Monthly Archives: March 2021

Perpanjangan STNK 5 Tahunan di Kota Malang

Tahun ini adalah waktunya saya untuk memperpanjang STNK sepeda motor saya. Awalnya saya berniat melakukan cek fisik di Samsat Bandung. Saya sudah datang ke Samsat Bandung yang ada di Jl. Pajajaran. Namun ternyata salah satu persyaratannya adalah harus membawa BPKB asli.

Sayangnya BPKB asli saya ada di Malang. Saya pun tidak bisa cek fisik di sana. Jadilah saya melakukan cek fisik saja di Malang. Kebetulan karena sedang WFH juga, jadi bisa pulang ke Malang agak lama.

Baru saja Sabtu kemarin saya mengurus perpanjangan STNK di Samsat Kota Malang yang terletak di Jl. Supriadi no. 80 (kawasan Sukun). Pada hari Sabtu, jam kerjanya lebih pendek. Samsat Kota Malang hanya melayani cek fisik pada pukul 8.00-10.30. Sedangkan pada hari Senin-Jumat, jam layanannya adalah 8.00-12.30. Hari Minggu libur.

Ada beberapa tahapan yang harus dilalui dalam perpanjangan STNK 5 tahunan ini. Alurnya kurang lebih bisa dilihat pada diagram yang dipajang di kantor Samsat Kota Malang berikut ini:

Diagram tahapan layanan STNK

1. Cek Fisik

Saya tiba di Kantor Samsat Kota Malang sekitar jam 8 pagi. Dengan masih mengendarai sepeda motor, saya langsung menuju tempat pelayanan cek fisik. Untuk mengetahui letak area layanan cek fisik, Anda bisa mengikuti papan petunjuk arah bertuliskan “Cek Fisik” atau bisa bertanya pada juru parkir di depan kantor Samsat Malang Kota.

Patokan masuknya adalah jalan berikut:

Jalan menuju tempat pelayanan cek fisik. Roda 2 ambil lajur kiri. Roda 4 ambil lajur kanan.

Sembari menunggu giliran cek fisik, kita bisa mengambil blanko cek fisik di loket yang ada di depan terlebih dahulu. Untuk pengambilan, kita perlu untuk menunjukkan BPKB asli, STNK asli, dan KTP asli. Blanko ini nantinya akan diisi oleh petugas yang melakukan cek fisik.

Loket pengambilan blanko cek fisik

Prosesnya cepat saja. Selesai cek fisik, kita bisa memarkirkan kendaraan di area parkir. Biaya parkir sepeda motor Rp3.000.

Continue reading
KAI Logistik

Kirim Sepeda Motor via KAI Logistik

Pekan lalu saya mengirim paket sepeda motor dari Bandung ke Malang via KAI Logistik. Awalnya saya pikir kantor KAI Logistik ini berada di sisi selatan Stasiun Bandung yang terletak di Jl. Stasiun Barat. Sebab kata teman saya, pada akhir tahun 2020 lalu dia mengirim sepeda motor juga dari sana.

Rupanya, kantor KAI Logistik yang di selatan Stasiun Bandung tersebut sudah tidak melayani pengiriman barang lagi. Sepertinya kantor tersebut hanya berfungsi sebagai gudang untuk naik turun barang. Untuk pengiriman, saya diarahkan ke kantor KAI Logistik yang berada di Jl. Kebon Jukut, samping Kartika Sari.

Kantor KAI Logistik Bandung di Jl. Kebon Jukut no. 1

Setibanya di kantor KAI Logistik kita perlu mengambil nomor antrian dulu di meja depan pintu masuk. Setelah itu kita akan dipanggil ke loket pelayanan sesuai dengan nomor antrian.

Di loket kita akan ditanya mengenai barang yang akan kita kirim dan tujuan pengiriman. Karena saya akan mengirimkan sepeda motor, petugas meminta kita untuk menunjukkan STNK untuk di-copy dan kunci sepeda motor untuk dicek kondisinya. Nanti kita akan mendapatkan form checklist hasil pemeriksaan kondisi sepeda motor kita yang perlu kita tandatangani.

