Tag Archives: pramoedya ananta toer

My books in 2018

My 2018 in Books

Setelah 4 tahun yang lalu membuat rangkuman daftar buku-buku yang saya baca di tahun itu (My 2014 in Books), akhirnya tahun ini bisa menulis artikel serupa karena target #ReadingChallenge saya terpenuhi. Hahaha.

Tahun 2018 kemarin saya nggak muluk-muluk. Saya buat target 10 buku saja. Selama 3 tahun sebelumnya rata-rata saya cuma baca 2-4 buku saja rasanya.

Ketika itu saya agak ambisius sih karena buku yang saya baca topiknya berat-berat dan tebal. Saya perlu membaca beberapa kali untuk paham dan selalu menyiapkan HP untuk mencatat hal yang penting.

Jika melihat rata-rata buku yang saya habiskan hanya 2-4 buku per tahun, target 10 buku tentu saja terbilang muluk. Tapi saya menyiasatinya dengan mencari buku-buku dengan topik yang lebih ringan dan tipis. Hahaha.

Ok, jadi ini dia daftar buku yang saya tamatkan pada tahun 2018 kemarin, urut dari waktu saya menamatkannya. Oh ya, sebelumnya disclaimer dulu, beberapa rangkuman di bawah mungkin mengandung spoiler.

Continue reading
Advertisements

Menulis dan Berkarya

Baru dapat quote dari grup Facebook SMA yang dikutip oleh guru saya. Saya rasa quote-nya sangat bagus. Quote tersebut merupakan kata-kata Pramoedya Ananta Toer, penulis kenamaan Indonesia.

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.” — Pramoedya Ananta Toer.

Mungkin menulis blog ini adalah termasuk yang dimaksud oleh bung Pramoedya tadi, hehehe. Mahasiswa menulis skripsi atau tugas akhir barangkali juga termasuk yang dimaksud oleh beliau. 😀

Namun, barangkali kalau boleh saya tambahkan, tidak hanya menulis agar tidak hilang dalam masyarakat dan sejarah. Anak Informatika atau Ilmu Komputer misalnya, dengan membuat software komputer, apalagi yang berguna untuk masyarakat banyak, Insya Allah ia tidak akan hilang di dalam masyarakat dan sejarah itu tadi. Jadi poin utama di sini adalah BERKARYA.