Tag Archives: pressure

Pekan yang Cukup Sibuk

Sekitar dua pekan belakangan ini dan sepekan yang akan datang sepertinya bakal menjadi pekan yang cukup ‘sibuk’ bagiku. Ya, aku sedang terlibat proyek bersama beberapa teman dengan workload yang cukup tinggi dan waktu yang singkat. Jam tidur menjadi tidak teratur, dan terpaksa harus menginap di kosan teman, bahkan juga kantor. Selain itu, aku juga tak sempat menulis blog lagi, hehehe. Padahal selama seminggu lebih sejak tulisan terakhirku itu, ada banyak hal yang ingin kubagi, tapi tak sempat kutulis. Ya udahlah ya.

Ngomong-ngomong, pengalaman seperti ini sebenarnya sudah tak asing bagiku. Ketika ‘masih’ kuliah — sekarang pun sebenernya juga masih, hehehe — dulu, aku dan teman-teman kuliah juga sering menghadapi tugas besar mata kuliah yang membuat jam tidur menjadi kacau. Tapi bedanya, itu adalah tugas kuliah yang pengaruhnya tentu ‘hanya’ akan ke nilai yang didapat. Sedangkan proyek, pengaruhnya adalah kepada kepuasan klien dan ‘upah’ atau ‘punishment‘ yang diberikan kepada kita. Haha, tapi nggak sekejam yang kudeskripsikan itu juga sih.

Yang jelas pressure-nya berbedalah. Sudah ada dua teman yang sakit di tim proyek saat pengerjaan berlangsung. Semoga saja proyek ini bisa selesai dengan baik. Dan aku bisa rutin berolahraga lagi — terutama main bulutangkis — hehehe … 😀

The Power of Deadline

Ilustrasi

Ilustrasi

Entah kenapa tiba-tiba saya ingin menulis tentang hal ini. Mungkin karena saya baru saja dan sedang menghadapi beberapa deadline tugas kuliah.

Saya sungguh penasaran kenapa setiap kali mengerjakan suatu tugas dan dekat dengan deadline, tiba-tiba ada semacam kekuatan pada diri ini. Kekuatan yang membuat saya melakukan pekerjaan dengan lebih cepat. Akan tetapi, di balik kekuatan itu ada pressure tinggi yang dirasakan, membuat diri ini tak ingin melakukan hal lain selain terus mengerjakan, dan terus mengerjakan. Bahkan, makan pun mungkin bisa dilupakan untuk sementara. Saya pun penasaran dibuatnya.

Saya pun mencoba mengetikkan kata kunci judul di atas di mesin mbah Google untuk mencari tahu tentang bagaimana sih sesungguhnya tinjauan mengenai pengaruh deadline tersebut terhadap kita. Ternyata ada banyak sekali jawaban yang diberikan oleh si mbah.

Dari segi bahasa kata deadline memiliki arti: a time by which something must be done; originally meaning “a line that does not move” and “a line around a military prison beyond which an escaping prisoner could be shot” [1]. Kalau boleh diartikan bebas, intinya adalah garis di mana bila kita melewatinya, maka kita atau projek kita akan MATI! Oleh karena itu, orang sering bilang, apabila kita ingin seseorang atau diri kita sendiri segera melakukan suatu pekerjaan/aksi, maka beri dia deadline. Deadline tersebutlah yang akan membuat orang termotivasi dalam melakukan suatu pekerjaan.

“Deadline Pressure: Use it to Your Advantage”, itu adalah judul sebuah buku yang ditulis oleh Don A. Moore (profesor, Carnegie Mellon University) [2]. Saya belum membaca buku tersebut. Tapi saya setuju dengan judulnya. Yap, kata deadline memang identik dengan pressure. Pressure tersebut semakin mendekati deadline, akan semakin meninggi. Tentunya bekerja di bawah pressure tinggi membuat kita tidak nyaman dalam melakukan suatu pekerjaan. Akan tetapi, tanpa adanya Continue reading