Monthly Archives: October 2016

Bisikan

Sudaaahh… nggak apa-apa. Cuma sekali ini aja. (Besok-besok masih dikerjakan lagi)

Sudaaahh… nggak apa-apa. Ini kan cuma nyoba sedikit aja. (Akhirnya ketagihan nyoba terus)

Sudaaahh… nggak apa-apa. Orang lain juga banyak yang ngelakuin ini.

Sudaaahh… nggak apa-apa. Cuma gini doang, yang lain banyak yang lebih parah.

Slooww… masih panjang waktunya. (Ujung-ujungnya kewajibannya nggak sempat dikerjakan)

Apabila saat kita melakukan suatu amal keburukan atau mencegah diri untuk mengerjakan suatu kebajikan, lalu keluar salah satu pembenaran-pembenaran di atas dalam benak kita, sadarilah bahwasannya kita telah takluk dengan bisikan setan. Dan tentunya bisikan setan tak hanya itu. Setan selalu punya 1001 cara mengajak kita agar mengikuti mereka.

Suatu Ketika di Bus DAMRI

Pada hari Minggu kemarin saya naik bus DAMRI dari Terminal Leuwi Panjang menuju Dago. Kondisi bus ketika telah penuh oleh penumpang ketika saya naik. Tidak padat, tapi semua kursi telah terisi. Saya pun berdiri mengambil tempat di bagian tengah dekat pintu.

Saat bus baru dekat saja keluar dari terminal, bertambah lagi penumpang yang naik. Ada sekitar 6 orang mungkin. Di antaranya ada seorang ibu dengan putrinya yang kelihatannya memasuki usia TK atau kelas 1 SD.

Tiba-tiba dua orang remaja putri usia SMA yang duduk tak jauh dari tempat saya berdiri, kemudian berdiri memanggil ibu tersebut dan mempersilakan beliau dan putrinya untuk duduk di tempat mereka. Ibu itu agak segan awalnya, namun setelah dipersilakan lagi akhirnya beliau mengucapkan terima kasih kepada mereka dan menempati kursi yang diberikan.

Bus melanjutkan perjalanan kembali. Baru sebentar saja bus berjalan sudah ada penumpang yang naik lagi, yaitu seorang ibu dengan (sepertinya) putranya yang sudah dewasa.

Ada kejadian menarik setelah itu. Ibu yang baru duduk sebelumnya, tiba-tiba Continue reading

Hobi Olahraga Baru

Satu bulan terakhir ini saya lagi mencoba hobi baru, yakni berenang. Awalnya dari ajakan teman saya. Saya dapat info dari dia kalau ada sebuah hotel di daerah Dago yang memiliki paket member untuk mendapatkan harga khusus fasilitas kolam renang dan fitness center. Jatuhnya jadi murah banget. Saya pun ikutan mendaftar.

Saya dan 2 orang teman saya rutin berenang dua kali dalam seminggu, setiap pagi sebelum berangkat kerja. Kebetulan jam masuk kerja saya fleksibel. Lumayanlah menambah hobi yang menyehatkan. Bikin seger juga sebelum memulai kerja.

Sebenarnya saya tak pandai berenang. Makanya senang banget ada teman yang ngajakin. Jadi ada teman buat latihan bareng. Lumayanlah sebulan ini setelah konsisten berenang, kayaknya jadi ada peningkatan. Hahaha. 😂

Menyenangkan juga punya teman yang bisa diajak menyalurkan hobi berolahraga bersama-sama. Soalnya sejak masuk ke dunia kerja, semakin ke sini makin susah menemukan teman yang memiliki hobi dan waktu luang yang cocok dengan kita. Dulu masih bisa rutin main badminton seminggu sekali, juga main futsal. Namun sekarang sudah hampir nggak pernah lagi.

Jalan-Jalan Ke Dusun Bambu

Pertengahan September yang lalu salah seorang teman saya main ke Bandung. Dia memang cukup sering main ke Bandung. Biasanya kami pergi nonton ke mall atau kulineran. Bosan ke mall lagi ke mall lagi tiap ke Bandung, secara impulsif kami tiba-tiba kepikiran ide main ke Dusun Bambu yang berlokasi di Lembang. Kebetulan kami berdua sama-sama belum pernah ke sana.

Dusun Bambu sendiri sebenarnya termasuk tempat wisata yang baru. Tahun ini usianya baru menginjak tahun ketiga. Namun tempat wisata ini sudah sangat populer di kalangan wisatawan.

Tak mengherankan sih. Dusun Bambu memang memiliki banyak landscape menarik di dalamnya. Istilah anak generasi Y landscape-nya instagrammable bangetlah

Perjalanan Menuju Dusun Bambu

Perjalanan menuju Dusun Bambu ini tidaklah sulit. Jika dilihat di Google Maps, dari daerah Dago jarak ke Dusun Bambu ini sekitar 17 km. Kami ke sana hari Sabtu siang jam 11-an. Jalanan alhamdulillah sangat lancar. Hanya macet di Jalan Cipaganti dan sekitaran Terminal Parongpong. Itu pun tidak panjang.

Kalau dihitung, perjalanan kami dengan mengendarai sepeda motor kurang lebih memakan Continue reading

Mencoba Co-working Space DiLo Malang

Beberapa hari yang lalu saya pulang ke Malang karena ada suatu acara. Kebetulan mengambil hari kerja juga karena memang ingin agak lama di Malang.

Ingin tetap produktif, bersama teman saya, kami googling mencari informasi mengenai co-working space di Malang. Yang paling banyak keluar di hasil pencarian umumnya artikel tentang DiLo (Digital Lounge) saja. Selebihnya informasi di artikel-artikel lain sudah out of date atau tidak jelas apakah itu co-working space yang disewakan untuk umum, bahkan masih ada atau nggak juga nggak jelas :D.

Sebelumnya saya pun sempat bertanya teman yang ada di Malang mengenai coworking space yang ada di sana. Mereka juga menyebut DiLo ini. DiLo sendiri sebenarnya tidak hanya di Malang. Ada di beberapa kota juga. DiLo sendiri merupakan bikinan PT Telkom Indonesia yang memang diperuntukkan bagi para pelaku industri digital. Di Malang lokasinya ada di Jalan Basuki Rahmat 11A, tepat di samping Toko Oen.

Kami datang ke sana pada hari Senin. Sayangnya DiLo ini baru buka pukul 10. Bagi saya itu sudah cukup siang. Apalagi di Malang yang Continue reading