Category Archives: Islam

Hasbiyallah, Cukuplah Allah Bagiku

حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ ۖ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ…

…Cukuplah Allah bagiku. Tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki Arsy yang agung.”(At-Taubah [9]: 129)

Potongan ayat di atas terus terang adalah salah satu ayat “favorit” saya. Setiap membaca atau teringat ayat di atas, hati saya selalu merasa tenang.

Oiya, sebelumnya mungkin Anda bertanya-tanya kenapa tiba-tiba saya menulis ini. Ya, saya menulis ini karena saya baru saja mengalami kekecewaan (dan juga mungkin penyesalan) mendalam atas hasil yang saya peroleh. Padahal, saya merasa saya sudah berusaha (dan berkorban) sedemikian rupa tapi hasil yang diperoleh sungguh tidak memuaskan saya.

Terpukul? Terus terang iya. Tapi inilah indahnya Islam. Banyak cara untuk menutupi kesedihan yang berlarut-larut itu. Qiyamul lail adalah salah satu (saya katakan) metode untuk menghilangkan kesedihan itu. Dalam qiyamul lail kita bisa merasakan ketenangan malam, suasana yang penuh kesunyian karena di saat itu ribuan manusia tengah terlelap dalam tidurnya. Dalam ritual itu pula saya bisa dengan sepuasnya berkhalwat (berduaan) dengan Allah tanpa diganggu suara berisik sedikitpun.

Ibarat sepasang kekasih, dalam keheningan malam itu saya curahkan seluruh isi hati saya kepada-Nya. Bahkan, terus terang curhatan itu sering saya lakukan dengan menangis. Malu? Ngapain juga malu, kalau nangis di tempat umum, mungkin iya, hehehe :). Tapi, terkadang menurut saya menangis itu perlu. Orang yang kuat bukanlah orang yang tidak pernah menangis. Justru orang yang “bisa” menangis, sebenarnya dia adalah orang yang kuat. Kenapa saya berkata demikian? Karena dengan menangis, artinya ia mampu menghilangkan ego atau kecongkakannya yang membuat hatinya keras. Makanya tidak heran ada orang bijak mengatakan “menangis itu dapat melunakkan hati yang keras”.

Wah, kok sepertinya semakin melebar ke mana-mana ya. Oke, kembali ke topik.

Dengan selalu mengingat ibroh dari ayat di atas, rasa penyesalan, kekecewaan, ketakutan, kesulitan, dan kegelisahan yang saya alami sedikit demi sedikit dapat tergerus.

Selamat Hari Raya Idul Adha 1431 H

Allahuakbar… Allahuakbar… Allahuakbar… Walillahilhamd!

Gema takbir pagi ini terus berkumandang di mana-mana menandai telah datangnya hari raya Idul Adha 10 Dzulhijah 1431 H. Di Indonesia sendiri terjadi perbedaan mengenai penentuan awal bulan Dzulhijah. Pemerintah menetapkan Idul Adha jatuh pada hari Rabu besok tanggal 17 November 2010. Sementara, sebagian yang lain ada yang sudah merayakannya pada hari ini, Selasa 16 November 2010 sama seperti dengan yang ditetapkan di Arab Saudi dan negara-negara Islam lainnya. Di Bandung sendiri ternyata cukup banyak umat muslim yang mengikuti sholat Idul Adha hari selasa ini, seperti yang saya ikuti di lapangan monumen perjuangan dekat Universitas Padjajaran Dipati Ukur.

Labbaikallahumma labaik!

Sehari sebelumnya, yaitu tanggal 9 Dzulhijjah kemarin, jamaah haji yangberada di padang Arafah sedang melaksanakan salah satu rangkaian haji yangdisebut sebagai puncak atau inti ibadah haji, yaitu wukuf. Dalam ibadah wukuf itu seorang Amirul Haj akan memberikan khutbah kepada para jamaah. Jamaah haji asal Indonesia saat menjalani wukuf juga mendengarkan khutbah dari Menteri Agama selaku Amirul Haj mereka (beritanya dapat baca di sini). Salah satu isi khutbah yang disampaikan beliau, beliau mengingatkan bahwasannya wukuf mempunyai makna sebagai replika kehidupan baru di Padang Mahsyar saat manusia dibangkitkan kembali dari kematian oleh Allah kelak. Saat itu, semua manusia sama di hadapan Allah. Yang membedakan hanya kualitas imannya.

