Category Archives: Informasi

Mendadak Libur

Hari ini tadi ada pengumuman yang benar-benar mendadak. Tapi sekali lagi, the power of social network mampu membuktikan dirinya sebaga sumber informasi tercepat pada zaman ini. Hari ini adalah hari sabtu, dan kegiatan akademik di kampus tentu saja libur. Tapi siapa yang menyangka, beberapa pimpinan ITB pagi ini melakukan rapat dan memutuskan untuk mengikuti pemerintah yang meliburkan (baca: cuti bersama) hari kerja PNS pada hari Senin, 16 Mei 2011.

Ini dia pemberitahuan resmi dari perwakilan pimpinan ITB melalui milis dosen:

Rekan-rekan ysh,
Berdasarkan rapat pimpinan ITB terbatas pagi ini,
diputuskan bahwa semua kegiatan akademik ITB
pada tanggal 16 Mei diliburkan.

Semua jadwal ujian pada hari Senin 16 Mei tsb,
secara umum dipindahkan ke hari Selasa, 24 Mei.
Saat ini sesuai jadwal 23 Mei adalah hari terakhir UAS.

Meskipun begitu, masing-2 Fak/Sek dipersilahkan
kalau diperlukan dan memungkinkan memindahkan ujian-2
pada Senin 16 Mei tsb ke beberapa hari yg dianggap
lebih sesuai sesuai kesepakatan di Fak/Sek masing-2.

Kami sangat berterima kasih seandainya teman-2
juga dapat turut menginformasikan hal ini ke dosen,
mhsw dan PNA di lingkungan Fak/Sek masing-2.

Best Wishes,

Hasanuddin Z. Abidin

16 Mei 2011

16 Mei 2011

Benar-benar pengumuman yang sangat mendadak. Keputusan mendadak dari ITB seperti ini wajar terjadi karena dari berita yang saya baca keputusan pemerintah sendiri baru keluar saat Jumat sorenya. Hari Senin tanggal 16 Mei 2011 tersebut menurut kalender memang ‘hari kecepit nasional’ karena Selasanya merupakan tanggal merah (hari raya Waisak). Nah, alasan pemerintah mengeluarkan keputusan itu adalah “dalam rangka efisiensi dan efektivitas hari kerja, hari libur dan cuti bersama, dipandang perlu ditata kembali pelaksanaannya”. Padahal dengan keluarnya keputusan mendadak seperti ini malah jadi tidak efektif menurut saya. Jadwal yang sudah direncanakan jadi kacau.

Untuk di dunia perkampusan, coba bayangkan jika pengumuman ini tidak sampai ke mahasiswa. Mahasiswa telah belajar mati-matian untuk UAS, tapi saat datang di hari Senin-nya yang didapati hanya kekecewaan saja karena kegiatan akademik diliburkan. Dari yang saya amati di jejaring sosial pun, beberapa mahasiswa tampak kecewa karena UAS hari senin dibatalkan padahal mereka sudah menyiapkan diri. Selain itu ada yang beralasan bahwa mereka harus segera menyiapkan diri untuk kerja praktek (KP) di akhir Mei, bahkan ada yang sudah beli tiket pesawat menuju tempat KP setelah UAS senin hari itu selesai.

Kebetulan saya sendiri ada UAS hari Senin itu. Tapi karena lobi teman-teman 2008 (yang memang punya kepentingan untuk KP), akhirnya UAS tetap terlaksana hari Senin di lab tempat dosen. Sebenarnya antar sedih dan senang tentang keputusan ini. Senang karena penderitaan akan cepat selesai, tapi sedih karena belum menyiapkan diri benar-benar buat UAS besok lusa :).

Kocak, Trofi Copa Del Rey Jatuh dan Terlindas Bus

Ada kejadian unik saat Real Madrid melakukan pawai perayaan atas gelar juara Copa Del Rey yang baru saja mereka peroleh. Trofi Copa Del Rey yang mereka raih itu terpaksa harus direlakan karena trofi tersebut rusak setelah “dijatuhkan” Sergio Ramos dari atas bus yang mengangkut para pemain Real Madrid dalam pawai kemenangan.

