Monthly Archives: July 2011

Arak-Arakan Wisuda IF Juli 2011

Dua hari setelah syukuran wisuda, yakni Sabtu 16 Juli 2011, tibalah saat yang ditunggu-tunggu oleh para calon wisudawan S1 di ITB. Yak, pada hari itu diadakan sidang terbuka terhadap mereka oleh rektor. Dengan demikian, resmilah status mereka menjadi sarjana pada hari itu. Sebagaimana tradisi mahasiswa ITB dari tahun ke tahun semenjak dahulu, setelah acara wisudaan, para wisudawan diarak beramai-ramai oleh massa himpunan jurusan masing-masing.

Tradisi itu berlanjut pada wisuda Juli 2011 ini. Jurusanku, Informatika, mendapatkan giliran pertama untuk melakukan arak-arakan (actually dapat giliran ketiga, tapi 2 fakultas sebelumnya, SBM & FSRD, tidak ikut arak-arakan atau melakukan arak-arakan di luar pakem yang sudah ditentukan, CMIIW). Mendapatkan urutan pertama ini ternyata memberikan berkah bagi kami. Arak-arakan berjalan lancar, tak banyak hambatan, tak perlu berhenti berkali-kali untuk menunggu arak-arakan himpunan di depan sebagaimana arak-arakan wisudaan sebelumnya.

Pemberangkatan arak-arakan dari Saraga

Pemberangkatan arak-arakan dari Saraga

Berkah itu ternyata bertambah lagi karena tepat begitu kami selesai melakukan “ritual” arak-arakan di Labtek V, hujan deras melanda kawasan ITB dan sekitarnya. Himpunan lain terpaksa arak-arakan sambil kehujanan. Sementara itu, kami sudah berfoto-foto ria di lingkungan gedung Labtek V, hehehe.

Arak-arakan kemarin dimulai sekitar jam 1 siang. Peserta arak-arakan HMIF kemarin sangat ramai. Massa himpunan memang banyak yang datang, mulai dari angkatan termuda, 2009, sampai angkatan 2005 juga ada. Selain itu, tentunya angkatan baru kita, yakni angkatan 2010 yang menjadi “pengarak” sesungguhnya pada arak-arakan ini. Mereka tampil penuh semangat dan percaya diri. Semuanya sudah dipersiapkan dengan baik. Baik itu kostum, lagu, ataupun atraksi yang disuguhkan.

Dalam arak-arakan kali ini memang diadakan lomba “karnaval” arak-arakan antar himpunan. Masing-masing himpunan menyuguhkan performance-nya di jalanan Boulevard dan dinilai oleh panitia dari KM-ITB. Nah, dari kami sendiri, angkatan 2010 tepatnya, menyuguhkan penampilan dengan tema “D’Jadoel” masih sama dengan tema Syukwis. Penampilan itu berupa joget dangdut Rhoma Irama, hahaha. Para wisudawan/ti diajak berjoget bersama oleh anak-anak 2010 di arena performance.

Performance di boulevard

Performance HMIF di boulevard

Eitts, ada yang kelupaan. Sebelum performance tiap himpunan, ada pembacaan “ikrar wisudawan” yang dipimpin oleh seorang perwakilan wisudawan/ti. Bagian pembacaan “ikrar wisudawan” ini adalah hal Continue reading

Advertisements

Syukwis IF Juli 2011

Arghhh.. akhirnya kesampaian juga nulis tentang malam syukuran wisuda (syukwis)—biasa disebut dengan wis-nite juga—Informatika beberapa hari yang lalu (14 Juli 2011).  Maklum, akhir-akhir ini saya kurang mood menulis blog karena sedang “asyik” dengan TA saya. Nah, saya cuma mau berbagi sedikit report saja tentang acara tersebut.

