Tag Archives: SMS

Website Penipuan Pengumuman Hadiah

Bukan sekali dua kali sebenarnya aku menerima SMS yang berisikan “Pelanggan Yth. Selamat! Anda bla bla bla…”. Sudah nggak terhitung kayaknya. Biasanya langsung aku abaikan saja SMS seperti itu. Dari nomor pengirimnya yang menggunakan nomor handphone biasa, bukan menggunakan nomor premium (nomor yang cuma terdiri dari beberapa digit angka, semacam 6868, 4444, dsb), sudah ketahuan kalau itu adalah SMS penipuan. Apalagi di dalam SMS disebutkan bahwa untuk info lebih lanjut klik website bla bla bla yang alamatnya pakai domain gratisan semacam webs.com, weebly.com, blogspot.com, dsb.

Beberapa hari yang lalu aku menerima lagi SMS hadiah semacam itu. Entah lagi kesambet apa, tiba-tiba aku merasa penasaran seperti apa sih penampakan website-website penipuan SMS hadiah itu. Alamat website SMS yang kuterima adalah http://pestaundian-mkios.webs.com/.

Foto Direktur Keuangan Semen Gresik yang disalahgunakan oleh website penipuan

Foto Direktur Keuangan Semen Gresik yang disalahgunakan oleh website penipuan

Gilee… niat banget pakai menginformasikan bahwa acara undian berhadiah ini didukung oleh Gubernur DKI Jakarta Pak Jokowi, Pak Kapolri, dan jajaran pejabat lainnya. Terus dipasang sebuah foto yang menyebutkan bahwa dialah direktur marketing dari acara undian berhadiah itu. Pakai ditampilkan hasil scan KTP-nya pulak yang menunjukkan data diri sang direktur marketing, yang aku yakin bahwa KTP itu juga palsu. Nama kecamatannya saja tidak terdaftar di kota manapun di DKI Jakarta.

Aku pun yakin bahwa foto yang dipasang sebagai direktur marketing itu adalah palsu. Lantas aku penasaran sebenarnya ini itu foto siapa sih. Kasihan sekali foto beliau dipakai sembarangan untuk penipuan. Googling pakai Google Images, dapat deh link-link website yang menggunakan gambar beliau.

Ya Allah… banyak banget ya website-website penipuan yang menggunakan foto beliau sebagai “penanggung jawab” atau “customer service” dari acara pengumuman hadiah tipu-tipu itu. Ckckck … nggak kreatif amat ya orang-orang ini. Aku curiga jangan-jangan mereka sebenarnya adalah orang yang sama, atau sekomplotan.

Lucunya walaupun foto sama, tapi nama dan jabatannya beda-beda ternyata, haha :P. Ini nih beberapa website tipu-tipu yang kompak menggunakan foto beliau:

Setelah lanjut googling-googling lagi, akhirnya nemu artikel berita yang memasang foto beliau. Beliau masuk di dalam artikel Semen Gresik Pilih Opsi Obligasi Rupiah di situs Kabar Bisnis. Dari artikel tersebut aku baru tahu bahwa ternyata beliau sesungguhnya adalah direktur keuangan PT Semen Gresik Tbk. Dan nama beliau pun jauh, jauh, jauh sekali dari yang disebutkan di website-website penipuan itu, alias nggak ada mirip-miripnya blas. Sepertinya foto bapak terlalu keren, sehingga jadi favorit para penipu itu.

Wah, jadi harus hati-hati nih pasang foto pakai jas dan dasi di dunia maya. Khawatir disalahgunakan juga. 🙂

Sexting Alay Ala Anak SMP

Baru dapat link blog hasil share teman di Facebook. Sang penulis men-share informasi yang diperoleh dari sebuah seminar tentang pendidikan teknologi informasi. Sayangnya tidak disebutkan di artikel itu mengenai nama acara, kapan, dan di mana acaranya diselenggarakan.

Oke langsung saja ke poin utama yang aku soroti. Dalam seminar itu sang pembicara Dra. Wulansari, Psi memberikan contoh kasus yang dia temui dari salah seorang kliennya. Si klien ini membawa SMS dan meminta beliau untuk memecahkan ‘kode’ tersebut. Ya, tulisan-tulisan alay khas para remaja-remaji. Beliau katanya butuh 1 jam untuk memecahkannya.

Ternyata cara membacanya dengan dibalik. Isi tulisannya seperti ini:

cantik… makasih ya foto sexh nya.. bikin makin kangen, kita ketemuan di tempat biasa ya besok, jngn lupa bawa pengaman 🙂 … muah… muah…

Masya Allah … serius, waktu melihat sekilas tulisan SMS-nya saja sudah mau muntah, apalagi setelah tahu isinya. Lebih parahnya lagi konon katanya yang bikin SMS ini anak SMP. Masya Allah … sebegitu bejatnya kah moral generasi muda kita sekarang. Terlepas dari SMS ini benar atau tidak adanya dan bukan masalah bahasa alaynya, saya menjadi bertanya-tanya apakah pergaulan bebas di generasi remaja kita sudah sedemikian parahnya. Masih SMP pun sudah berbuat seperti itu.

Mungkin inilah akibatnya jika pendidikan agama jauh dari lingkungan anak-anak atau generasi muda. Kalaupun ada, itupun pendidikan agama sekarang hanya sebatas formalitas di sekolah belaka. Lebih jauh lagi, inilah akibat dari paham sekulerisme yang mulai menjajah kehidupan kita. Agama dianggap hanya sebatas ritual belaka dan bukan sebagai penuntun hidup. Wallahu a’lam.