Walaupun kejuaraan yang dimenangkan hanya sekelas Copa Del Rey, Real Madrid menyambut kemenangan itu dengan penuh euforia. Maklum, terakhir kali Real Madrid menjuarai turnamen ini adalah pada tahun 1993 atau 18 tahun yang lalu. Selain itu, gelar terakhir yang mereka raih juga terjadi 3 tahun yang lalu.

Jadi, ceritanya malam hari setelah pertandingan final, Real Madrid langsung mengadakan penyambutan besar-besaran bersama para suporternya di kota Madrid. Dalam pawai itu para pemain Real Madrid diangkut dengan menumpang di atas bus sambil memamerkan trofi Copa Del Rey. Dalam video yang diunggah di Youtube, Sergio Ramos, bek Real Madrid asal Spanyol, terlihat hendak menurunkan trofi. Malangnya, trofi tersebut ternyata malah terjatuh. Begitu terjatuh, trofi tersebut langsung dilindas oleh bus Real Madrid itu. Selanjutnya sudah bisa ditebak, kondisi trofi itu pun menjadi rusak dan terdapat beberapa bagian yang patah. Untungnya, pembuat trofi Copa Del Rey mempunyai cadangan replika trofi tersebut. Keesokan paginya, trofi tersebut langsung diserahkan kepada Real Madrid.

Sumber: Goal.com Indonesia [1 2]

[INFO] Titian Karir Terpadu ITB April 2011

Beberapa hari yang lalu saya dapat info dari milis. Kabarnya April ini, tepatnya tanggal 1-3 atau seminggu sebelum wisuda ITB April, akan diadakan Titian Karir Terpadu kembali. Biasanya kegiatan titian karir ini kan diadakan setiap bulan Oktober, yakni seminggu menjelang acara wisuda ITB Oktober. Namun, mulai 2011 ini, acara Titian Karir ITB akan diadakan sebanyak 2 kali dalam setahun, yakni setiap bulan April dan Oktober menjelang acara wisuda.

Info lengkap mengenai kegiatan Titian Karir Terrpadu ITB April 2011 adalah sebagai berikut (disarikan dari yang saya dapat dari milis):

Waktu :  1 – 3 April 2011

Tempat : Aula Barat & Aula Timur ITB

Organizer :  ITB Career Center

Detail

Mulai tahun ini, Titian Karir Terpadu akan dilaksanakan 2 kali dalam setahun yaitu di bulan April & Oktober.

4 Aktivitas Titian Karir Terpadu ITB:

  1. Pembukaan: tanggal 1 April 2011 jam 08.00 – selesai
  2. Pameran Industri: tanggal 1 – 3 April 2011 mulai jam 09:00 – 17:00 WIB bertempat di Aula Barat & Aula Timur ITB. Tersedia lebih dari 50 lowongan pekerjaan dari 33 perusahaan yang ikut berpartisipasi dalam acara tersebut. Titian Karir Terpadu ITB April 2011 diikuti oleh: Astra International; Pamapersada Nusantara; United Tractors; Krakatau Engineering; Formulatrix; Jaya Konstruksi; Aplikanusa Lintas Arta; BNI; PT. Pelindo III; Schlumberger; Indocreative Indonesia; Saptaindra Sejati; Bursa Efek Indonesia; PT. Sulzer Turbo Services Indonesia; Prima Vista, Bank Bukopin Tripatra; Syariah Bukopin; Accenture; Schott Igar Glass; Triputra, Nestle; Thiess; Total E&P Indonesie; PT. Jati Sungkai; Trakindo; Bank DBS; Bank Mandiri; XL Axiata; ConnocoPhillips; Multipolar; PT. PTI; Artajasa
  3. Presentasi Perusahaan: tanggal 1 – 3 April 2011 mulai jam 09:00 – 17:00 WIB bertempat di Aula Barat & Aula Timur ITB.
  4. Pelatihan: jadwal akan diinformasikan segera.   Acara ini di sponsori oleh: Astra International, United Tractors, Pamapersada Nusantara, Total E&P Indonesie dan Tripatra Engineering Indonesia.