Ketika tiba di kantor KAI Logistik ini, ban belakang sepeda motor saya ternyata bocor. Pihak KAI Logistik tidak mempermasalahkannya. Kondisi tersebut hanya dicatat saja saat pengiriman.

Biaya pengiriman sepeda motor dari Bandung ke Malang dengan KAI Logistik ini adalah sebesar Rp604.000. Mahal ya.. wkwkw. Itupun sudah termasuk diskon. Aslinya Rp756.000. Mengenai tarif ini kita bisa mengeceknya juga melalui website KAI Logistik di https://kalogistics.co.id/. Bisa cek resi juga di situ.

Padahal salah satu alasan saya pilih KAI Logistik ini karena tahun lalu pernah baca artikel berita yang menyebutkan bahwa KAI baru saja meluncurkan layanan Rail Express. Pengiriman sepeda motor 110 CC dari Bandung ke Malang cuma dipatok Rp210.000. Tapi belakangan saya baru tahu Rail Express ini sudah diintegrasikan dengan KALOG Express menjadi KAI Logistik pada awal tahun ini. Mungkin singkatannya juga masih sama, KALOG.

Terkait dengan STNK dan kunci motor, kita diberikan pilihan apakah hendak menyertakannya dalam pengiriman atau tidak. Karena saya berencana untuk mengambil sendiri ketika di Malang, jadi STNK dan kunci motor itu saya bawa sendiri.

Sepeda motor yang saya paketkan siang itu, ternyata langsung dikirimkan sore itu juga dengan menumpang KA Malabar. Keesokan harinya saya mendapatkan notifikasi SMS bahwa sepeda motor saya sudah bisa diambil.

Tempat pengambilan paket KAI Logistik di Stasiun Malang

Di Stasiun Malang, tempat pengambilan paket KAI Logistik ini berada persis di sisi selatan pintu kedatangan penumpang. Alamatnya di Jl. Trunojoyo 10. Bukanya dari jam 8 pagi hingga 5 sore.

Saat pengambilan, saya hanya perlu menunjukkan kertas resi yang saya dapatkan ketika pengiriman. Jika diambil orang lain, orang tersebut perlu menunjukkan KTP asli dan menyerahkan fotokopinya untuk administrasi pengambilan.

Menikmati Baso Istighfar

Akhirnya kesampaian juga menikmati Baso Istighfar. Baso ini sempat viral sekitar 4-5 tahun lalu. Tapi saya baru hari ini mencobanya hahaha.

Disebut istighfar mungkin karena ukuran baksonya yang besar sekali dengan diameter seukuran mangkok. Sehingga seseorang mungkin akan sampai beristighfar jika harus memakannya seorang diri. 😅

Nama resmi baso ini sebenarnya Baso Solo Condong Raos. Namun terkenal dengan nama Baso Istighfar atau Baso Astaghfirullah. Lokasinya berada persis di belakang BTC (Bandung Trade Center) Mall, Kota Bandung.

Ada beberapa variasi menu baso yang tersedia. Saat saya datang ke sana bersama 4 orang teman yang, kami memesan Baso Istighfar untuk dimakan berlima. Harganya Rp120.000.

Daftar menu di warung Baso Solo Condong Raos

Kalau menurut keterangan di menunya, sebenarnya Baso Istighfar itu porsi untuk berempat (4 mangkok mie). Namun karena ternyata mas-mas penjualnya tahu 4 orang teman saya berasal dari daerah yang sama (sekitaran Solo Raya), masnya berbaik hati menggratiskan tambahan 1 mangkok porsi mie. Alhamdulillah. 😁

Baso Istighfar

Ukuran basonya sendiri memang besar sekali. Untuk dimakan berlima pun masih terasa besar, hehehe. Saat disajikan, masnya memotong baksonya menjadi beberapa bagian untuk kami berlima.

