Belajar Bareng vs Sendirian

Walaupun sudah nggak kuliah lagi, saya masih suka belajar — masih di bidang saya, yakni Information Technology — terkait knowledge baru yang belum pernah diajarkan di kuliah atau mendalami topik yang sebelumnya sudah diajarkan namun kurang begitu mendalam. Maklum, bidang yang saya geluti ini memang termasuk yang begitu cepat perkembangannya. Selain itu juga karena tuntutan pekerjaan juga. Saya harus up to date terhadap perkembangan teknologi informasi terkini agar solusi yang kami tawarkan untuk proyek yang sedang kami kerjakan tetap relevan dan yang terbaik.

Terasa sekali bedanya dengan belajar di kuliah dan di luar kuliah. Di dalam kuliah kurikulum belajar kita sudah tersistematis, jadi kita tinggal mengikuti saja apa yang ada dalam silabus. Kita juga masih menerima materi secara langsung dari dosen. Kalau tidak mengerti, bisa berdiskusi langsung kepada sang dosen baik di dalam maupun di luar kelas. Yang paling enak tentu saja ada banyak teman yang bisa diajak belajar dan berdiskusi bareng. Ujung-ujungnya kita bisa menyerap ilmu lebih mudah dan cepat.

Salah satu momen kuliah (coba cari saya di mana :D)

Salah satu momen kuliah (coba cari saya di mana :D) *

Nah, di kehidupan pasca kuliah ini kesempatan belajar bersama itu mahal, alias hampir susah kita dapatkan. Setiap orang punya kesibukan atau interest masing-masing. Dan nggak semuanya punya waktu luang yang sama. Alhasil saya lebih banyak belajar sendiri.

Untuk menyiasatinya saya ikutan kuliah yang ditawarkan Coursera. Sayangnya saya belum pernah berhasil tamat. Paling banter sejauh ini cuma bisa mengikuti separuh kuliah. Kendalanya memang soal waktu dan akses internet sih. Materinya kan disampaikan lewat video. Sementara saya di rumah hanya mengandalkan akses internet dari HP yang kuota paket internetnya lebih banyak berlaku untuk dini hari hingga pagi hari saja.

Sejujurnya saya masih mencari terus tips untuk belajar yang efektif di Coursera ini agar bisa mengikuti sampai akhir. Sayang sekali jika Coursera ini tidak dimanfaatkan. Kuliahnya bagus-bagus. Mungkin ada yang sudah pernah berhasil tamat? Boleh dibagi dong tipsnya hehe.

Selain lewat Coursera, saya juga ikut milis-milis atau grup-grup di social media terkait topik yang menjadi interest saya, seperti OpenNLP, Big Data, dan beberapa bahasa pemrograman. Memang tidak mungkin jika kita ikuti semua pembahasan yang terjadi. Biasanya saya baca secara berkala saja dan sengaja alokasikan waktu untuk mengikuti pembahasan yang terjadi.

Yang paling susah dari belajar sendiri itu adalah menjaga motivasi dan konsistensi. Untungnya sejak sebulan yang lalu di kantor ada inisiatif untuk membuat sharing session tiap hari Jumat. Kami bergantian sharing ilmu mengenai teknologi terbaru atau topik-topik lain yang relevan dengan pekerjaan kami.

Belajar sendiri itu memang tidak mudah. Tapi sebenarnya yang paling penting adalah menjaga kemauan untuk terus belajar itu. Sering saya lihat orang menjadikan usia dan tidak adanya waktu sebagai alasan pembenaran untuk malas belajar.

*) foto diambil dari blog Pak Budi Rahardjo

4 thoughts on “Belajar Bareng vs Sendirian

  1. Ismail Sunni

    Baru namatin 2 mata kuliah. Yang satu terlalu gampang/ringan (ndak sesuai perkiraan:)) Yang satu lagi cuman quiz buat penilaian (walau susah).

    Disiplin alokasi waktu sih + 1 matkul saja per rentang waktu. Misal satu-dua jam tiap hari jumat malam musti fokus ke Coursera (terutama assignmentnya). Tapi ya, ndak disiplin juga aku :v banyak yang mangkir

    Like

    Reply
  2. dediwiyanto

    sama saya juga belum ada yang selesai🙂
    saya sampai googling dengan kata kunci grup whatsApp coursera, dan sepertinya nihil, hehe
    tapi ketemu dengan blog2 yg sharing ttg pengalamannya belajar coursera, sepertinya ini bisa jadi ‘peluang’ untuk membuat komunitas ‘belajar bareng’

    salam kenal ^^

    Like

    Reply
    1. otidh Post author

      Salam kenal juga mas🙂

      Untuk beberapa course sebenarnya mereka juga membuat grup diskusinya di gplus. Kadang2 di sana ketemu jg sesama orang Indonesia. Betul… kalo ada komunitasnya, jd lebih semangat ngikutin course-nya sampai selesai hehe.

      Liked by 1 person

      Reply
  3. arip

    Suka sama humaniora, dan keren semuanya lengkap ada di Coursera ini. Masih yg dasar-dasarnya sih, sekalian ngelatih bahasa Inggris juga.

    Like

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s