandung, khususnya untuk KTP luar kota.

Continue reading
Advertisements
Tanaman Mentimun

Mencoba Hobi Berkebun

Sekitar 2 bulan belakangan ini saya sedang asyik menggeluti hobi berkebun. Sejauh ini ada beberapa jenis benih tanaman yang sudah saya tanam. Ada bayam hijau, bayam merah, timun, tomat, cabai, pakcoy, dan caisim. Saya membeli benih-benih tersebut di toko online IPB Mart di sebuah website e-commerce.

Kenapa tiba-tiba kepikiran untuk berkebun? Jadi ceritanya sekitar 3 bulan yang lalu kantor saya baru saja pindah tempat. Di tempat yang baru ini pekarangannya luas banget dan cukup banyak tanah yang kosong juga.

Terus saya kepikiran untuk memaksimalkan lahan yang ada. Yakni, dengan menanaminya. Awalnya bingung mau menanam apa. Inginnya yang nantinya bisa dipanen dan bisa dimakan.

Saya pun browsing di situs-situs e-commerce mencari inspirasi benih apa yang banyak dijual dan tentunya harganya juga murah. Akhirnya saya menemukan lapaknya IPB Mart itu. Mereka menjual paket berbagai macam benih. Ya sudah saya beli di sana. Kebetulan ada bonus panduan menanam dan polybag juga.

Benih-benih siap disemai
Benih-benih siap disemai

Dari benih-benih yang saya beli itu, ada beberapa yang baru pertama ini saya menanamnya. Jadi perlu melihat-lihat panduan bagaimana menanam dan merawatnya.

Mau tidak mau saya memang jadi belajar cukup banyak hal. Mengingat-ingat kembali pelajaran Biologi di sekolah dulu. Hehehe.

Hal baru yang saya pelajari salah satunya adalah tentang pemupukan. Saya baru tahu kalau ada pupuk cair untuk daun dan buah. Jadi bukan hanya pupuk yang ditaburkan atau dicampur ke tanah. Jenis pupuk cair untuk daun ini cara pemakaiannya adalah dengan disiramkan ke daun, tepatnya di bagian bawahnya, karena pada bagian bawah daun itu terdapat stomata (mulut daun) yang dapat menyerap pupuk tersebut.

Hal lainnya yang saya pelajari adalah tentang lanjaran atau ajir. Saya baru tahu kalau tanaman mentimun perlu dibuatkan lanjaran agar ia bisa tumbuh tegak. Dalam pertumbuhannya ia akan mengeluarkan tangkai-tangkai yang akan diikatkan dengan sendirinya pada tali-tali lanjaran agar bisa menopang pertumbuhan batangnya.

Lanjaran untuk tanaman mentimun
Lanjaran untuk tanaman mentimun

Sungguh menyenangkan melihat tanaman yang kita tanam bisa tumbuh mulai dari benih kemudian membesar dari hari ke hari. Setiap kali saya suntuk dalam aktivitas bekerja di kantor, saya refreshing sejenak dengan jalan-jalan ke pekarangan mengamati tanaman-tanaman saya.

Saya mengamati dengan detail tanaman-tanaman tersebut, mendapati bagaimana ia yang kemarin masih berupa benih, sekarang sudah tumbuh kecambahnya. Bagaimana ia yang kemarin masih memiliki dua lembar daun, sekarang bertambah satu lagi dengan bentuk tulang daun yang berbeda dari dua daun sebelumnya

Bayam-bayam mulai berkecambah
Bayam-bayam mulai berkecambah

Mendapati bagaimana semakin hari batangnya tumbuh besar dan tinggi serta membentuk banyak cabang. Bagaimana bunganya yang kemarin mekar sekarang perlahan mulai layu dan bakal buah mulai tumbuh dari ujung batangnya.

