Tag Archives: juli

Selamat Wisuda Juli 2013

Ada yang spesial pada penyelenggaraan wisuda ITB kali ini. Ya, apalagi kalau bukan pelaksanaannya yang bertepatan dengan bulan Ramadhan. Sejak aku masuk ITB pada tahun 2007, baru kali ini wisuda diadakan pada bulan Ramadhan.

Dan pada wisuda kali ini, ada 4 orang teman angkatan IF dan STI 2007 yang merayakan kelulusannya. Sayang tak semuanya bisa berkumpul bersama. Aku hanya sempat bertemu dengan 3 orang dari mereka saja.

Seperti biasa, momen wisuda selalu menjadi ajang bagi teman-teman angkatan kami untuk ber-‘reuni’. Namun, kali ini hanya ada segelintir orang saja yang datang. Mungkin karena sudah sedikit dari kami yang diwisuda. Bulan Oktober nanti bakal menjadi event wisuda terakhir bagi angkatan kami. Setelah itu… kami tak punya ‘alasan’ untuk datang ke kampus lagi mengunjungi teman kami yang diwisuda. 😦

Anyway, selamat wisuda bagi teman-teman yang menunaikan. Semoga ilmu yang sudah didapatkan selama masa pendidikan di kampus gajah ini dapat diaplikasikan dan bermanfaat bagi orang lain!

wisuda juli 2013

 

Akhirnya, ‘Sesuatu yang Tertunda’ itu …

Setelah sempat ‘tertunda’ selama hampir 10 bulan, ‘sesuatu’ itu akhirnya terjadi juga hari ini, Sabtu , 14 Juli 2012. Iya, alhamdulillah … akhirnya aku diwisuda juga!! 😀

Sungguh sebuah penantian panjang yang kualami. Ya bagaimana tidak, setahun lalu aku melaksanakan sidang dan euforia akan menjadi sarjana sudah kurasakan. Namun semua berubah ketika negara api menyerang, eh, berubah ketika aku tersangkut satu mata kuliah yang nilainya berubah dari T menjadi E. Itu terjadi karena miskomunikasi antara diriku dengan sang dosen. Akibatnya jumlah SKS-ku tak mencukupi untuk lulus S1. Aku pun terpaksa mengambil kuliah lagi di semester 2 tahun ajaran 2011/2012. Kenapa tidak semester 1-nya? Sebabnya, aku sudah terlanjur mengambil 0 SKS.

Mungkin wisuda ini hanya formalitas bagiku. Namun, walaupun euforia kelulusan ini tak kurasakan, tapi aku sungguh bersyukur akan berakhirnya penantian panjang ini. Sedih juga sih melepas status mahasiswa itu. Oh man … kalau dipikir-pikir banyak juga resolusiku — yang kucanangkan ketika mengawali status mahasiswa — yang belum/tidak tercapai hingga akhir status mahasiswaku ini.

Tapi setidaknya aku tak gamang lagi menjawab pertanyaan “Lagi sibuk apa sekarang?”. Dulu mau menjawab sudah kerja, tapi masih kuliah. Mau menjawab masih kuliah, tapi sudah sidang dan juga sedang bekerja. Ah, jadi harus menjelaskan lagi ke si penanya.

Kalau banyak bilang masa paling indah adalah masa SMA, mungkin itu tepat. Tapi masa menjadi mahasiswa (S1) adalah masa yang tak tergantikan. Memang sukses tidaknya perjalanan hidup ini tidak ditentukan oleh seberapa suksesnya diri ini di S1, tapi di sinilah kita benar-benar ditempa, merasakan manis-pahitnya hidup.

Ya, gelar sarjanaku ini kupersembahkan untuk kedua orang tuaku yang sudah banyak berkorban bagi anaknya, tiada henti mendoakan yang terbaik bagi anaknya siang dan malam, dan yang dengan sabar menantikan kelulusan anaknya ini.

Bersama orang tua tercinta

Bersama orang tua tercinta

Ya Allah … terima kasih atas karunia-Mu ini. Semoga gelar sarjana ini tak menjadi sia-sia. Semoga hamba-Mu ini bisa mengamalkan ilmu yang telah diperoleh. Amin. Bismillah!

Arak-Arakan Wisuda IF Juli 2011

Dua hari setelah syukuran wisuda, yakni Sabtu 16 Juli 2011, tibalah saat yang ditunggu-tunggu oleh para calon wisudawan S1 di ITB. Yak, pada hari itu diadakan sidang terbuka terhadap mereka oleh rektor. Dengan demikian, resmilah status mereka menjadi sarjana pada hari itu. Sebagaimana tradisi mahasiswa ITB dari tahun ke tahun semenjak dahulu, setelah acara wisudaan, para wisudawan diarak beramai-ramai oleh massa himpunan jurusan masing-masing.

Tradisi itu berlanjut pada wisuda Juli 2011 ini. Jurusanku, Informatika, mendapatkan giliran pertama untuk melakukan arak-arakan (actually dapat giliran ketiga, tapi 2 fakultas sebelumnya, SBM & FSRD, tidak ikut arak-arakan atau melakukan arak-arakan di luar pakem yang sudah ditentukan, CMIIW). Mendapatkan urutan pertama ini ternyata memberikan berkah bagi kami. Arak-arakan berjalan lancar, tak banyak hambatan, tak perlu berhenti berkali-kali untuk menunggu arak-arakan himpunan di depan sebagaimana arak-arakan wisudaan sebelumnya.

Pemberangkatan arak-arakan dari Saraga

Pemberangkatan arak-arakan dari Saraga

Berkah itu ternyata bertambah lagi karena tepat begitu kami selesai melakukan “ritual” arak-arakan di Labtek V, hujan deras melanda kawasan ITB dan sekitarnya. Himpunan lain terpaksa arak-arakan sambil kehujanan. Sementara itu, kami sudah berfoto-foto ria di lingkungan gedung Labtek V, hehehe.

Arak-arakan kemarin dimulai sekitar jam 1 siang. Peserta arak-arakan HMIF kemarin sangat ramai. Massa himpunan memang banyak yang datang, mulai dari angkatan termuda, 2009, sampai angkatan 2005 juga ada. Selain itu, tentunya angkatan baru kita, yakni angkatan 2010 yang menjadi “pengarak” sesungguhnya pada arak-arakan ini. Mereka tampil penuh semangat dan percaya diri. Semuanya sudah dipersiapkan dengan baik. Baik itu kostum, lagu, ataupun atraksi yang disuguhkan.

Dalam arak-arakan kali ini memang diadakan lomba “karnaval” arak-arakan antar himpunan. Masing-masing himpunan menyuguhkan performance-nya di jalanan Boulevard dan dinilai oleh panitia dari KM-ITB. Nah, dari kami sendiri, angkatan 2010 tepatnya, menyuguhkan penampilan dengan tema “D’Jadoel” masih sama dengan tema Syukwis. Penampilan itu berupa joget dangdut Rhoma Irama, hahaha. Para wisudawan/ti diajak berjoget bersama oleh anak-anak 2010 di arena performance.

Performance di boulevard

Performance HMIF di boulevard

Eitts, ada yang kelupaan. Sebelum performance tiap himpunan, ada pembacaan “ikrar wisudawan” yang dipimpin oleh seorang perwakilan wisudawan/ti. Bagian pembacaan “ikrar wisudawan” ini adalah hal Continue reading