Nah, buat teman-teman pejuang pencari kerja (termasuk saya nih), jangan lewatkan acara ini ya, dan persiapkan segala sesuatunya dengan sebaik-baiknya! Semoga bisa mendapatkan pekerjaan yang diinginkan :D.

 

Khutbah Jumat Amien Rais di Salman-ITB

Aku terkejut saat bapak Amien Rais tiba-tima menjadi khatib khutbah Sholat Jumat hari ini tadi. Aku baru ingat kalau hari ini ada acara Konferensi Energi Nasional Mahasiswa Indonesia (KENMI) yang diadakan di ITB dan mengundang Pak Amien sebagai salah satu pembicaranya. Namun, aku tidak menyangka kalau beliau juga mengisi khutbah Jumat di Masjid Salman. Aku merasa beruntung sekali bisa mengikuti khutbah Jumat oleh beliau karena beliau merupakan sosok negarawan yang saya kagumi :D.

Poin-poin yang beliau bahas dalam khutbah Jumat ini antara lain fenomena revolusi yang tengah terjadi di Timur Tengah, bagaimana umat Islam di Indonesia harusnya bersikap, hingga ajakan beliau untuk memperbaiki akhlak kita sebagai umat Islam. Hal yang paling saya ingat dari perkataan beliau adalah (kurang lebih redaksinya seperti berikut) “Jika Islam adalah lagu, maka lagu itu adalah lagu yang sangat bagus. Namun, penyanyinya tidak mampu menyanyikannya dengan baik sehingga terlihat lagu itu begitu buruk”. Seperti itulah beliau menganalogikan umat Islam sekarang.

Sehabis sholat Jumat, beliau meluangkan waktunya untuk berdialog dengan jamaah Sholat Jumat dengan memberikan 3 kesempatan pertanyaan dari jamaah. Jamaah yang hadir pun begitu antusias dalam mengikuti diskusi dengan beliau itu.

Dialog Jumat

Dialog Jumat

Bagi yang ingin mendengarkan isi khutbah dan diskusi beliau, bisa mengunduh file mp3 di bawah ini (ukurannya lumayan gede sih, 33 MB). Oiya, seperti biasa, cara mengunduhnya adalah klik link download di bawah ini, ubah ekstensi file-nya dari doc menjadi zip, lalu ekstrak deh. 😀

khutbah & dialog jumat amin rais

Mengapa Bangsa Asia Kalah Kreatif dari Bangsa Barat?

Lagi-lagi saya dapat info menarik dari Pak Rinaldi melalui note yang beliau tulis di Facebook yang kata beliau merupakan hasil share dari milis. Isinya tentang tulisan Profesor Ng Aik Kwang, owner dari The Idea Resort, pada buku yang dikarangnya, Why Asians Are Less Creative Than Westerners (2001), bercerita mengenai bagaimana paradigma yang terbentuk dan metode pendidikan di sebagian besar bangsa Asia yang menyebabkan mereka (kita lebih tepatnya ^_^) menjadi kalah kreatif dibandingkan bangsa Barat. Bukunya memang sudah lama (tahun2001), dan mungkin sudah banyak yang membacanya, tapi tidak ada salahnya saya share di sini juga karena ada seorang sahabat pernah berkata kepada saya: “Jangan pernah bosan untuk selalu menerima ilmu walaupun engkau sudah pernah mendengarnya 1000 kali, karena bisa jadi engkau akan benar-benar paham ketika mendengarnya untuk yang ke-1001 kali”.

