Category Archives: Informasi

Mengurus Refund Tiket Lion Air di Tiket.com

Saya ingin berbagi pengalaman saya mengurus refund pembatalan tiket pesawat Lion Air di Tiket.com pada bulan Oktober 2015 yang lalu. Mengenai ketentuan dan prosedur pengurusan pembatalan tiket Lion Air ini sebenarnya sudah tertera cukup jelas di halaman website Tiket.com ini. Perlu dicatat bahwa ketentuan pembatalan tiket ini mungkin berbeda pada setiap maskapai.

Ketentuan pembatalan tiket Lion Air di Tiket.com

Ketentuan pembatalan tiket Lion Air di Tiket.com

Nah, langkah-langkah yang saya lakukan memang kurang lebih seperti yang tertera di atas. Awalnya saya menelepon CS (Customer Service) Tiket.com. Saya memberitahukan kepada CS tersebut bahwa saya ingin melakukan pembatalan tiket penerbangan Lion Air saya. Ketika itu saya menelepon pada H-4 keberangkatan.

Kemudian saya diminta untuk menyebutkan order ID tiket yang hendak dibatalkan. Karena saya membeli tiket pergi dan pulang dalam transaksi yang berbeda, maka Continue reading

2015 In Review

Tiap awal tahun rasanya kurang afdhol kalau nggak posting statistik tahun sebelumnya. Alhamdulillah tahun 2015 kemarin jumlah view blog ini ternyata bisa naik sampai 50% daripada tahun sebelumnya (2014 In Review).

Nggak menyangka bakal sedrastis itu kenaikannya karena dari segi jumlah artikel yang saya tulis sebenarnya tahun ini menurun. Tahun 2016 mudah-mudahan bisa lebih rajin menulis lagi. Sekian lama menulis blog, saya menyadari menulis itu ternyata bisa menjadi hiburan tersendiri. 🙂

Here’s an excerpt:

The Louvre Museum has 8.5 million visitors per year. This blog was viewed about 230,000 times in 2015. If it were an exhibit at the Louvre Museum, it would take about 10 days for that many people to see it.

Click here to see the complete report.

Mengurus SIMAKSI di kantor TNGGP

Mengurus SIMAKSI Pendakian Gunung Gede-Pangrango

Pada tulisan kali ini saya ingin berbagi pengalaman mengurus SIMAKSI (Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi) pendakian Gunung Gede yang saya lakukan minggu lalu. Sebelumnya saya pernah menulis pengalaman serupa di sini pada 2 tahun yang lalu. Namun, pada perkembangannya, sebagaimana pengalaman terbaru saya, ternyata ada beberapa hal baru yang saya temui dalam prosedur pengurusan SIMAKSI ini.

Saya tidak akan mengulang kembali apa yang sudah saya tulis di artikel terdahulu tersebut. Saya hanya mencoba mencatat beberapa hal baru yang saya temui itu berdasarkan pengalaman saya. Continue reading

Nepal Earthquake

Duka Cita untuk Nepal

Sedianya awal bulan Mei nanti aku bersama 3 orang temanku akan berpetualang ke Nepal. Kami berencana untuk melakukan trekking di salah satu pegunungan di sana. Namun, qadarullah, tepat 10 hari sebelum keberangkatan, yakni Sabtu kemarin (25/4), terjadi gempa bumi yang dahsyat di dekat Kathmandu, ibukota Nepal.

Tiket perjalanan ke Nepal sudah kami beli sejak setahun yang lalu. Yup, kami sengaja membeli setahun sebelumnya karena memang ketika itu AirAsia tengah mengeluarkan promo yang cukup murah ke Nepal untuk keberangkatan setahun yang akan datang. Saat ini kami tengah menunggu opsi yang diberikan AirAsia untuk refund, reschedule, atau reroute.

Akibat peristiwa gempa yang besarnya mencapai 7,8 SR ini, 1000-an orang dikabarkan telah meninggal dunia. Infrastruktur rusak parah. Jalan raya terputus.

Dharahara atau yang dikenal juga dengan Bhimsen Tower, landmark Nepal yang didirikan pada tahun 1832 dan mendapatkan pengakuan UNESCO sebagai world heritage juga roboh. Bahkan, kabarnya 200 orang tengah berada di dalam menara tersebut ketika gempa terjadi. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Begitu pula di Gunung Everest dikabarkan beberapa pendaki meninggal dunia akibat tertimpa longsoran es yang diakibatkan oleh gempa.

Longsoran es di Everest Base Camp [embedded from AlJazeera]

Longsoran es di Everest Base Camp [embedded from AlJazeera]

Saat ini aku hanya bisa berdo’a untuk penduduk Nepal agar diberikan kekuatan untuk melewati musibah ini. Semoga Nepal sesegera mungkin kembali pulih.

2014 In Review

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2014 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

The Louvre Museum has 8.5 million visitors per year. This blog was viewed about 150,000 times in 2014. If it were an exhibit at the Louvre Museum, it would take about 6 days for that many people to see it.