Jadi ceritanya, saya bersama teman-teman sekontrakan saya, minus Adi—dia sakit—, bersama Maru—anak EL yang menyelinap—, RIzky, Arid, dan Haryus berangkat bersama-sama dari kontrakan kami menuju Aula Barat, ITB, tempat diselenggarakannya acara. Sepanjang saya kuliah di IF ITB ini, baru kali ini kami mengadakan acara syukuran wisuda di dalam kampus. Namun, “berkah” dengan diadakannya acara syukwis di dalam kampus adalah banyak dosen yang dapat menyempatkan hadir di acara syukwis ini. Rasanya baru kali ini ada lebih dari dua dosen yang datang pada acara syukwis IF.

Pelaksanaan syukwis kali ini memang terasa spesial karena merupakan momen angkatan kami (IF & STI 2007). Maklum saja, dari 64 orang yang diwisuda pada Juli ini, 57 di antaranya merupakan mahasiswa IF/STI 2007. Tema yang dipilih untuk wisuda Juli ini adalah “D’Jadoel” atau “Oldies”. Hmm … kalau tidak salah dulu juga pernah digunakan tema serupa sih.

Pada setiap pelaksanaan syukwis, seperti biasanya, masing-masing angkatan wajib menyuguhkan persembahan di atas panggung. Namun, sebelum itu, kami cukup dibuat surprised ketika beberapa ibu-ibu dosen tiba-tiba ikut tampil di atas panggung dan menyanyikan sebuah lagu yang berjudul “Kintamani”. Kami semua benar-benar salut dengan penampilan ibu-ibu dosen tersebut yang seakan memperlihatkan bahwa semangat mereka juga tidak kalah dengan yang muda-muda. 😀

Tibalah giliran persembahan pertama oleh angkatan termuda, yakni IF/STI 2010. Lima orang cowok angkatan 2010 tiba-tiba maju ke depan pentas dan menggebrak Aula Barat dengan iringan lagu “Mama Yukero” yang dipopulerkan oleh Warkop DKI. Mereka menari-nari sambil memeragakan mimik muka dan gerak-gerik bibir seolah-olah merekalah “penyanyi”-nya. Terang saja, penampilan mereka mengundang gelak tawa orang-orang, termasuk dosen-dosen, yang menyaksikan mereka. Habisnya, ekspreksi mereka benar-benar bikin nggak tahan … pas banget dengan lagunya yang memang dibawakan oleh Warkop DKI dengan sangat kocak. Apalagi ditunjang dengan pakaian jadul yang mereka berlima gunakan. Kami seolah dibawa ke masa jaya Warkop DKI dulu—lebay model ON—hehehe …. :mrgreen:

"Warkop DKI"

"Warkop DKI" (photo by Ian IF'07)

Selain menampilkan “Warkop DKI” tadi,, angkatan 2010 juga menyuguhkan drama yang mengadopsi acara TV reality show  “Akhirnya Datang Juga …”. Yang jadi aktor dadakan pada acara mereka adalah Abhe IF’07. Hahaha, kasihan si Abhe dikerjain sama anak-anak 2010. Btw, oke juga akting anak-anak 2010. Angkatan 2010 menutup penampilan mereka malam itu dengan mempersembahkan sebuah lagu (saya lupa judulnya) yang dinyanyikan oleh seorang cewek dan diiringi oleh teman-temannya.

Persembahan lagu angkatan 2010

Persembahan lagu angkatan 2010 (photo by Ian IF'07)

Beberapa saat kemudian, lagu “Lazy Song”-nya Bruno Mars tiba-tiba bergema di ruangan Aula Barat. Tidak hanya lagunya saja, tapi kera-kera yang ada di video klip lagu tersebut juga hadir! Lho, tapi kok penyanyinya mirip Ariel sih, hihihi. Tenang, itu adalah persembahan angkatan 2009 yang mencoba mereka ulang video klip lagu “Lazy Song” itu. Ternyata si Okky, yang juga adik kelas saya di SMA, yang berperan menjadi “Bruno Mars”. Akting mereka ternyata nggak kalah dengan yang ada di video klip aslinya.