Ini dia tulisan beliau yang cukup provokatif dan pantas untuk direnungkan:

Prof. Ng Aik Kwang dari University of Queensland, dalam bukunya “Why Asians Are Less Creative Than Westerners” (2001) yang dianggap kontroversial tapi ternyata menjadi “best seller”. (www.idearesort.com/trainers) mengemukakan beberapa hal tentang bangsa-bangsa Asia yang telah membuka mata dan pikiran banyak orang:

1. Bagi kebanyakan orang Asia, dalam budaya mereka, ukuran sukses dalam hidup adalah banyaknya materi yang dimiliki (rumah, mobil, uang dan harta lain). Passion (rasa cinta terhadap sesuatu) kurang dihargai. Akibatnya, bidang kreativitas kalah populer oleh profesi dokter, lawyer, dan sejenisnya yang dianggap bisa lebih cepat menjadikan seorang untuk memiliki kekayaan banyak.

2. Bagi orang Asia, banyaknya kekayaan yang dimiliki lebih dihargai daripada CARA memperoleh kekayaan tersebut. Tidak heran bila lebih banyak orang menyukai cerita, novel, sinetron atau film yang bertema orang miskin jadi kaya mendadak karena beruntung menemukan harta karun, atau dijadikan istri oleh pangeran dan sejenis itu. Tidak heran pula bila perilaku koruptif pun ditolerir/diterima sebagai sesuatu yg wajar.

3. Bagi orang Asia, pendidikan identik dengan hafalan berbasis “kunci jawaban” bukan pada pengertian. Ujian Nasional, tes masuk PT dll semua berbasis hafalan. Sampai tingkat sarjana, mahasiswa diharuskan hafal rumus-rumus Imu pasti dan ilmu hitung lainnya bukan diarahkan untuk memahami kapan dan bagaimana menggunakan rumus-rumus tersebut.

4. Karena berbasis hafalan, murid-murid di sekolah di Asia dijejali sebanyak mungkin pelajaran. Mereka dididik menjadi “Jack of all trades, but master of none” (tahu sedikit sedikit tentang banyak hal tapi tidak menguasai apapun).

5. Karena berbasis hafalan, banyak pelajar Asia bisa jadi juara dalam Olimpiade Fisika, dan Matematika. Tapi hampir tidak pernah ada orang Asia yang menang Nobel atau hadiah internasional lainnya yang berbasis inovasi dan kreativitas.

6. Orang Asia takut salah (KIASI) dan takut kalah (KIASU). Akibatnya sifat eksploratif sebagai upaya memenuhi rasa penasaran dan keberanian untuk mengambil risiko kurang dihargai.

7. Bagi kebanyakan bangsa Asia, bertanya artinya bodoh, makanya rasa penasaran tidak mendapat tempat dalam proses pendidikan di sekolah.

8. Karena takut salah dan takut dianggap bodoh, di sekolah atau dalam seminar atau workshop, peserta jarang mau bertanya tetapi setelah sesi berakhir peserta mengerumuni guru/narasumber untuk minta penjelasan tambahan.

Dalam bukunya Profesor Ng Aik Kwang menawarkan beberapa solusi sebagai berikut:

1. Hargai proses. Hargailah orang karena pengabdiannya bukan karena kekayaannya.

2. Hentikan pendidikan berbasis kunci jawaban. Biarkan murid memahami bidang yang paling disukainya.

3. Jangan jejali murid dengan banyak hafalan, apalagi matematika. Untuk apa diciptakan kalkulator kalau jawaban utk X x Y harus dihafalkan? Biarkan murid memilih sedikit mata pelajaran tapi benar-benar dikuasainya.

4. Biarkan anak memilih profesi berdasarkan PASSION (rasa cinta) nya pada bidang itu, bukan memaksanya mengambil jurusan atau profesi tertentu yang lebih cepat menghasilkan uang.

5. Dasar kreativitas adalah rasa penasaran berani ambil resiko. AYO BERTANYA!

6. Guru adalah fasilitator, bukan dewa yang harus tahu segalanya. Mari akui dengan bangga kalau KITA TIDAK TAHU!

7. Passion manusia adalah anugerah Tuhan..sebagai orang tua kita bertanggung-jawab untuk mengarahkan anak kita untuk menemukan passionnya dan mensupportnya.