Khutbah haji yang paling bersejarah sepanjang masa adalah khutbah yang disampaikan Rasulullah SAW di padang Arafah saat haji wada’ pada tanggal 9 Dzulhijah 10 H dan diikuti 124.000 jama’ah dari berbagai suku bangsa. Banyak pesan berharga yang beliau sampaikan pada khutbah haji perpisahan saat itu. Di antaranya adalah pesan agar selalu menjaga tali ukhuwah Islamiyah dan berpegang teguh kepada Al-Qur’an dan sunnah beliau yang mana dengan menjalani hidup berdasarkan kedua pedoman itu hidup manusia tidak akan tersesat. Beliau juga menekankan kepada jamaah saat itu agar menghilangkan sikap rasialisme yang sampai saat ini pun masih terjadi. Suatu ras warna kulit merasa lebih baik dari ras warna kulit yang lain atau suatu suku bangsa merasa lebih baik dari bangsa lain. Sesungguhnya, kata Rasulullah, keutamaan seseorang itu diukur dari ketaatannya dan besarnya rasa takutnya kepada Allah SWT. Di akhir khutbah, beliau menyampaikan wahyu Allah QS Al-Ma’idah ayat 3, “Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu ni’mat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu.”

Pada wahyu tersebut Allah menunjukkan bahwasannya Islam adalah agama yang telah sempurna yang di dalamnya sudah mencakup ibadah ritual dan aturan-aturan kehidupan untuk manusia. Berbicara mengenai ketundukan dan ketaatan kepada Allah SWT, pada salah satu ibadah rangkaian haji ini, yaitu Thowaf, di mana jamaah melakukan ritual mengitari ka’bah sebanyak 7 putaran dengan Continue reading

Layanan Email Muslim @bismillah.com

Zaman sekarang siapa netter yang tidak punya akun email? Boleh dibilang, jawabannya tidak ada. Meskipun mungkin jarang menggunakan email untuk berkirim pesan dengan orang lain, seorang netter setidaknya membuat email dengan tujuan agar bisa mendaftar menjadi anggota forum atau jejaring sosial tertentu.

Nah, ternyata eh ternyata, saat ini (wah, saya telat informasi nih… :D) sudah ada layanan email dengan domain yang sangat berbau islam, yaitu @bismillah.com. Ada beragam fitur menarik yang terdapat pada layanan email bismillah.com tersebut. Satu fitur lainnya yaitu fitur direct reply. Maksudnya, di bismillah.com ini membalas email menjadi lebih praktis karena di bawah isi email yang sedang kita buka langsung terdapat form untuk membalas email di mana di dalamnya sudah meng-quote isi email yang mau dibalas.

Inbox email @bismillah.com

Inbox email @bismillah.com

Fitur daftar kontak pada bismillah.com memungkinkan untuk impor (sinkronisasi) dari daftar kontak dari akun email kita yang lain seperti dari Gmail, Yahoo, LinkedIn, dan Hotmail. Jadi, kita tak perlu repot untuk mengisi ulang data teman-teman kita. Tampilan daftar kontaknya pun sangat menarik karena dibuat layaknya buku telepon seperti pada ponsel. Selain data mengenai nama dan alamat email, kita juga bisa menyimpan data-data lainnya dari teman-teman kita meliputi tanggal lahir, alamat rumah, alamat kantor, telepon, dan informasi lainnya.

Pasti penasaran kan siapa yang membuat layanan email bismillah.com. Dengan mencoba menelusuri domain tersebut melalui http://whois.domaintools.com/bismillah.com didapatkan informasi pemilik domain tersebut sebagai berikut:

Bagaimanapun langkah saudara kita ini harus kita apresiasi karena dapat kita manfaatkan dalam meneguhkan identitas kita sebagai seorang muslim di dunia maya. Memang sih, fitur-fitur yang ada di bismillah.com ini mungkin bisa dikatakan tidak berbeda dengan yang disediakan oleh layanan email yang lain pada umumnya. Tapi mantap juga kan kalau alamat email kita di belakangnya ada embel-embel domain “@bismillah.com”. Hal tersebut dapat mempertegas identitas kita juga sebagai seorang muslim di dunia maya. Bagi rekan-rekan muslim sekalian yang tertarik membuat akun dengan domain tersebut dapat mendaftarkan diri di www.bismillah.com/register.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1431 H

Allohuakbar… Allohuakbar… Allohuakbar… Walillahilhamd…!

