Tag Archives: video

Layanan Subscription Video On-Demand (SVOD) di Indonesia

Menarik membaca laporan riset oleh Media Partners Asia mengenai jumlah pelanggan berbayar layanan video-on-demand di Indonesia. Laporan riset tersebut dirilis pada 19 Januari kemarin di website mereka (artikelnya di sini). Menariknya adalah ternyata Disney+ Hotstar menempati peringkat pertama dengan jumlah 2,5 juta pelanggan.

Jumlah tersebut jauh mengungguli platform Subscription Video-On-Demand (SVOD) lainnya. Menarik karena Disney+ Hotstar sebenarnya baru meluncur di Indonesia pada awal September 2020 kemarin (beritanya di sini). Sementara platform lainnya sudah lama malang melintang lebih dulu.

Di bawah Disney+ Hotstar menyusul Viu (1,5 juta), Vidio (1,1 juta), dan Netflix (0,85 juta). Dari keempat platform tersebut, jujur saya baru mendengar yang namanya Viu. Haha. Kaget juga saat tahu jumlah pelanggannya sebesar itu.

Di Twitter atau media sosial lainnya, yang sering saya lihat sih orang-orang menawarkan jasa langganan Netflix. Atau mungkin ada juga yang menawarkan Viu, tapi saya nggak ngeh saja.

Untuk Vidio, saya juga kaget ternyata banyak juga pelanggannya, bahkan mengungguli Netflix. Saya pribadi berlangganan Vidio karena mengincar tayangan sepakbola (Serie A, Liga Champions, Liga Eropa), badminton, dan tenis mejanya. Tapi sepertinya tidak semata karena itu saja Vidio banyak pelanggannya. Sepertinya ada konten lain yang juga memiliki segmen peminatnya.

Sementara terkait Netflix, walaupun sering mengeluarkan series baru dan memiliki konten yang jauh lebih banyak dibandingkan Disney+ Hotstar, ternyata pelanggannya hanya sepertiga dari Disney+ Hotstar. Mungkin karena harganya yang jauh lebih mahal kali ya.

Mengunggah Video ke YouTube

Beberapa minggu belakangan ini lagi, sambil mengisi waktu luang, aku iseng mengumpulkan video-video rekaman traveling yang sudah pernah kulakukan dan mengunggahnya ke YouTube. Sebenarnya ada beberapa video rekaman yang berasal dari teman juga sih, terus kugabungkan menjadi satu dengan punyaku.

Yaa… ini juga sambil iseng-iseng belajar editing video juga sih sebenarnya. Jadi jangan kaget kalau hasilnya sungguh amatiran, hehe.

Btw, dari pengalaman sebelumnya sempat kena isu copyright sih waktu mengunggah video photo story pendakian Semeru dua tahun lalu dengan backsound lagu Nidji berjudul Di Atas Awan. Lalu waktu aaku mengunggah video atraksi Symphony of Lights-nya Avenue of Stars, Hong Kong, aku kena copyright juga gara-gara di dalam acara Symphony of Lights ini ada musik yang diputar. Kalau untuk yang ini sih memang nggak bisa dicegah sih, haha.

Nah, gara-gara hal ini kemudian akhirnya aku baru tahu ternyata YouTube memiliki “stok” audio yang bisa dipergunakan secara bebas di video yang kita unggah. Koleksi audio-audio itu ada di sini  https://www.youtube.com/audiolibrary. Banyak kok pilihan audionya. Sudah dikelompokkan berdasarkan genre (pop, rock, regae, dll), mood (happy, romantic, sad, funky, dll), instrument (guitar, drum, piano, dll), atau filter berdasarkan durasi. Asyik kan?

YouTube Audio Library

YouTube Audio Library

Oh ya, jangan berharap bakal menemukan lagu-lagu komersial di YouTube Audio Library itu ya, hihi. Itu lagu-lagu free saja sih soalnya. Malah jarang sekali ada lagu yang ada suara orang nyanyinya di sana.

Baiknya YouTube ini, selain ada koleksi audio gratis, juga ada fitur editing on-the-fly :). Salah satunya adalah ketika video selesai diunggah, YouTube bisa mendeteksi apakah ada efek shaky camera di video itu. Jika ada, YouTube menawarkan untuk menetralkan efek shaky tersebut. Selain itu, kita juga bisa memberikan efek macam-macam layaknya Instagram. Kita bisa saat itu juga melihat hasilnya di preview video.

Asyik juga nih YouTube. Btw, ini alamat channel saya di YouTube youtube.com/otidh. Ini salah satu video yang aku unggah di sana. Video ini adalah dokumentasi pendakian Gunung Gede yang aku lakukan bersama beberapa teman-teman kuliah setahun yang lalu. Di video ini aku juga memanfaatkan free audio yang disediakan YouTube.