"Lazy Song"

"Lazy Song" (photo by Ian IF'07)

Lagu “Lazy Song” itu sedikit dimodifikasi oleh mereka. Sepertinya memang disengaja agar penampilan mereka tidak monoton, karena mudah ditebak dengan membandingkan video klip aslinya. Di penghujung penampilan mereka, anak-anak 2009 yang lain ikut maju ke depan dan menari bersama-sama menyanyikan sisa lagu “Lazy Song”. Penampilan mereka ditutup dengan Continue reading

Akhinya “SK” Pun Ganti Menjadi “SS”

Aku baru saja baca berita hari ini di Kompas. Sumber Kencono atau yang biasa disebut “SK” saja, bus “legendaris” di petak Jogja-Surabaya, ternyata baru saja berganti nama menjadi “Sumber Selamat” (SS). Hohoho…

Bus ini memang cukup terkenal di kalangan masyarakat Jawa Timur dan Jawa Tengah bagian Timur. Armada bus ini terkenal karena kebiasaan ugal-ugalannya. Selain itu, angka kecelakaannya juga termasuk tinggi. Tak heran nama Sumber Kencono ini sering dipelesetkan oleh masyarakat menjadi “Sumber Bencono” alias “sumber bencana”. Bahkan, suatu ketika bus ini pernah dibakar di Ngawi oleh massa karena menabrak pengendara sepeda motor hingga tewas. Mungkin karena ingin mengubah image, nama armada ini akhirnya diganti menjadi seperti itu (Sumber Selamat).

Aku sendiri dan orang tuaku cukup familiar juga dengan bus Sumber Kencono ini. Tapi itu dulu sih. Setiap berkunjung ke Jogja, Solo, atau Sragen, saat lebaran, pas balik ke Surabaya-nya kami  cukup sering menggunakan Sumber Kencono. Busnya memang murah, tapi ketepatan sampai di tujuan boleh dibilang melebihi bus PATAS, hehehe. Selain itu, bus ini selalu sedia 24 jam. Biasanya kami berangkat dari Sragen pukul setengah 6 pagi dan bus ini selalu yang kami temui.

Oke, sekarang dengan bergantinya nama “Sumber Kencono” menjadi “Sumber Selamat”, mudah-mudahan bukan hanya namanya yang berubah, tetapi pelayanan penumpang serta tata cara mengemudi di jalan raya pun juga bisa berubah menjadi lebih baik.

Bus "Sumber Kencono"

Bus "Sumber Kencono" (source: ylpkjatim.com)

Bus "Sumber Selamat"

Bus "Sumber Selamat" (source: Kompas.com)

Circle Me

Hmm… kalau Google Plus (Google+)—Jejaring sosial terbaru bikinan Google—jadi populer dan banyak orang yang tergabung, kira-kira akan ada frase atau idiom baru apa lagi ya yang bakal populer? Di Twitter kita kenal istilah “follow me”, “follow back”, “timeline”, dan “mention me”. Di Facebook kita kenal istilah “like this” dan “news feed” (Terus pa lagi sih?).

Google sendiri telah “menyumbangkan” satu kosa kata baru dalam bahasa Inggris yang akhirnya terdaftar pada Oxford Dictionary.  Di sana dikatakan sbb:

Google : search for information about (someone or something) on the Internet, typically using the search engine Google.

Nah, kelak apabila Google+ benar-benar populer, kayaknya bakal populer juga frase atau istilah “circle me”, “circle back”, “hangout”, dan “stream”. Jadi, nanti kalau ketemu teman atau orang lain, atau ngasih komentar di status orang, bakal ada yang bilang: “Eh, circle back gue dong”, “Eh, hangout-an yuk!”, “Stream gue lagi sepi nih”, dan lain sebagainya.

Mungkin ada tambahan lagi? Barangkali suatu saat kamus Oxford bakal nambah lagi daftar atau penjelasan kosa katanya gara-gara tren baru yang terbentuk. Hehehe. :mrgreen:

Syukuran Informatika 07 Bersama Dosen Wali

Siang ini tadi diadakan acara syukuran mahasiswa Teknik Informatika (IF) dan Sistem Teknologi Informasi (STI) ITB angkatan 2007 (IF’07 & STI’07) bersama para dosen wali dan ketua program studi (kaprodi) S1 Teknik Informatika dan Sistem Teknologi Informasi. Syukuran ini diadakan dalam rangka pelepasan mahasiswa IF dan STI angkatan 2007 yang sebagian besar akan diwisuda pada bulan Juli 2011 ini.

