Tag Archives: SPBU

SPBU Self-Service di Bandung

Ada yang baru saat saya mengisi bensin di SPBU Dago Atas (SPBU 34.401.22) kemarin. SPBU tersebut kini hanya menyediakan SPBU self-service untuk sepeda motor. Untuk kendaraan besar, saya tidak pasti juga karena tidak memerhatikan.

Entah sejak kapan sistem baru ini. Sudah lebih dari 2 bulan saya tidak mengisi di SPBU ini. Yang pasti di sana saya lihat ada spanduk tulisan “SPBU self-service pertama di Bandung”. Tapi kata teman, di SPBU Kota Baru Padalarang juga sudah seperti itu. Entah mana yang duluan.

Sepengamatan saya, tidak ada petunjuk prosedur pengisian bensin. Tapi bagi yang pertama kali datang ke sini seperti saya kemarin tidak perlu khawatir. Tinggal mengikuti orang-orang yang di antrian depan saja.

Pertama, seperti biasa kita masuk ke dalam antrian sepeda motor. Antrian ini tidak langsung untuk mengisi bensin. Yang pertama akan kita datangi adalah kasir. Ada box semi permanen seperti yang biasa kita temukan di sistem parkir. Ada kasir yang duduk di dalamnya.

Kita menyebutkan hendak mengisi dengan bensin apa dan berapa banyak. Misal Pertamax 20 ribu. Kita bayar saat itu juga. Lalu kita pun menerima struk pembayaran. Struk pembayaran ini jangan sampai dibuang karena akan dibutuhkan untuk pengisian.

Antrian berlanjut ke mesin pom. Setiap jalur antrian ada 3 mesin pom di hadapan. Jadi kita bisa langsung menuju ke mesin pom yang kosong saja. Pastikan mesin pom yang anda pilih memang menyediakan jenis bensin yang Anda beli tadi.

Karena saya membeli Pertamax, saya menuju mesin pom yang ada Pertamax-nya (selang biru). Langkah berikutnya adalah men-scan barcode yang ada pada struk pembayaran. Ada satu slot di mesin tersebut yang bertuliskan “Scan Di Sini”. Sudah cukup intuitif kok petunjuknya.

Akan ada bunyi “beep” yang menandakan struk berhasil di-scan. Kita pun bisa mulai mengisi bensin sesuai jenis bensin yang kita pilih. Nanti mesin pom akan berhenti dengan sendirinya apabila bensin yang keluar sudah mencapai angka sesuai yang kita beli itu.

Cukup mudah kan? Sepengamatan saya kemarin, ada 1 petugas yang berjaga di dekat mesin pom. Mungkin sebagai antisipasi jika ada yang kebingungan dalam melakukan pengisian.

 

 

Advertisements