Pantai Pandawa

Company Outing ke Bali: Day 1 – Pantai Pandawa & Jimbaran

Minggu, 21 Mei 2017

Usai menempuh penerbangan selama kurang lebih 1,5 jam dari Bandung, pesawat Lion Air yang kami tumpangi, alhamdulillah, mendarat tepat waktu di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali. Ketika itu menurut Waktu Indonesia Tengah (WITA) jam telah menunjukkan pukul 1 siang.

Setelah 7 tahun berlalu, ini adalah kali kedua saya menginjakkan kaki di Pulau Bali. Tapi ini adalah yang pertama kalinya saya datang ke Bali melalui jalur udara. 7 Tahun yang lalu saya pergi ke Bali dengan cara backpacking, sambung-menyambung berbagai macam moda transportasi mulai dari kereta api (Bandung-Banyuwangi), kapal laut (Ketapang-Gilimanuk), bus (Gilimanuk-Denpasar), sampai taksi (Denpasar-Pantai Kuta).

baca juga: Catatan Liburan Akhir Tahun 2010 (Day 3) : Denpasar Moon

Tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai

Tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai

Kali ini saya datang ke Bali dalam rangka liburan kantor kecil saya. Alhamdulillah ini liburan terjauh yang pernah kantor kami lakukan. Terakhir, liburan paling jauh kantor itu tiga tahun yang lalu ke Yogyakarta.

baca juga: Cave Tubing di Goa Pindul

Di Bali ini kami berlibur selama 3 hari 2 malam saja. Selama jalan-jalan di Bali ini kami menyewa satu elf untuk berkeliling dari satu tempat ke tempat lain. Elf sudah kami booking sejak seminggu sebelumnya.

Sejak tiba di bandara, kami sudah ditunggu oleh driver Elf kami. Bli Ady namanya. Beliau sudah lama tinggal di Bali, tapi asalnya dari Banyuwangi. Karena itu tentu saja beliau sudah berpengalaman dalam mengantar turis-turis di Bali ini.

Dari bandara kami sempat singgah makan siang dulu di Warung Makan Ma’Pinah. Bli Ady yang mengajak kami ke sana. Karena kami belum menetapkan pilihan tempat makan, kami pun ngikut saja.

Makan siang di Warung Makan Ma'Pinah

Warung Makan Ma’Pinah ini sebenarnya restoran masakan Sunda sih. Jadi menunya pun juga sudah sangat familiar bagi kami. Usai makan siang kami langsung menuju ke hotel untuk check-in. 

Menginap di H Sovereign Bali

H Sovereign Bali menjadi pilihan kami untuk menginap selama liburan di Bali ini. Kami memesan via Agoda. Kebetulan ketika itu kami menemukan harga paling murah di sana setelah mendapatkan insider deals. 

Kami memilih H Sovereign Bali karena faktor lokasi. H Sovereign Bali hanya berjarak 1,5 km saja dari bandara I Gusti Ngurah Rai. Selain itu juga hanya berjarak ratusan meter dengan gerbang Tol Mandara. Ke tempat oleh-oleh Krisna juga tinggal berjalan kaki. Di belakang hotel ada masjid pula, yakni Masjid Nurul Huda.

Selain lokasi, faktor lain yang membuat kami mantap untuk menginap di sana adalah adanya label halal pada restorannya. Kami mengetahuinya dari info fasilitas hotel yang tercantum di website booking hotel seperti Agoda maupun Traveloka.

Makan breakfast pun jadi bisa lebih tenang dan puas. Dan memang nggak salah lah pilih hotel ini. Menu breakfast-nya mantap-mantap. Ada jajanan dan kue yang beraneka macam juga. Rasanya enak-enak.

Interior kamar di H Sovereign Bali

Interior kamar di H Sovereign Bali

Main ke Pantai Pandawa

Tidak banyak membuang waktu, usai Ashar kami lanjut jalan-jalan lagi. Kali ini Pantai Pandawa menjadi tujuan kami. Dalam perjalanan ke Pantai Pandawa ini kami melalui tol laut Mandara. Ini pengalaman pertama saya melewati tol laut Mandara ini. Hahaha. Sebelumnya yang sejenis ini baru pernah nyoba jembatan Suramadu aja.

baca juga: Menyeberang Suramadu Demi Bebek Sinjay

Melalui Tol Mandara

Melalui Tol Mandara

Perjalanan ke Pantai Pandawa ini kurang lebih memakan waktu 40 menit. Ramai juga ternyata pengunjung Pantai Pandawa sore itu. Ada yang berenang, bermain ombak, membuat istana pasir, bermain kano, atau sekedar duduk-duduk di pantai. Kebanyakan turis lokal.

Setelah menaruh tas, saya mengganti pakaian untuk berenang di pinggir pantai. Ombak di Pantai Pandawa ini sangat bersahabat. Karena itu aman untuk berenang di sana. Anak-anak kecil pun juga terlihat sangat senang bermain dengan ombak di sana.

Pasir Pantai Pandawa ini juga bagus. Putih halus begitu. Dibandingkan Pantai Kuta yang jauh lebih dulu terkenal itu, pasir Pantai Pandawa ini jelas lebih unggul menurut saya.

Bermain di Pantai Pandawa

Bermain di Pantai Pandawa

Di Pantai Pandawa ini kami benar-benar bermain sampai puas. Tak terasa jam 6 sore kami baru beres. Setelah itu kami bersih-bersih diri dan kembali lagi ke elf di parkiran.

Dinner di Pantai Jimbaran

Dari Pantai Pandawa kami berpindah menuju Pantai Jimbaran untuk menikmati dinner. Perjalanan ke sana kurang lebih memakan waktu sekitar 30-40 menit.

Sesampainya di daerah Jimbaran kami langsung menuju ke Restoran “Bintang Laut”. Kami sudah melakukan reservasi sejak beberapa hari sebelumnya ke restoran tersebut. Karena itu begitu datang, semua meja dan kursi sudah disiapkan di pantai. Kami juga tidak perlu berlama-lama menunggu berbagai menu yang kami pesan untuk dihidangkan. Menunya tentu saja masih seputar seafood.

Nikmat sekali suasana santap makan malam di Pantai Jimbaran tersebut. Menikmati hidangan bersama teman-teman di tepi pantai. Ditemani backsound deburan ombak juga tentunya.

Ada banyak restoran yang tersebar di kawasan Pantai Jimbaran ini. Selain kami, ada banyak rombongan turis lain yang juga tengah bersantap malam di Pantai Jimbaran ini. Suasananya benar-benar ramai.

Dinner di Jimbaran

Dinner di Jimbaran

Usai dinner di Pantai Jimbaran, kami semua kembali ke hotel. Setelah itu acara bebas. Sebagian besar lanjut jalan lagi ke Krisna yang memang hanya berjarak sekitar 100 meter saja. Malam pertama liburan di Bali langsung cari oleh-oleh. Hahaha. (bersambung)

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s