Setelah melalui satu bulan pembinaan/tarbiyah di bulan Ramadhan, hari ini tibalah kita pada hari kemenangan di hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1431 H. Ramadhan dan hari raya tahun ini terasa spesial karena beberapa ormas Islam terkemuka di negeri ini beserta pemerintah memulai dan mengakhiri puasa Ramadhan secara bebarengan. Aku masih ingat beberapa tahun yang lalu, aku pernah memulai puasa lebih dahulu dan pernah juga berhari raya lebih dahulu dibandingkan keluarga dan teman-teman di sekolah karena mengikuti rukyatul hilal global. Tapi alhamdulillah tahun ini ternyata bisa bebarengan bersama keluarga dan teman-teman.

Ada tradisi yang unik di negeri kita ini setiap menyambut hari raya Idul Fitri. Apalagi kalau bukan mudik dan bersilaturrahim ke keluarga, tetangga, teman-teman, dan rekan-rekan sejawat. Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin inovatif dan canggih, kini budaya itu melebar menjadi saling berkirim ucapan maaf dan selamat hari raya melalui SMS, email, dan yang lagi heboh sekarang ini adalah facebook dan twitter. Bahkan budaya mengirim SMS saat lebaran sepertinya sudah bergeser menjadi ngemention teman di twitter dan nge-wall atau nge-tag di facebook. Terbukti sekarang aku sudah jarang menerima SMS lebaran 😦 (ya mesti aja, lha wong hp-ku lagi bermasalah :p) .

Berbicara tentang silaturrahim, ada sebuah artikel menarik tulisan terbaru Ustadz Abdullah Gymnastiar (Aa’ Gym) di website Eramuslim (klik di sini). Beliau menuturkan bahwasannya silaturrahim itu bukan hanya ditandai dengan saling berbalasan salam tangan atau memohon maaf belaka. Bila mencermati dari asal katanya, yakni shilat atau washl, yang berarti menyambungkan atau menghimpun, dan ar-rahiim yang berarti kasih sayang, maka silaturrahim diartikan sebagai menghubungkan kasih sayang antar sesama. Silaturahim juga bermakna menghubungkan mereka yang sebelumnya terputus hubungan atau interaksi, dan memberi kepada orang yang tidak memberi kepada kita. Dan juga silaturahim ditandai dengan hubungan dengan hati, yakni keluasan hati. Sebagaimana yang disebutkan oleh Rasulullah Saw, bahwa beliau bersabda, “Yang disebut bersilaturahim itu bukanlah seseorang yang membalas kunjungan atau pemberian, melainkan bersilaturahmi itu ialah menyambungkan apa yang telah putus” (HR Bukhari).

Tapi yang pasti silaturrahim tidak hanya dilakukan menunggu hari raya saja. Silaturrahim itu sifatnya kontinu, harus terus dilakukan. Menjaga hubungan persaudaraan dan pertemanan yang sudah terjalin agar tetap tersambung. Rasulullah SAW mengatakan dalam H.R Bukhari dan Muslim, “Barang siapa yang ingin rizkinya diluaskan dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah menghubungkan tali silaturahim.”

Di hari kemenangan ini saya ingin mengucapkan kepada saudara-saudara sesama muslim,

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1431 H

تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ , وَأَحَالَهُ اللَّهُ عَلَيْك

Taqobbalallohu minna waminkum wa ahalahullohu ‘alaik (Semoga Allah menerima (amalan) dari kami dan darimu sekalian dan semoga Allah menyempurnakannya atasmu)

Ilustrasi teh

Banyak Buang Air Kecil Saat Puasa

Mungkin sebagian dari kita sering bertanya dalam hati terheran-heran kenapa sering (ingin) buang air kecil saat puasa. Terutama beberapa menit atau jam setelah sahur. Saya pun demikian. Adakalanya saya dalam sehari bisa berkali-kali buang air kecil setelah sahur.

