Monthly Archives: April 2016

Kirim Paket Motor via Herona Express

Beberapa waktu yang lalu saya mencoba mengirim sepeda motor dari Malang ke Bandung menggunakan jasa ekspedisi via kereta api. Perusahaan jasa expedisi via kereta api ini sebenarnya ada beberapa. Yang populer ada KALOG (anak perusahaan PT. KAI) dan PT. Herona Express.

Saya sempat bingung juga memilih untuk menggunakan jasa perusahaan yang mana. Saya belum ada pengalaman menggunakan jasa keduanya sama sekali sebelumnya. Ngubek-ngubek websitenya, saya tak menemukan informasi yang saya butuhkan mengenai syarat-syarat, prosedur, dan tarif pengiriman. Sempat nemu sih salah satu artikel yang menyebutkan mengenai tarif. Tapi sepertinya sudah tidak up to date karena sudah ditulis lama sekali.

Saya juga bertanya kepada teman yang pernah memaketkan sepeda motor via kereta api. Dia menggunakan jasa Herona Express. Dan pengalamannya cukup bagus.

Akhirnya saya memutuskan untuk menggunakan Herona Express. Pertama saya datang ke kantor Herona Express di Stasiun Malang untuk menanyakan tarif dan syarat-syarat pengiriman. Tarif pengiriman sepeda motor bebek dari Malang ke Bandung adalah Continue reading

Mampu Memahami

Sebenarnya saya memiliki pantangan bercerita mengenai kehidupan orang di blog ini. Tetapi cerita yang dialami teman ini termasuk sesuatu hal yang mungkin agak langka. Saya mencoba untuk tidak bercerita dengan detail, tapi semoga bisa dapat poinnya.

“Jangan sama dia.”

Begitu kata-kata yang diterima oleh calonnya teman saya itu dari teman-temannya. Beberapa minggu yang lalu saya bertemu dengan teman lama saya ini. Lama tak berjumpa, kami saling bercerita kabar masing-masing. Salah satunya, dia bercerita mengenai perjalanannya dalam mencari pasangan hidup.

“Wew, tega sekali teman-temannya. Kenapa mereka sampai bilang gitu mas?” tanya saya padanya.

“Ya sampeyan tahu sendirilah mas, aku orangnya agak freak.”

Jujur, saya terkejut ketika teman saya mengatakan itu. Bertahun-tahun mengenalnya, tak terbersit sedikit pun anggapan seperti itu dari saya dan teman-teman yang lain.

Saya lebih cenderung menyebutnya sebagai seseorang yang cukup unik. Of course in a positive way. Bukankah tiap orang memang punya keunikan masing-masing?

Dia sangat likeable di kalangan teman-temannya. Banyak unexpected things yang dia lakukan atau katakan. Sangat sering kami dibuatnya tertawa. Karena itu saya tidak pernah menyangka kalau dia akan menyebut kata itu atau ada orang lain yang menganggapnya seperti itu.

“Makanya mas, aku bersyukur sekali akhirnya menemukan wanita yang bisa memahami diriku. Walaupun dia diomongi gitu sama teman-teman kantornya, dia cuek saja.”

Di kalangan teman-teman, sudah menjadi rahasia umum bahwa teman saya satu ini cukup gigih perjuangannya dalam mencari pendamping hidup. Beberapa kali patah hati. Pernah ditikung teman sendiri. Bela-belain terbang jauh-jauh dari pulau seberang untuk berkunjung ke rumah wanita yang dikejarnya. Namun sayangnya ia belum bertemu jodohnya.

Beruntunglah dia akhirnya sekarang telah menemukan sosok wanita yang menurutnya bisa memahami dirinya. Itu adalah hal yang paling ia syukuri dari calonnya itu. I’m happy for him. Semoga mereka diberikan kelancaran hingga pernikahannya nanti.

 

 

Internetan di Malaysia dengan Hotlink

Beberapa waktu yang lalu saya sempat stay selama kurang lebih 2 minggu di Kuala Lumpur untuk suatu keperluan. Karena durasi stay yang terbilang cukup lama, saya pun membeli SIM card lokal agar bisa berkomunikasi lebih hemat selama di sana. Yang saya butuhkan tentu saja lebih kepada komunikasi online sebenarnya.

SIM card yang saya gunakan selama di Kuala Lumpur itu adalah Hotlink, sebuah brand kartu prabayar dari Maxis. Sebelumnya saya biasa menggunakan DiGi tiap kali ke Malaysia (itupun kalau memang terpaksa harus membeli SIM card). Kali ini saya ingin mencoba yang lain. Saya membeli SIM card Hotlink ini di kedai telekomunikasi yang ada di depan pintu keluar kedatangan internasional KLIA2.

baca juga : Internetan di Malaysia dengan DiGi

Harga SIM card-nya adalah RM30, dengan balance sebesar RM25. Pulsa tersebut langsung saya belikan paket internet 500MB+500MB untuk masa aktif 30 hari. Tarifnya adalah RM20.

paket-internet-hotlink

Daftar paket internet yang disediakan oleh Hotlink

Terbilang mahal banget sih kalau dibandingkan dengan tarif internet di Indonesia. SIM card Hotlink ini sudah support 4G btw. Internetnya pun laju sangat (bahasa Melayu untuk mengatakan cepat, hehehe). Dengan kuota sebesar itu kalau untuk pemakaian sehari-hari yang mengandalkan mobile internet, jelas sangat kurang. Namun, bagi saya, kuota sebesar itu sudah cukup untuk mengcover saya sewaktu lagi di jalan.

Screenshot_2016-03-08-20-55-38_com.android.phone (2)

Berlangganan paket 500MB+500MB

Bagaimana registrasinya? Dial number yang harus dihafal terus adalah *100#. Dari situ akan muncul berbagai macam menu. Salah satunya adalah menu untuk berlangganan internet dan mengecek sisa pulsa. Kalau ingin shortcut, bisa menekan *100*2*2# untuk melihat daftar paket internet dan menekan *100*2*1# untuk melihat status dan sisa kuota internet.

daftar menu hotlink

Menu utama *100#

Ingin informasi lebih detail mengenai Hotlink, langsung kunjungi websitenya saja ya di sini.