Bertempat di ruang 7602—ruang kuliah terluas di gedung Labtek V tempat program studi IF dan STI bernaung—acara syukuran ini dikemas secara sederhana. Namun, walaupun dikemas dengan sederhana, suasana guyub antara dosen dengan mahasiswa benar-benar terasa. Jauh sekali dari suasana serius sebagaimana yang biasa terjadi saat dosen mengajar mahasiswa di kuliah.

Acara dimulai sekitar pukul 12.30 oleh Ikrar STI’07 sebagai MC. Setelah itu, acara diisi dengan penyampaian kesan pesan oleh mahasiswa terhadap dosen wali. Dari pihak mahasiswa diwakili oleh Soen IF’07 dan Wina STI’07 untuk menyampaikan. Setelah itu, giliran dosen wali (Bu Harlili dan Bu Ayu), dilanjutkan oleh kaprodi (Bu Putri dan Pak Husni) untuk menyampaikan kesan pesan atau sepatah dua patah kata kepada para mahasiswa IF dan STI 2007.

Acara syukuran ini diakhiri dengan ramah tamah, dengan menyantap makan siang bersama-sama. Sebelum itu, ada pemberian kenang-kenangan yang diberikan kepada para dosen wali dan kaprodi dari mahasiswa.

Di sela-sela makan siang itu, satu per satu mahasiswa mendapatkan giliran untuk mengungkapkan kesan-kesannya selama berkuliah di IF/STI ITB ini. Secara umum, kesan yang diperoleh mahasiswa IF dan STI selama berkuliah di sini adalah tugas-tugas kuliah yang melimpah (kayak lagu mars IF aja, hehehe). Karena mengerjakan tugas-tugas itu, ada teman-teman yang terpaksa begadang (akhirnya terpaksa bolos kuliah), menginap di sekre himpunan, dsb. Sepertinya derita mahasiswa memang dapat menjadi kesan tersendiri yang tak terlupakan, hehehe.

Sebelum acara benar-benar diakhiri, kami semua berfoto bersama. Sayang sekali jumlah kami tidak komplet saat itu. Dari total 135 mahasiswa IF dan STI paling yang datang pada acara ini hanya sekitar 60-70an mahasiswa/i.

IF dan STI 2007 bersama dosen wali dan kaprodi

IF dan STI 2007 bersama dosen wali dan kaprodi (photo by Kevin T.)

Warung Ariel

Tiba-tiba saja ingin menulis tentang ini. Gara-garanya, di timeline akun twitter @itweetb lagi membahas tentang warung Indomie (bukan ngiklan). Di daerah kosan mahasiswa-mahasiswa ITB, termasuk daerah Cisitu, warung-warung Indomie ini memang bertebaran. Sebenarnya nggak bertebaran juga sih. Di Cisitu ada 4-5 warung yang kutahu. Menu standarnya selain Indomie, juga ada bubur kacang hijau, bubur ayam, dan minuman (kopi, jahe, susu, STMJ, dsb.).

Warung-warung itu cukup populer di lingkungan kami. Apalagi kalau sudah larut malam atau dini hari gitu. Warung tersebut boleh dibilang menjadi satu-satunya pilihan yang tersisa. Maklum saja, warung-warung Indomie itu buka 24 jam, kecuali saat Jumatan :D.

Tapi ada satu hal yang menarik. Di Cisitu ada satu warung yang cukup laris karena salah satu mas-mas karyawannya, wajah, potongan rambut, dan posturnya mirip Ariel Peter Pan, hihihi. Makanya teman-teman dekat memberikan sebutan untuk warung itu dengan nama “warung Ariel”. Nah, di tweet akun @itweetb itu ternyata banyak juga yang berpikiran demikian. Tampaknya memang tidak hanya aku dan teman-temanku yang merasa mas-mas itu punya tampang mirip Ariel, anak-anak ITB juga punya pendapat yang sama, hehehe. Sayang nggak ada fotonya. Kalau ada, mungkin bisa dibandingkan :mrgreen: (*kurang kerjaan).