Kalau begitu terus, tentu saja cukup mengganggu. Bahkan, bisa-bisa kita mengalami dehidrasi karena kekurangan cairan dalam tubuh.

Rasa penasaran itu akhirnya terjawab juga. Jawaban itu saya temukan dari artikel ini. Ternyata fenomena tersebut ada pengaruhnya dari menu yang kita konsumsi saat sahur. Saat sahur kita disarankan untuk menghindari minum teh manis.

Minum teh manis saat sahur boleh-boleh saja, asal jangan terlalu banyak, karena akan membuat kita lebih sering buang air kecil, karena teh itu bersifat diuretika. Yang bagus adalah minum air putih yang cukup pada saat sahur.

Berbicara tentang “diuretika”, sebenarnya saya sendiri nggak tahu (atau lupa ya sudah pernah belajar di SMP/SMA?). Maklum, pelajaran Biologi saya kurang begitu bagus di sekolah dulu, hehehe. Namun, setelah googling dan mencoba mode “saya sedang beruntung” (I’m lucky), saya pun nyasar ke artikel ini. Di artikel tersebut dijelaskan definisi diuretika adalah sebagai berikut:

Diuretika merupakan zat-zat yang dapat memperbanyak pengeluaran kemih (diuresis) melalui kerja langsung terhadap ginjal. Obat-obat lain yang menstimulasi diuresis dengan mempengaruhi ginjal secara tak langsung tidak termasuk dalam definisi ini seperti zat-zat yang memperkuat kontraksi jantung (digoksin, teofilin), memperbesar volume darah (dekstran) atau merintangi sekresi hormon antidiuretik ADH (air, alkohol).

Saya sendiri sejak menghilangkan kebiasaan minum teh atau yang manis-manis saat sahur, frekuensi buang air kecil saya menjadi “normal” lagi. Wallahu a’lam. Yang penting kita harus tetap bersyukur masih bisa buang air kecil. 😀

Siapa Sebenarnya Pembuat Millatfacebook?

Mungkin di antara kita masih ada yang bertanya-tanya siapakah sebenarnya pemilik atau pembuat Millatfacebook, situs jejaring sosial muslim yang menyerupai Facebook itu. Saya sendiri pertama kali mengetahui situs Millatfacebook.com dari sebuah artikel yang dimuat di Eramuslim pada tanggal 29 Mei 2010 dan kemudian juga menemukan artikel yang kurang lebih sama dalam bahasa Inggris dari situs Zahipedia. Kedua situs tersebut menyatakan bahwa Millatfacebook dibuat oleh sekelompok anak muda yang ahli dalam bidang IT dan pemiliknya bernama Usman Zaheer. Tetapi pada hari Kamis kemarin (10/06/2010) kebetulan saya membaca note seorang teman di Facebook yang ternyata salinan dari blog orang lain (saya lupa alamatnya klik di sini), menyatakan kecurigaan terhadap pihak di balik pembuat atau pemilik Millatfacebook ini. Dikatakannya bahwa tidak ada bedanya Millatfacebook dengan Facebook yang dianggap sebagai media dari antek-antek Barat atau Yahudi (CIA & Mossad) untuk mengorek informasi dan mengawasi para member jejaring sosial tersebut, khususnya aktivis muslim. Alasan di balik kecurigaan itu adalah fakta bahwa server situs millatfacebook.com ini berada di USA. Cara mengetahuinya adalah dengan melakukan tracking IP, dengan langkah-langkahnya kurang lebih sebagai berikut:

1. Ping situs millatfacebook.com

Ping millatfacebook.com

Ping millatfacebook.com

2. Dari situ kita bisa mendapatkan IP address dari millatfacebook.com. Selanjutnya kita bisa melakukan tracking IP tersebut dengan memanfaatkan situs ipaddresslocation.org dengan memasukkan IP tersebut pada textfield “IP Locator. Berikut adalah hasilnya:

Lokasi IP Millatfacebook.com

Lokasi IP Millatfacebook.com

Nah, dari hasil tracking tersebut diketahui ternyata server Millatfacebook.com berada di Texas, USA, dan situs ini menggunakan jasa perusahaan Lakota Data sebagai penyedia web hosting-nya. Memang tidak semua perusahaan mengelola website-nya menggunakan web hosting sendiri. Facebook adalah contoh perusahaan yang memiliki web hosting sendiri. Sementara itu, beberapa penyedia jasa web hosting di Indonesia sendiri sebagian juga ada yang server-nya berada di USA. Jika mau ditelusuri, mungkin saja ada juga website Islami lainnya yang menggunakan server dari USA. Setiap orang tentunya memiliki pertimbangan masing-masing dalam memilih web hosting.

Saya ambil contoh website Toko Kesejahteraan Mahasiswa (TOKEMA) milik Koperasi Kesejahteraan Mahasiswa ITB yang beralamat di www.tokema.net (bukan bermaksud promosi lho… :D). Website tersebut menggunakan jasa perusahaan penyedia jasa web hosting Q****s yang berdomisili di Indonesia, akan tetapi server-nya ada di USA. (Untuk mengecek situs lainnya, dapat menggunakan langkah-langkah yang sama seperti yang disebutkan di atas).

Nah, karena sebab itulah (server berada di USA), beberapa orang mencurigai misi terpendam di balik peluncuran Millatfacebook ini. Ada yang menganggap ini buatan Facebook juga, untuk merangkul kaum muslim.

Saya pun yang awalnya hanya membaca informasi ini dari beberapa artikel berita saja, sekarang menjadi penasaran ingin tahu lebih banyak lagi mengenai siapakah sebenarnya “aktor” di balik Millatfacebook ini. Berawal dari sebuah tulisan di situs wikipedia, kemudian saya mendapatkan nama-nama anggota tim pendirinya dan beberapa link ke situs-situs lain yang memberikan informasi lebih banyak mengenai pembuatan Millatfacebook. Mereka adalah Azhar Siddique (seorang advokat), Arslan Ch, Abbas, Imran, Mohsin, dan Salman (sumber: http://www.millatfacebook.com/core-team/). Sedangkan pemiliknya, sebelumnya di awal sempat disebutkan bahwa ia bernama Usman Zaheer, lebih tepatnya ternyata bernama Omer Zaheer Meer. Untuk mengenal lebih dekat dengan beliau, mungkin bisa membaca blognya langsung, yaitu http://omerzaheermeer.wordpress.com/. Membaca beberapa tulisannya dan halaman about-nya dapat diketahui bahwa beliau adalah seorang profesional dalam bidang keuangan dan manajemen. Banyak sekali sertikasi dan pengakuan dari lembaga-lembaga terkait mengenai kapabilitas beliau. Tak heran jika beliau yang memegang kendali perusahaan Millatfacebook ini sekarang. Dalam blog tersebut beliau juga banyak menceritakan mengenai Millatfacebook, meliputi beberapa latar belakang didirikannya, perbandingannya dengan Facebook, hingga berbagai serangan yang dilancarkan oleh CIA dan Israel terhadapnya. Selain blog di wordpress tersebut, beliau juga memberikan informasi mengenai Millatfacebook melalui pengumuman yang akan muncul pada halaman home akun kita dan juga melalui blog di Millatfacebook juga atas nama akun Peace_for_Allah. Orangnya sangat tanggap dalam membalas segala komentar dari kita. Silakan saja langsung tanyakan kepada beliau jika masih penasaran dengan Millatfacebook.

Setelah membaca tulisan-tulisan beliau itu Insya Allah saya pun menjadi semakin yakin bahwa Millatfacebook ini memang dibuat secara ikhlas untuk menyatukan umat muslim di seluruh dunia ini dan menunjukkan bahwa umat muslim pun tidak kalah dalam pengetahuan dan teknologi saat ini. Semoga Allah selalu memudahkan gerak dan langkah kita.