Click here to see the complete report.

Kompetisi Blog AirAsia Indonesia Berhadiah ke Nepal

Ok, break sejenak dari tulisan berantai mengenai catatan perjalanan backpacking Indochina kemarin. Buat teman-teman blogger, khususnya yang beraliran travel writer (btw memang ada ya aliran-aliran blogger, hehe), ada info menarik nih dari AirAsia Indonesia, yang sayang banget jika dilewatkan. Ini dia poster pengumumannya:

Poster pengumuman Kompetisi Blog AirAsia

Berikut ini informasi lebih detailnya yang aku kutip dari link bit.ly/airasiablogcompetition2014

—————————————————————————————-

Mimpi berpetualang ke Himalaya, Nepal?
Mengeksplor peninggalan sejarah yang unik di Penang?
Atau bersantai di pantai eksotis yang ada di Pulau Dewata, Bali?

Ikuti kompetisi blog 10 tahun AirAsia Indonesia

Tema: “Bagaimana AirAsia Mengubah Hidupmu?”

Hadiah:
· Juara Pertama Piala dan Piagam + 2 Tiket PP ke Nepal, uang saku Rp 10 juta, dan akomodasi (5 hari 4 malam)
· Juara Kedua Piala dan Piagam + 2 Tiket PP ke Penang, uang saku Rp 7,5 juta, dan akomodasi (4 hari 3 malam)
· Juara Ketiga Piala dan Piagam + 2 Tiket PP ke Bali, uang saku Rp 5 juta, dan akomodasi (3 hari 2 malam)

Periode: 1 Juli – 31 Agustus 2014

Syarat & Ketentuan:
· Kompetisi terbuka untuk umum, Warga Negara Indonesia (WNI), usia 18 sampai 55 tahun
· Kontestan wajib memiliki Blog, Facebook, dan Twitter
· Tulisan harus karya sendiri dan tidak mengandung unsur SARA, pornografi, dan kekerasan
· Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar
· Panjang tulisan minimal 500 kata maksimal 1000 kata yang sudah diposting di dalam blog
· Kontestan wajib mengirimkan biodata (Nama, No. KTP/passport, Nomor HP, Alamat email, Alamat blog) beserta tulisan
· Tulisan dikirim ke AABC_ID@airasia.com, jangan lupa cantumkan biodata di body email plus link tulisan
· Kontestan boleh mengirimkan lebih dari satu tulisan
· Kontestan wajib follow  social media AirAsia Indonesia, www.facebook.com/AirAsiaIndonesia dan www.twitter.com/AirAsiaID, serta blog dan social media Trinity, www.naked-traveler.comwww.facebook.com/TrinityTraveler, dan www.twitter.com/TrinityTraveler
· Tulisan yang dikirimkan akan menjadi milik AirAsia Indonesia
· Kompetisi ini tertutup untuk karyawan AirAsia Indonesia dan keluarga
· Untuk pertanyaan lebih lanjut, silakan tulis komen di notes pada link bit.ly/airasiablogcompetition2014
· Pajak hadiah ditanggung oleh pemenang

Juri:
· Trinity (Blogger & Travel Writer)
· Tim AirAsia Indonesia

Tulis, sebarkan, dan wujudkan mimpi petualanganmu sekarang juga!

—————————————————————————————-

Menarik nih hadiahnya. Apalagi Nepal dengan Himalaya-nya ada di dalam travel bucket list-ku. Coba aja ah, siapa tahu beruntung. 😀

Tiket KA Lebaran 2014

Nggak terasa ternyata sudah kurang dari 100 hari saja lebaran tahun 2014 (1435 H) ini. Di Twitter, Facebook, Path, akun twitter PT KAI dan akun-akun lainnya milik agen-agen tiket KA sudah pada memberikan woro-woro mengenai tiket KA untuk mudik dan balik pada lebaran tahun ini.

Ini bulan Ramadhan belum datang, tapi orang-orang sudah ramai memperbincangkan kapan mau beli tiket mudik lebaran, haha. Nggak salah juga sih. Mau bagaimana lagi, mulai dua tahun yang lalu kalau tidak salah, tiket perjalanan kereta api bisa dibeli H-90 sebelum keberangkatan.

Untuk kasus yang biasa kualami, tidak mudah menentukan kapan akan mudik dan balik. Aku harus menyesuaikan juga dengan tanggal mudik keluargaku. Karena itu, terkadang aku memilih untuk menunda membeli tiket balik lebaran dengan berburu tiket menjelang hari H. Biasanya menunggu stok tiket yang dibatalkan. Alhamdulillah selama ini dapat terus, hehe. Ada saja orang yang membatalkan tiketnya.

Oh ya, ini dia tanggal-tanggal yang perlu dicatat untuk membeli tiket KA sesuai rencana mudik dan balik Anda saat lebaran nanti:

tiket ka

Selamat berburu!