Bakal buah mentimun
Bakal buah mentimun

Mungkin terdengar aneh, tapi entah mengapa selalu ada perasaan bahagia yang saya rasakan setiap kali mengamati pertumbuhan tanaman-tanaman saya itu. Ada perasaan bangga dan haru melihat tanaman yang saya tanam beberapa minggu lalu saat masih berupa biji sekarang sudah tumbuh besar dan mulai menghasilkan buah. 🙂

Ranca Upas

Camping di Kampung Cai Ranca Upas

Selepas dari jalan-jalan ke Kawah Cibuni Rengganis Sabtu itu (19/1), saya dan teman-teman tidak langsung pulang ke Bandung. Kami semua pergi ke Kampung Cai Ranca Upas yang juga masih berada di kawasan Ciwidey.

Kami memang berencana untuk camping di sana. Perlengkapan seperti tenda, matras, sleeping bag, lampu senter, kompor portable, panci, dan peralatan makan sudah kami bawa. Khusus untuk tenda, matras, dan sleeping bag, kami menyewanya di salah satu toko rental peralatan outdoor yang ada di Jl. Gagak, Bandung sebelum berangkat.

Tiket Masuk

Kampung Cai Ranca Upas ini adalah sebuah kompleks tempat wisata alam yang menawarkan berbagai macam aktivitas di sana. Selain camping, aktivitas lain yang juga tidak kalah populernya adalah berkunjung ke penangkaran rusa.

Jika ingin camping, setiap pengunjung akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp10.000, selain biaya tiket masuk sebesar Rp15.000. Selain itu ada biaya tambahan yang dikenakan untuk sepeda motor yang menginap. Biayanya Rp5.000 per sepeda motor, selain biaya parkir normal Rp3.000.

Jadi untuk berkemah di Ranca Upas, setiap orang setidaknya akan perlu mengeluarkan biaya Rp25.000 dan Rp8.000 untuk parkir sepeda motornya. Untuk mobil, saya tidak tahu biayanya.

Semua biaya itu dibayarkan saat akan melewati pos penjagaan di gerbang masuk kompleks. Ada petugas yang akan menghitung.

Area parkir sepeda motor di Ranca Upas
Area parkir sepeda motor di Ranca Upas

Oh ya, jangan lupa bawa uang yang cukup ya. Di sana tidak ada ATM soalnya.

Continue reading
Semifinal Indonesia Masters 2019

Nonton Semifinal Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan

Sabtu minggu lalu (26/1) saya berkesempatan untuk menonton secara langsung turnamen badminton Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta. Ini adalah yang pertama bagi saya setelah hampir 4 tahun absen nonton langsung di Istora. Turnamen Indonesia Open 2015 adalah turnamen terakhir yang saya datangi.

baca juga: Nonton Langsung Final Indonesia Open 2015

Dibandingkan 4 tahun lalu, Istora Senayan kini tampil jauh berbeda. Yang paling mencolok tentu saja bangku penontonnya, khususnya untuk kelas reguler. Kini bangkunya bukan berupa kayu lagi, melainkan kursi single seat. 

Wajah Istora yang baru ini sendiri sebetulnya sudah diperkenalkan sejak menjadi tuan rumah Indonesia Masters 2018 yang lalu. Kemudian disambung dengan turnamen Indonesia Open 2018 dan Asian Games 2018. Namun sepanjang tahun 2018 kemarin saya belum ada kesempatan untuk nontong langsung di sana.

Beli Tiket Secara Online

Karena itu begitu ada informasi bahwa panitia akan mulai melakukan penjualan tiket secara online pada 17 Desember 2018 kemarin, saya pun memasang notifikasi agar tidak kelupaan. Sempat telat 2 jam dari jam pembukaan penjualan tiket, rupanya tiket yang dijual di Tiket.com sudah sold out.

Tak lama kemudian dapat kabar dari akun Twitter Koh Rudy (Bambang Roedyanto), pengurus PBSI yang dikenal cukup dekat dengan pecinta bulutangkis, bahwa Blibli.com akan segera melepas beberapa tiket beberapa saat lagi. Saya pun segera membuka Blibli.com dan alhamdulillah bisa mendapatkan 2 tiket untuk pertandingan semifinal Indonesia Masters 2019.

Continue reading