[Video] If Luis Suárez is Working in Office

Barusan ada teman yang nge-share link di YouTube video tentang Luis Suarez. Video tersebut merupakan iklan komersial perusahaan Abitab, sebuah perusahaan di Uruguay sana — negara asal Luis Suarez — yang aku baca dari websitenya sepertinya bergerak di bidang electronic payment.

Kocak banget Luis Suarez di iklan ini. Ceritanya dia baru saja diangkat sebagai karyawan perusahaan tersebut. Walaupun sudah bekerja kantoran, perangai-perangai dan ‘skill’-nya di lapangan bola masih dibawanya ketika dia bekerja. Ngisengin teman kerja dan temperamen ketika melihat suatu yang tidak beres seperti ketika mendapati teko kopi habis, dsb. Namun, the most favourite part tentu saja saat dia tiba-tiba terjatuh ketika disentuh oleh rekan kerjanya. Nyindir banget nih sama ‘keahlian’ spesialnya di lapangan, yakni suka diving, haha. 😀

Daripada terlalu banyak spoiler, mending langsung saja deh lihat aksinya:

[Video] Catatan Perjalanan ke Ranu Kumbolo & Bromo

Iseng coba-coba belajar bikin video pakai Adobe Premiere, sekalian saja bikin video kompilasi foto-foto dan beberapa potongan video perjalanan ke Ranu Kumbolo & Bromo November kemarin.

Harap maklum kalau kualitasnya tak seberapa. Maklum, hasil ngoprek dalam satu malam Adobe Premiere. 😀

[Video] BWF Coach Education Level 1

Ada kabar baik nih bagi para pecinta badminton. BWF (Badminton World Federation) sekitar 4 hari yang lalu baru saja mengunggah sejumlah video tutorial atau pelatihan untuk permainan badminton di YouTube. Bagi yang tak tergabung dalam suatu klub profesional badminton apapun, seperti saya ini, video ini sangat membantu saya untuk mengenali dan memahami teknik-teknik pukulan dan taktik-taktik dalam permainan badminton. Walaupun saya bukan pemain “beneran”, setidaknya apa yang saya tonton di video itu bisa saya praktikkan sewaktu bertanding melawan teman-teman di main rutin tiap minggu.

Lalu, ada apa saja video pelatihan itu? Ada banyak. Mulai dari penjelasan mengenai beberapa macam pemanasan (warm up) yang perlu dilakukan sebelum bermain badminton, cooling downmovement (pergerakan) menerima shuttle cock, teknik-teknik pukulan forehand/backhand, strategi service and return, hingga pengenalan taktik-taktik bermain tunggal, ganda wanita, ganda putra, dan ganda campuran. Untuk masing-masing materi, durasi videonya berkisar 1-3 menit.

Ini dia salah satu video coaching mengenai taktik permainan rally di ganda putra.

Ok, let’s learn and practice it! Enjoy badminton! 😀

[Video] Malaysian Boy

Selama berada di Malaysia beberapa waktu yang lalu, entah itu di bus, mall, ataupun di TV aku sering mendengar lagu “Malaysian Boy” ini diputar. Waktu kali pertama mendengar ini, aku merasa de javu. Aku yakin sekali lagu ini rasanya pernah denger di manaaa … gitu sebelumnya. Bener dugaanku, ternyata lagu “Malaysian Boy” ini merupakan remix lagu “American Boy” yang lebih dulu populer. Aku baru tahu setelah dikasih tahu seorang teman.

Tapi walaupun remix, lagu ini terdengar lebih enak dari lagu aslinya. Mungkin karena ditambahkan rap dan bahasanya lebih akrab di telinga kali ya, walaupun ada aksen-aksen Melayunya. 😀

[VIDEO] Terrific Attack by Bona/Ahsan

Ini cuplikan video saat final ganda putra Japan Open Super Series bulan September yang lalu antara Cai Yun/Fu Haifeng (China) vs Bona Septano/Mohammad Ahsan (Indonesia). Sebuah jumping smash bertubi-tubi diperagakan untuk merobohkan pertahanan si Tembok China yang terkenal kuat itu. Dua kata diberikan oleh sang komentator, Gillian Clark: “Terrific Attack!”

Jumping smash bertubi-tubi itu mampu memberikan dua poin berturut-turut untuk pasangan Indonesia. Walaupun demikian, pasangan Bona/Ahsan harus mengakui keunggulan Cai/Fu dalam pertandingan itu 13-21, 20-22.

By the way, aku memang paling suka permainan ganda putra Indonesia seperti itu, banyak melancarkan smash bertubi-tubi, main cepat, dan defense kuat. Benar-benar pertandingan badminton yang atraktif dan enak ditonton. Dengan melihat kriteria itu, hingga saat ini ganda favorit Indonesiaku masih Candra Wijaya/Sigit Budiarto.