Baso Istighfar dipotong menjadi beberapa bagian

Nggak kalah lah sama Nusret #Saltbae yang viral motong-motong beef steak itu hehehe. Bedanya nggak ada aksi tabur garam kayak Nusret itu. Wkwkwk.

Konfigurasi Tempat Duduk Kereta Api Selama Pandemi

Selama pandemi ini seperti kita ketahui bersama, KAI memiliki kebijakan untuk membatasi jumlah kursi penumpang sebanyak 70%. Dari persentase tersebut artinya ada sejumlah pasangan kursi yang hanya boleh diisi seorang saja.

Awalnya saya tidak aware bahwa batasan kursi penumpang itu 70%. Saya pikir karena kebijakan social distancing, maka batasannya adalah 50%. Saya baru menyadari kebijakan 70% itu ketika saya duduk bersebelahan dengan penumpang lain. Padahal sebelumnya saya duduk sendirian.

Saya mencari informasi mengenai konfigurasi tempat duduk kereta api ini di internet dan menemukannya pada twit akun Twitter resmi PT KAI berikut ini:

Twit KAI mengenai konfigurasi kursi kereta api selama pandemi
Konfigurasi KA kelas Eksekutif dan Bisnis selama pandemi
Konfigurasi KA kelas Ekonomi SS 80 seat dan new image 80 seat selama pandemi
Konfigurasi KA kelas Ekonomi 80 seat dan difabel 64 seat selama pandemi
Konfigurasi KA kelas Ekonomi 106 seat selama pandemi

Kebijakan batas okupansi kereta api 70% ini sepertinya masih akan berlaku untuk beberapa waktu ke depan sampai keadaan normal. Jadi saya akan masih akan perlu melihat infografis ini sebagai acuan dalam memesan tiket perjalanan kereta api. 😁

Mencoba Mendaftar UTMB 2021

Bagi penggemar lari lintas alam atau yang dikenal dengan trail running, event UTMB (Ultra-Trail du Mont-Blanc) tentunya tidak asing lagi. Bisa dibilang event UTMB adalah the mecca of ultra trail running. Siapa yang tidak ingin lari di sana. Lari melintasi dan menikmati indahnya pemandangan pegunungan yang terbentang di perbatasan Italia, Swiss, dan Prancis.

Tidak semua orang bisa mendaftar event UTMB (dan race-race lainnya yang diselenggarakan bersamaan dalam event UTMB). Ada poin yang harus dikumpulkan agar eligible untuk mendaftarkan diri pada event tersebut.

Semenjak menggemari trail running, saya secara bertahap mencoba untuk mengumpulkan poin agar bisa lolos kualifikasi event UTMB tersebut. Setiap event trail running menawarkan jumlah poin yang berbeda-beda dan berbeda juga antar kategorinya. Jumlah poin yang dihitung untuk keikutsertaan UTMB adalah akumulasi poin yang didapatkan dari maksimum 2 event.

Dari event Gede Pangrango 100 (GP100) tahun 2019 kategori 25K saya bisa mendapatkan 2 poin. Lalu saya mendapatkan 2 poin lagi dari event Coast To Coast Night Trail Ultra 2020 kategori 50K. Total 4 poin itu membuat saya eligible untuk mendaftar race OCC (Orsières – Champex – Chamonix) yang berjarak 55K.

Status eligibility untuk mengikuti race-race di UTMB

Ada beberapa kloter pendaftaran yang dibuka dengan kriteria-kriteria tertentu. Saya baru memenuhi kriteria pendaftaran yang dibuka pada kloter terakhir awal Februari lalu. Saya tak melewatkan kesempatan tersebut. Saya mencoba mendaftar race OCC. Dalam pendaftaran tersebut ada beberapa data yang harus kita isi dan beberapa pertanyaan yang harus kita jawab. Selain itu ada deposit sebesar 50 Euro yang harus kita bayarkan.

Continue reading