Monthly Archives: April 2015

Nepal Earthquake

Duka Cita untuk Nepal

Sedianya awal bulan Mei nanti aku bersama 3 orang temanku akan berpetualang ke Nepal. Kami berencana untuk melakukan trekking di salah satu pegunungan di sana. Namun, qadarullah, tepat 10 hari sebelum keberangkatan, yakni Sabtu kemarin (25/4), terjadi gempa bumi yang dahsyat di dekat Kathmandu, ibukota Nepal.

Tiket perjalanan ke Nepal sudah kami beli sejak setahun yang lalu. Yup, kami sengaja membeli setahun sebelumnya karena memang ketika itu AirAsia tengah mengeluarkan promo yang cukup murah ke Nepal untuk keberangkatan setahun yang akan datang. Saat ini kami tengah menunggu opsi yang diberikan AirAsia untuk refund, reschedule, atau reroute.

Akibat peristiwa gempa yang besarnya mencapai 7,8 SR ini, 1000-an orang dikabarkan telah meninggal dunia. Infrastruktur rusak parah. Jalan raya terputus.

Dharahara atau yang dikenal juga dengan Bhimsen Tower, landmark Nepal yang didirikan pada tahun 1832 dan mendapatkan pengakuan UNESCO sebagai world heritage juga roboh. Bahkan, kabarnya 200 orang tengah berada di dalam menara tersebut ketika gempa terjadi. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Begitu pula di Gunung Everest dikabarkan beberapa pendaki meninggal dunia akibat tertimpa longsoran es yang diakibatkan oleh gempa.

Longsoran es di Everest Base Camp [embedded from AlJazeera]

Longsoran es di Everest Base Camp [embedded from AlJazeera]

Saat ini aku hanya bisa berdo’a untuk penduduk Nepal agar diberikan kekuatan untuk melewati musibah ini. Semoga Nepal sesegera mungkin kembali pulih.

Sungai Melaka

Membolang ke Melaka (Bag. 2-Tamat): 3 Jam di Melaka

Di Stadthuys inilah petualanganku menyusuri kawasan heritage Melaka dengan berjalan kaki dimulai. Setelah foto-foto sejenak di Stadthuys, aku menyeberang jalan. Di seberang terdapat kincir angin yang mirip banget dengan yang biasa ada di Belanda. Namun yang ini sepertinya cuma replika aja sih.

Kincir Angin

Kincir Angin

Di sini sesaat aku bingung mau melangkah ke mana lagi. Ada perempatan di hadapan. Mau belok kanan, kiri, atau lurus. Banyak turis lain yang berjalan kaki ke tiga arah itu.

Sayangnya aku tidak bisa menggunakan smartphone yang kupunya karena tak ada koneksi internet untuk melihat maps atau browsing. Namun, beruntung di seberang Stadthuys tampak sebuah Continue reading

Jadwal Keberangkatan dan Kedatangan Bus di TBS

Membolang ke Melaka (Bag. 1): Perjalanan ke Melaka

Menyambung tulisan sebelumnya, jadi keesokan harinya (Minggu, 5/4) aku memutuskan untuk jalan-jalan ke Melaka. Cerita perjalanan ke Melaka ini aku bagi ke dalam dua artikel karena terlalu panjang.

Pada hari Minggu itu, dengan waktu yang terbatas yang kupunya, aku sempat bimbang apakah lebih baik memilih nonton final Malaysia Open 2015 saja ketimbang harus berpergian ke Melaka yang berjarak 2 jam perjalanan dari Kuala Lumpur. Selain itu, aku merasa belum lengkap info yang kudapatkan mengenai lokasi-lokasi yang must visit di Melaka dan bagaimana menentukan perjalanan pulang dari Melaka agar bisa mengejar jadwal pesawat pulang pukul 21.45 dari KLIA.

Untuk akses informasi, aku hanya mengandalkan akses internet dari WiFi hostel. Karena itu, waktu Minggu pagi itu aku manfaatkan untuk browsing-browsing memantapkan informasi yang kubutuhkan. Tanpa sadar waktu sudah menunjukkan pukul 9. Untungnya aku sudah mandi dan packing pagi itu. Aku pun langsung bergegas check out.

Naik Bus dari Terminal Bersepadu Selatan (TBS)

Dari hostel yang berlokasi di sebelah Pasar Seni, aku berjalan kaki menuju stasiun LRT Masjid Jamek. Jaraknya cuma 500 meter saja. Dari Masjid Jamek aku naik LRT ke Stasiun Bandar Tasik Selatan. Tiba di Stasiun Bandar Tasik Selatan, aku Continue reading

Quarter finals day

Nonton Langsung Malaysia Open 2015

Libur long weekend awal April yang lalu kumanfaatkan untuk jalan-jalan. Kebetulan pada tanggal tersebut bertepatan dengan penyelenggaraan Malaysia Open Super Series Premier 2015 di Kuala Lumpur.

Sebulan sebelumnya aku hunting tiket dan sayangnya maskapai AirAsia yang jadi langganan pesawat murahku harganya ternyata sudah melonjak tinggi untuk tanggal segitu. Namun di salah satu forum backpacker ada yang ngeshare promo Malaysia Airlines Jakarta-Kuala Lumpur, yang bisa dibilang termasuk murah juga untuk kelasnya. Akhirnya aku ambil tiket tersebut. Sekali-sekali lah ngerasain maskapai full service hihi.

Sayangnya teman barenganku nonton Malaysia Open tahun lalu, kali ini nggak bisa ikutan. Terpaksalah aku Continue reading