Tag Archives: sahur

Buka dan Sahur Gratis di Kereta Api

Ada program baru yang diluncurkan PT KAI dalam Ramadan kali ini. PT KAI membagi-bagikan makanan untuk berbuka puasa dan sahur kepada penumpang kereta api secara gratis mulai H-10 hingga H-1 Idul Fitri.

Semalam dan tadi pagi saya juga ikut menikmati program ini. Ketika KA Mutiara Selatan yang saya tumpangi meninggalkan Stasiun Bandung pukul 16.50, ada pengumuman yang menginformasikan bahwa seluruh penumpang akan memperoleh makanan berbuka dan sahur gratis.

Tak lama kemudian, beberapa prama dan prami kereta api berkeliling membagikan nasi kotak dan satu gelas air mineral kepada setiap penumpang. Menu berbuka saat itu adalah nasi goreng dengan lauk telor dadar dan nugget.

Sedangkan menu sahurnya kurang lebih juga sama. Hanya bedanya kali ini pakai nasi putih. Makanan sahur sudah mulai didistribusikan ketika jam menunjukkan pukul 2.30.

Menu buka puasa

Menu buka puasa

Menu sahur

Menu sahur

Alhamdulillah, tentu saja sebagai penumpang saya sangat senang dengan adanya program ini. Tapi saya rasa masih kurang sosialisasi di awal. Penumpang di sebelah saya sudah terlanjur membawa bekal makanan sendiri bersama keluarganya. Jadi ‘terpaksa’ dobel makannya, hehe.

Kalau saya sendiri, untungnya sempat mengetahui adanya program ini dari media sosial sebelum melakukan perjalanan. Jadi tidak perlu membawa bekal makanan sendiri.

Bagi Anda yang ingin mengetahui apakah kereta api yang Anda tumpangi termasuk bagian dalam program ini dapat melihatnya di press release PT KAI di sini. Mengenai menu makanan, jika melihat di media sosial, sepertinya bervariasi antar kereta api. Beda hari mungkin juga beda menu.

Selamat mudik!

 

 

Advertisements

[Video] Geura-Geura Sahur

Akhirnya nemu juga ‘soundtrack’ sahur keliling di lingkungan pemukiman ane di Cisitu Lama ini. Kurang lebih sejak 2 atau 3 tahun lalu sebenarnya setiap Ramadhan aku sering mendengar lagu yang dinyanyikan sahur keliling di Cisitu Lama ini. Lagunya cukup ear catchy. Instrumen pengiringnya juga cukup lengkap. Ada gitar, kendang, dan botol kaca. Zamanku dulu waktu masih kecil di Malang suka sahur keliling cuma pakai kentongan saja.

Walaupun ear catchy, dulu ketika awal-awal di Bandung aku agak susah menangkap lirik yang dinyanyikan karena pakai bahasa Sunda. Namun, lama-lama ngeh juga sama lirik Sundanya. Kupikir lagu yang dinyanyikan ini adalah lagu yang umum dinyanyikan di tanah Sunda untuk membangunkan orang sahur. Eh, setelah melihat video ini, baru tahu ternyata ini memang lagu ciptaan sekumpulan pemuda Cisitu yang menamakan dirinya “Habiters”. Kreatif pisan barudak ieu, euy!

Ini dia videonya. Ada wawancara juga sama salah seorang personelnya. Lagu yang biasa dinyanyikan waktu sahur keliling sih ada di menit 2:43 di video ini. Sayang euy belum nemu yang file mp3-nya.

Potongan lirik favoritku yang bagian ini:

Geura-geura sahuuur… bisi kaburu imsak

Hehe, hatur nuhun akang-akang sadayana nu enggeus ngahudangkeun urang sahur. 😀 (Eh, bener kan ini bahasa Sundanya)

Ilustrasi teh

Banyak Buang Air Kecil Saat Puasa

Mungkin sebagian dari kita sering bertanya dalam hati terheran-heran kenapa sering (ingin) buang air kecil saat puasa. Terutama beberapa menit atau jam setelah sahur. Saya pun demikian. Adakalanya saya dalam sehari bisa berkali-kali buang air kecil setelah sahur.

Kalau begitu terus, tentu saja cukup mengganggu. Bahkan, bisa-bisa kita mengalami dehidrasi karena kekurangan cairan dalam tubuh.

Rasa penasaran itu akhirnya terjawab juga. Jawaban itu saya temukan dari artikel ini. Ternyata fenomena tersebut ada pengaruhnya dari menu yang kita konsumsi saat sahur. Saat sahur kita disarankan untuk menghindari minum teh manis.

Minum teh manis saat sahur boleh-boleh saja, asal jangan terlalu banyak, karena akan membuat kita lebih sering buang air kecil, karena teh itu bersifat diuretika. Yang bagus adalah minum air putih yang cukup pada saat sahur.

Berbicara tentang “diuretika”, sebenarnya saya sendiri nggak tahu (atau lupa ya sudah pernah belajar di SMP/SMA?). Maklum, pelajaran Biologi saya kurang begitu bagus di sekolah dulu, hehehe. Namun, setelah googling dan mencoba mode “saya sedang beruntung” (I’m lucky), saya pun nyasar ke artikel ini. Di artikel tersebut dijelaskan definisi diuretika adalah sebagai berikut:

Diuretika merupakan zat-zat yang dapat memperbanyak pengeluaran kemih (diuresis) melalui kerja langsung terhadap ginjal. Obat-obat lain yang menstimulasi diuresis dengan mempengaruhi ginjal secara tak langsung tidak termasuk dalam definisi ini seperti zat-zat yang memperkuat kontraksi jantung (digoksin, teofilin), memperbesar volume darah (dekstran) atau merintangi sekresi hormon antidiuretik ADH (air, alkohol).

Saya sendiri sejak menghilangkan kebiasaan minum teh atau yang manis-manis saat sahur, frekuensi buang air kecil saya menjadi “normal” lagi. Wallahu a’lam. Yang penting kita harus tetap bersyukur masih bisa buang air kecil. 😀