Mudah-mudahan dengan begitu, kita bisa memiliki anak-anak dan cucu yang kreatif, inovatif tapi juga memiliki integritas dan idealisme tinggi tanpa korupsi.

Dari poin di atas saya paling suka dengan poin yang mengatakan “Jack of all trades, but master of none” (tahu sedikit sedikit tentang banyak hal tapi tidak menguasai apapun). Terus terang saya setuju sekali dengan pemikiran itu. Sejak pendidikan sekolah, kami dituntut untuk mengerti banyak hal, tapi tidak dituntut untuk menjadi master salah satunya. Namun, kadang-kadang saya berpikir, jangan-jangan kita sebenarnya dituntut untuk menjadi master di semua bidang. Hmm… suatu tuntutan yang mungkin boleh saya bilang tidak logis jika itu benar adanya.

Saya jadi teringat dengan wejangan yang diberikan Mas Narenda (baca di sini) saat kuliah tamu Kriptografi. Ketika itu, beliau mengatakan carilah bidang ilmu spesifik di ranah kita (Informatika) yang kita sukai dan jadilah “the best” di bidang itu. Kemudian, beliau mengambil contoh ada seseorang (saya lupa persisnya) yang sangat menguasai pemrograman low level yang bersentuhan dengan hardware di mana di dunia ini konon tidak ada orang yang sejago dia. Akhirnya, dia direkrut sebuah perusahaan di Jerman dan digaji dengan nominal yang sangat luar biasa (saya juga lupa berapa persisnya).

Apa yang bisa saya ambil dari kisah itu? Di bidang Informatika yang menurut kita (atau mungkin hanya saya saja :)) sudah spesifik, ternyata masih ada cabang ilmu yang jauh lebih spesifik lagi yang perlu saya gali lagi di mana sebenarnya keahlian dan passion saya. Dan sambil mencanangkan target: SAYA HARUS BISA MENJADI MASTER DI BIDANG ITU!

Serupa dengan pernyataan “Jack of all trades, but master of none”, saya juga jadi teringat omongan salah seorang dosen kuliah saya yang pernah mengenyam pendidikan di Australia dan Perancis. Setelah menjalani kehidupan di kedua negara itu, beliau menyadari ada perbedaan antara orang Indonesia dengan orang-orang di Barat itu yang cukup mencolok dalam hal melakukan suatu pekerjaan. Orang Indonesia cenderung suka melakukan pekerjaan secara multitasking. Mungkin seperti peribahasa: “Sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui”. Padahal, ujung-ujungnya hasil yang diperoleh cuma setengah-setengah (tidak maksimal). Beda dengan orang Barat, yang ketika mengerjakan sesuatu, mereka akan benar-benar fokus dengan pekerjaan itu agar hasilnya maksimal.

Yah, ini hanya sekedar opini dari saya hasil kutipan dari dosen-dosen saya di kelas. Saya sendiri belum pernah pergi ke luar negeri. Jadi, sebenarnya saya tidak layak untuk membanding-bandingkan antara Indonesia, Asia, atau Barat. Tapi, jika ada yang lebih baik, kenapa kita tidak belajar dari mereka dan meninggalkan hal yang buruk itu?

Why Asians Are Less Creative Than Westerners

Penjelasan Resmi dari Kepala K3L ITB Soal Pembakaran Kampus

Sore ini ketika aku lagi membuka facebook, tiba-tiba ada postingan note dari akun Pak Rinaldi Munir, dosen Informatika ITB, yang sepertinya diperoleh dari milis dosen yang isinya kurang lebih semacam klarifikasi resmi dari rektorat, yang disampaikan oleh Ketua UPT K3L ITB.

Berikut ini isinya:

Bapak2 dan Ibu2 dosen yth,

Kami sampaikan kronologis kejadian yng sebenarnya:

1 ) Pada hari Rabu tanggal. 16 Februari 2011 pukul.02.15 wib Satpam menerima laporan bahwa ada api di Labtek V lantai II Informatika, setelah diperiksa ternyata

sumber api adalah sebuah tong sampah dan Satpam melihat kejadian tersebut segera memadamkan api dengan cara menyiramkan air menggunakan ember yang berada di kamar mandi sebelah.

