Ketika Sesuatu Berjalan Tidak Sesuai Rencana

Dalam hidup, tidak jarang diri ini berencana, namun sesuatu yang sudah direncanakan itu, yang sudah dipersiapkan sejak jauh-jauh hari, pada akhirnya berjalan tidak sebagaimana yang diharapkan. Hal seperti ini secara alamiah dapat memberikan dampak psikologis yang negatif.

Sebagai seorang muslim, penting untuk meyakini bahwa di balik itu Allah memiliki rencana lain yang lebih baik. Perasaan kecewa, sedih, mungkin tak bisa terhindarkan. Tapi tak perlu sampai overthinking. Memikirkan hal yang sudah lewat berlarut-larut. Membaca Al-Qur’an bisa menjadi obat untuk menghapus penyakit-penyakit hati dan pikirin yang demikian.

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِين
“Dan Kami turunkan dari Al-Quran suatu yang menjadi obat penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (Al-Isra`: 82)

Sikapi hal tersebut secara positif. Tak perlu berandai-andai hal yang telah lalu, jika begini maka akan begini, jika begitu maka akan begitu. Terkadang dengan tidak tercapainya sesuatu hal tadi, diri bisa lebih fokus kepada hal-hal lain yang lebih penting dalam hidup. Apa yang ada di depan. Tak sedikit cerita kejadian-kejadian seperti ini biasanya justru menjadi titik balik bagi seseorang. Move on. Perbaiki niat dan tujuan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s