Dua Puluh Dua Tahun

Dua puluh dua tahun aku berdiri
Dua puluh dua tahun adalah pertanda kedewasaan diri

Panjangnya usia tiada guna
Jika tak memberikan inovasi
Panjangnya usia sungguh durhaka
Jika tak mengabdi dan berbakti
Panjangnya usia kan sia-sia
Jika tak beribadah kepada Ilahi

Alangkah syukurnya diri ini
Mendapat kesempatan dari Ilahi tuk bernafas hingga detik ini
Alangkah sedihnya diri ini
Sangat sedikit amal kebajikan dan kontribusi di kehidupan ini

Sisa hidup tiada yang tahu selain Sang Mahakuasa
Detik demi detik waktu sungguh berharga
Tuk goreskan tinta di kehidupan dunia

[Dhito – 4 Maret 2011]

2 thoughts on “Dua Puluh Dua Tahun

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s