2 ) Pada pukul.02.30 Wib (16Feb), tim keamanan saat berpatroli

melihat adanya kepulan asap dari dalam Labtek VIII lantai 1, setelah diperiksa

sumbernya ternyata sebuah keranjang sampah dan kloset duduk di dalam W.C umum sudah terbakar, melihat kejadian tersebut Satpam segera memadamkan api yang tersisa dengan menyiramkan air menggunakan ember yang berada di wc sebelah.

3 ) Pada pukul.14.30 wib (16 Feb) ada laporan dari Dit SP bapak Dedi Sopandi bahwa ada tong sampah kecil terbakar disamping gedung Comlab, namun setelah diperiksa ternyata sudah dibersihkan oleh cleaning service.

4 ) Pukul. 06.00 wib (16 Feb), satpam menemukan blower yang berada di wc wanita gedung TVST lantai bawah sudah terbakar.

5 ) Tgl 17 Feb, jam 21.OO ditemukan kejadian tombol Lift di Labtek 8 dibakar

6 ) Mengenai kepala babi, kami sudah mendapatkan klarifikasi dari mahasiswa sbb:

Pada hari Jumat 11Feb mahasiswa fsrd melakukan pesta syukuran pesta seni 2010, dan sisa kepala babi bakar yg tersisa. Ide iseng adalah menggantungkannya di jembatan antara Labtek 5 dan 6. Penempatan kepala babi adalah tersembunyi/tertutup tanaman sehingga diketahui tgl 16feb dan sudah berbau busuk. Jadi antara kepala babi dan kebakaran BUKAN kejadian yg berhubungan.

7 ) ITB melaporkan kepada Polsek coblong tgl 16 feb pukul 20.00 ttg kejadian ini

8 ) tgl 16 feb pukul 21.00 pihak kepolisian sektor coblong melakukan olah TKP

9 ) Tgl 17 feb pukul 10 Kapolres dan jajaran Polda mendatangi kampus utk mencari tahu akar permasalahan

10) Tgl 17 Feb pukul 15 pihak KM dan himpunan/unit bertemu dg WRSO, WRAM,ketua LK, kepala UPT K3L, Dir SP di annex ccar membicarakan hal yg terjadi. Pihak ITB meminta mahasiswa utk membantu dg memberitahukan setiap gerak gerik mencurigakan di itb

11) Saat ini tiap malam mulai kemarin malam ada operasi khusus beranggotakan 14 orang melakukan patroli secara random dan kami sendiri menjaga di itb sampai dini hari.

Kami menghimbau kpd segenap bapak2 dan ibu dosen yth, utk waspada, sama2 menjaga, keamanan adalah milik bersama.. Caranya adalah:

1) Apabila ada orang yg tak dikenal berada di lingkungan kita segera menghub 022 250 0204 dg gambaran: ciri2 orang, lokasi atau langsung sms ke no HP kami. Harman ajiwibowo 081321856556

2) Mohon agar setelah jam 23 meminta mahasiswa tidak lagi ada di kampus kecuali penelitian dg ijin dari wrso

3) Mohon bersama2 saling mengingatkan utk mematuhi peraturan ITB, mematuhi rambu lalin

4) Saling menghormati antara pengguna kampus..

Yg penting sekarang adalah waspada, ”Citizen Awareness”

Terimakasih

Harman Ajiwibowo

Ka UPT K3L

Nah, yang jelas, sejak adanya kasus pembakaran ini, sekarang izin berkegiatan di dalam kampus cuma diperbolehkan hingga pukul 23.00 saja, kecuali bagi mahasiswa TA yang mengerjakan TA di lab-lab. Bagi mahasiswa, unit, atau himpunan yang mengadakan kegiatan hingga di atas jam tersebut wajib mengajukan surat izin kepada K3L itu.