Aplikasi Android untuk Remote Slide Presentasi

Awalnya aku cuma tahu saja bahwa ada aplikasi Android yang bisa digunakan untuk me-remote aplikasi di komputer, entah itu aplikasi media player, slide presentasi, ataupun me-remote desktop langsung. Nah, tiba-tiba saja ketika aku sedang mempersiapkan diri untuk seminar Tugas Akhir II hari ini tadi aku teringat tentang aplikasi Android yang bisa digunakan untuk me-remote slide presentasi tadi. Aku pun mulai mencari-cari aplikasi apa yang user friendly, nggak ribet, dan (yang paling penting) gratis.

Akhirnya, setelah googlinggoogling, dapat satu link menuju situs http://www.vrallev.net/do/apps/android/pptodp_remote/start. Nama aplikasinya adalah PowerPoint OpenOffice Remote atau disebut juga dengan Remote PPT ODP.

PowerPoint OpenOffice Remote is an app for Android OS to remote control PowerPoint and OpenOffice presentations.

Dari situs tersebut aku mendapatkan link menuju halaman review aplikasi itu di situs Android Market. Wow, lumayanlah, ratingnya 4,1 dari skala 5. Yang ngevote juga sudah 91 orang. Persebaran suaranya: 56 orang bintang 5, 13 orang bintang 4, 7 orang bintang 3, 5 orang bintang 2, dan 10 orang bintang 1. Komentar-komentar yang kubaca di halaman itu sebagian besar juga menunjukkan kepuasan. Akhirnya langsung kuputuskan saja mengunduhnya.

Untuk dapat menggunakan aplikasi remote ini, selain (tentu saja) memasang aplikasi tersebut di HP Android, kita juga perlu memasang aplikasi satunya lagi buat yang di desktop. Aplikasi desktop itulah yang akan digunakan untuk menjalin koneksi antara HP dengan PC. Koneksi yang dilakukan adalah via Wi-Fi. Jadi, HP Android itu sebelumnya perlu kita set agar menjadi portable Wi-Fi hotspot sehingga keberadaan HP tersebut terbaca oleh PC.

Aplikasi desktop untuk Remote PPT ODP

Aplikasi desktop untuk Remote PPT ODP

Lalu pada aplikasi desktop kita di-set IP address milik HP itu dan nomor port tempat aplikasi Remote PPT ODP berjalan. Apabila koneksi antar aplikasi sudah terjalin, program akan menjalankan proses screenshot halaman-halaman slide presentasi dan mengeloadnya ke dalam aplikasi pada HP. Setelah itu kita tinggal melakukan navigasi melalui HP (touchscreen) dengan mudah. Cukup touch sekali, slide sudah berganti (next, previous, jump). Bisa juga dengan cara sliding untuk berpindah antar slide (next maupun previous). Oh iya, waktu aku coba kemarin, aplikasi ini ternyata selain bisa digunakan untuk PPT dan ODP, juga bisa untuk PDF.

Dari yang aku googling-googling kemarin sih memang ada aplikasi-aplikasi sejenis lainnya. Tapi karena aplikasi pertama yang aku coba adalah aplikasi ini dan kebetulan pas begitu, akhirnya malas juga mencoba yang lain karena waktu yang terbatas (harus menyiapkan seminar TA II). Aplikasi ini punya dua versi: versi free dan versi berbayar. Yang versi berbayar, katanya ada beberapa fitur tambahan. Hanya saja, saya nggak begitu tahu apa sajakah fitur tambahan itu.

Namun, ada satu hal kekurangan dari aplikasi ini menurutku. Dari sisi waktu aplikasi ini memerlukan waktu untuk proses loading (screenshot + download screenshot) ke HP yang cukup lama, bergantung pada jumlah slide. Mungkin ada aplikasi sejenis yang tidak perlu proses tersebut? Simpel, tinggal klak klik next/previous/jump saja?

# Halaman download aplikasi : http://www.vrallev.net/do/apps/android/pptodp_remote/start