Daily Archives: 18 October 2009

Tentang Kontrakan

Oiya, pada tulisan-tulisan sebelumnya awak kan sering menyinggung tentang kontrakan awak nih… Nah, sekarang mau awak ceritakan sedikit mengenai kontrakan awak.

Kontrakan awak terletak di daerah jalan sangkuriang Bandung. Ada 6 bujangan, termasuk awak, yang menghuni kontrakan itu. Sebenarnya baru aja kami menempati kontrakan itu. Sekitar tanggal 17 Agustus 2009 (pas hari kemerdekaan lho…:D). Enam orang itu adalah Awak, Mas Haris (teman sejak SD), Kang Adi (asal Sukabumi), Uda Khairul (dari Bukit Tinggi), Bang Wafi (Jakarta), dan Kak Kamal (dari Pekanbaru). Kebetulan kami semua satu angkatan di Teknik Informatika ITB. Sebenarnya ada satu  orang lagi “penghuni tidak tetap” di kontrakan kami, yaitu Mas Umar (Anak Elektro, alumni SMAN 3 Malang juga). Dikatakan tidak tetap karena mas Umar itu sebenarnya tinggal di Bandung, tepatnya daerah Soreang (jauh bet kan…). Karena rumahnya jauh dari kampus, makanya mas Umar sering mrnginap di kosan kami. Jangan lupa biaya sewanya ya..hehehe…

Asyik juga ternyata hidup satu kontrakan itu. Suka duka dirasakan bersama, termasuk ketika masa-masa kesulitan air itu. Ada yang unik di kontrakan awak ini. Yaitu penghuninya berasal dari latar belakang suku yang berbeda. Hanya awak dan Haris yang sama-sama berasal dari Jawa (Malang). Yang lain ada yang dari Sunda, Melayu, Minang, dan Jakarta. Tetapi kami nggak mengalami kesulitan dalam berkomunikasi satu sama lain. Justru perbedaan suku dan bahasa itulah menjadi menarik untuk kami saling mempelajari satu sama lain. Sering jadi bahan candaan juga sebenarnya. Serulah pokoknya…

Air PDAM (Bag II)

Akhirnya air yang ditunggu mengalir juga…:D

Jumat, 16 Oktober 2009, pukul 03.00 awak tiba-tiba terjaga dari tidur. Awak terbangun karena mimpi dalam tidur awak yang meminta awak bangun. Sesaat itu juga awak mendengar suara bak air penuh. Kebetulan memang kamar tidur awak bersebelahan dengan kamar mandi di kontrakan awak. Langsung awak keluar menuju kamar mandi… Ternyata airnya luber. Langsung awak matikan kran PDAM di depan rumah. Alhamdulillah akhirnya airnya mengalir kembali. Awak pun nggak perlu lagi berangkat pagi-pagi ke kampus untuk BAB atau mandi. Benar-benar penantian yang panjang.

Dari kabar yang awak dapatkan ternyata penyebab air PDAM tidak menyala di daerah awak karena sedang ada perbaikan PDAM di daerah Dago selama 5 hari. Benar-benar tersiksa hidup tanpa air. Temen sekontrakan awak, Khairul, dari Bukit Tinggi, berujar bagaimana ya kondisi saudara-saudara kita yang di Padang pasca Gempa Bumi. Di sana kabarnya pasokan air bersih susah didapat karena kerusakan pipa distribusi akibat gempa. Kami menjadi benar-benar mengerti betapa berharganya air itu. Dengan air kita bisa cuci piring, cuci pakaian, membersihkan rumah, buang air, wudhu, mandi, dsb. Tanpa air, rumah bisa jadi kotor, wudhu terpaksa tayamum, terpaksa nggak mandi juga, dsb.

Selama hidup tanpa pasokan air PDAM itu, kami sekontrakan menjadi bergantung pada air hujan. Kami tampung air hujan dengan ember yang kami punya. Tapi itu nggak banyak juga didapatnya. Paling-paling air itu digunakan untuk menyiram kalo pas lagi (maaf) buang air kecil. Yah, mudah-mudahan untuk selanjutnya air lancar terus.

Program Kecil Othello (Reversi)

Akhirnya, tugas othello (atau reversi) kelompok awak selesai didemoin juga. Overall awak cukup puas dengan kerja kelompok awak kemarin. Awak kebagian tugas untuk merancang GUI-nya. Selain itu awak juga ikut merancang kelas papan permainan othello yang akan digunakan. Awak memilih kakas Code Gear C++ Builder untuk membangun program yang kami beri nama “Oo..Thello!” ini. Kalo diartikan dari bahasa Jawa itu artinya sama dengan “Oo…singkong!”. Hehehe…

Tugas ini diberikan oleh asisten mata kuliah Strategi Algoritma pada tanggal 9 September 2009 (H-11 Idul Fitri) dan dikumpulkan tanggal 9 Oktober 2009. Tapi dasar deadliner sejati, kelompok kami baru ngerjain H-3 pengumpulan tugas. Ckckckck…

Awak coba tampilkan skrinsyut papan permainan othello yang kami buat:
othello

Memang sih jauh dari kata bagus program yang kami buat ini. Kalo kami benar-benar niat membuatnya dengan waktu lebih dari 3 hari, mungkin hasilnya bisa lebih maksimal. tapi setidaknya semua spesifikasi yang diminta oleh asisten telah kami penuhi, antara lain user bisa memilih algoritma greedy apakah yang digunakan oleh komputer dan user bisa melihat kondisi papan sebelum dan sesudah meletakkan koin. Terima kasih kepada Andika dan Khairul atas kerja samanya…