Heboh Teror di Kampus ITB

Setidaknya ada 2 kejadian besar di ITB hari ini yang membuat massa kampus ITB terkejut, heran, takut, waswas, dan marah (atau ada yang malah senang?).

Pertama, pembakaran dan perusakan toilet. Toilet yang jadi korbannnya adalah toilet lantai 1 labtek VIII (gedung Elektro – FMIPA) dan toilet TVST. WC yang ada di labtek VIII itu kondisinya hancur total dan kondisi langit-langit dan dinding kamar mandi itu adalah menjadi berwarna hitam. Dugaan kuat sementara cara perusakannya dilakukan dengan peledakan. Tempat yang jadi objek pembakaran lainnya (tapi bukan toilet) adalah depan lift lantai 2 Labtek V (gedung IF – FTI). Selain itu, beberapa tempat sampah juga menjadi objek pembakaran yang dicurigai sebagai objek uji coba sebelum pembakaran atau peledakan sesungguhnya. Bahkan, kabar yang aku terima dari akun twitter @boulevarditb, kata satpam-satpam di kampus, percobaan pembakaran itu sudah dilakukan dua kali sebelumnya, yaitu di tempat sampah area gedung mekanika tanah dan gedung labtek VIII dasar.

Kedua, adalah penggantungan kepala babi. Hanya saja berita terbaru dari yang aku baca dari akun twitter @boulevarditb, yang notabene adalah surat kabar mahasiswa ITB, katanya kasus penggantungan kepala babi dan pembakaran dan pengrusakan itu adalah kejadian yang berbeda pelakunya. Kabarnya kasus ini hanyalah perbuatan iseng anak FSRD saja yang menggantungkan kepala babi sehabis acara syukuran panitia Pasar Seni 2010 yang diadakan pada Jumat malam sebelumnya (11 Februari 2011). Ada pula yang mengatakan motif anak FSRD itu melakukan perbuatan itu didasari motif sebagai bentuk protes atas pemilihan Dekan FSRD yang baru yang masih menyisakan sedikit kontroversi.

Kasus teror yang terjadi di ITB ini ternyata diangkat juga di forum Kaskus oleh Gurun Nevada, yang merupakan adik angkatanku di jurusan. Sempat bertahan lama di puncak forum Lounge karena banyak anak ITB yang ikut nimbrung di sana dan orang-orang luar yang penasaran tentang kasus di ITB ini.

Kabar terbaru yang aku dapat dari jejaring sosial twitter malam ini, kabarnya ada kebakaran lagi di labtek VIII, tepatnya panel lift labtek itu yang dibakar. Masya Allah… nekad benar si pelaku. Belum sampai sehari kasusnya, sudah bikin aksi lagi. Jam kejadiannya pun belum terlalu larut juga, masih sekitar jam 9 malam ini. Ckckck.

Nah, inilah foto-foto objek-objek teror di ITB itu (sebagian besar diambil dari thread Kaskus tersebut dan ada juga foto dari aku):

Kepala babi yang digantung (sumber: http://plixi.com/p/77754688)

Kepala babi yang digantung (sumber foto: http://plixi.com/p/77754688)

Percobaan pembakaran (sumber: http://bit.ly/h7GXGj)

Percobaan pembakaran (sumber foto: http://bit.ly/h7GXGj)

WC di labtek VIII yang hancur (sumber foto: http://bit.ly/h7GXGj)

WC di labtek VIII yang hancur (sumber foto: http://bit.ly/h7GXGj)

Toilet labtek VIII (sumber foto: http://bit.ly/h7GXGj)

Toilet labtek VIII (sumber foto: http://bit.ly/h7GXGj)

Lantai 2 Labtek V

Lantai 2 Labtek V

WC di TVST (sumber foto: http://bit.ly/h7GXGj)

WC di TVST (sumber foto: http://bit.ly/h7GXGj)

panel lift Labtek VIII yang dibakar (sumber foto: http://bit.ly/h7GXGj)

panel lift Labtek VIII yang dibakar (sumber foto: http://bit.ly/h7GXGj)