Millatfacebook.com, Situs Jejaring Sosial Muslim Tandingan Facebook

Millatfacebook.com bisa jadi merupakan situs jejaring sosial muslim pertama yang pernah ada. Sebelumnya aku pernah mendengar kabar akan ada situs jejaring sosial muslim beralamat nahnumuslim.com, tapi hingga saat ini situs tersebut belum diisi apa-apa. Namun, saat ini situs jejaring sosial muslim yang ditunggu-tunggu itu akhirnya rilis juga.

Pendirian situs ini dilatarbelakangi oleh munculnya sebuah fan page di facebook bernama “Everybody Draw Mohammed Day!” (EDMD). Kemudian, pemerintah pakistan melalui otoritas telekomunikasinya memblokir situs facebook tersebut. Pada tanggal 20 Mei 2010 yang lalu muncul sebuah ajakan untuk memboikot facebook melalui sebuah fan page yang bernama “AGAINST Everybody Draw Mohammed Day!”. Akhirnya sehari kemudian fan page EDMD tersebut ditutup oleh facebook. Tidak hanya sekali itu muncul grup atau fan page yang menyebarkan kebencian terhadap Islam. Sementara itu, grup-grup yang mengajak persatuan Islam dsb. ditutup oleh facebook.

Akibat perilaku diskriminasi tersebut, maka muncullah niatan dari sekelompok anak muda profesional di bidang IT dari kota Lahore (Pakistan) untuk mendirikan sebuah situs jejaring sosial muslim. Pemilik situs millatfacebook.com, Usman Zaheer, mengatakan bahwa situs jejaring sosial buatan mereka adalah pesaing dari Facebook dan timnya berusaha menempatkan yang terbaik untuk membuat MillatFacebook menjadi salah satu situs sosial yang besar dan sukses di dunia.

Halaman depan millatfacebook.com

Halaman depan millatfacebook.com

Tampak di halaman depan millatfacebook itu terdapat sebuah tagline yang mengatakan “MillatFacebook helps you connect and share with more than 1.57 billion Muslims and Sweet people from other Religions”. Dari tagline tersebut jelas sekali harapan ke depannya MillatFacebook ini dapat menjadi media interaksi di dunia maya bagi umat Muslim dan juga umat agama lain yang tidak memusuhi kaum Muslim.

Millatfacebook memiliki nama, tampilan dan fitur yang sangat mirip dengan Facebook. Tambahan kata “millat” itu sendiri diambil dari bahasa Urdu yang biasa digunakan untuk merujuk kepada negara. Dalam MillatFacebook ini setiap pengguna dapat menuliskan pesan di dinding temannya. Situs ini juga memungkinkan pengguna mengirim foto, email, video, dan juga melakukan chat. Yang agak unik adalah dalam pengaturan profil terdapat isian mengenai diri kita apakah “smoker” & “drinker”. Tapi ada hal yang lebih unik lagi dan menurutku itu keren sekali, yaitu konten Term of Use MillatFacebook tersebut:

Only Terms of using this website are:

1) You must respect Humanity
2) You must respect Believes of all People
3) No Disrespect to anyone

Thanks,

millAtfacebook Team

Saat ini akses terhadap situs MillatFacebook memang terasa sangat lambat, belum secepat facebook. Hal tersebut sudah dikonfirmasi oleh pihak pengembang MillatFacebook. Mereka saat ini sedang melakukan upgrading MillatFacebook. Selama proses itu dilakukan, akses akan berjalan lambat. Sekedar informasi, pengguna MillatFacebook sekarang sudah mencapai angkai 19.000 orang. Termasuk angka yang fantastis untuk ukuran situs yang baru saja lahir.

Menarik untuk menantikan bagaimana sikap resmi facebook terhadap kemunculan situs yang menyerupainya ini. Ada kekhawatiran facebook akan menuntut MillatFacebook dengan alasan plagiasi atau melanggar hak cipta. Tetapi sebenarnya jika kita mengeksplorasinya, kita akan menemukan user experience yang berbeda dari facebook yang sudah kita kenal. Jadi kalau menurutku sih seharusnya MillatFacebook itu bisa dikatakan legal.

Terakhir, yang jelas aku senang sekali ada sebuah situs jejaring sosial muslim yang tidak kalah bagusnya dengan facebook. “Well done guys. You have made a great alternative for the whole Muslim ummah (nation)!”