Tag Archives: ilmu

Beli Buku di AlfatihBookStore.com

Dari dulu sebenarnya rencana untuk beli buku-bukunya ustadz Felix Siauw. Tapi beberapa kali ke toko buku Gramedia dan Togamas selalu nggak nemu buku-nemu buku beliau. Sepertinya kehabisan. Akhirnya malah beli buku yang lain.

Dan rencana itu akhirnya baru konkret sekarang. Kali ini langsung pesan online di toko bukunya langsung, di http://www.alfatihbookstore.com/. Alhamdulillah, pesan hari Minggu kemarin, Selasa sampai Bandung.

Selain buku karangan Felix Siauw (Muhammad Al-Fatih 1453 dan Beyond The Inspiration), saya juga membeli 3 buku yang lain. Lumayan, ada stok buku bacaan hingga akhir tahun kayaknya, hehe. Sekarang saya lagi mau menyelesaikan membaca buku yang Steve Jobs itu dulu. Hmm… mungkin bisa sambil paralel salah satu dari kelima buku ini.

Saya selalu ingat kata mentor saya waktu SMA dulu, “Membeli buku itu sama dengan investasi ilmu. Nggak ada kata rugilah.” Ya, term “investasi” tidak selalu identik dengan uang. Ilmu pun bisa diinvestasikan. Apalagi kalau buku kita ada yang meminjam, dan bahkan sampai terjadi diskusi setelahnya terkait dengan isi buku, insyaAllah ilmunya mengalir dan berkah :).

buku

Kuliah Filsafat Ilmu

Salah satu mata kuliah semester ini yang aku ambil adalah Filsafat Ilmu. Bobot kuliah ini “hanya” 2 SKS dan dalam satu minggu hanya ada tatap muka sekali selama 100 menit.

Menarik juga di ITB yang notabene kampus teknik, ada mata kuliah filsafat yang tak ada sangkut pautnya dengan engineering. Kalau di ITB, mata kuliah-mata kuliah seperti itu masuknya ke kelompok Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) yang bobotnya biasanya cuma 2 SKS. Namun, aku termasuk yang jarang mengambil kuliah MKDU.

Di semester 10 ini akhirnya aku berkesempatan untuk mengambil kuliah Filsafat Ilmu. Untungnya walaupun kuliah ini diberikan di kampus teknik, namun pengajarnya memang yang berkompeten di bidang filsafat karena memang pernah mengenyam pendidikan di jurusan filsafat.

Awal perkenalanku dengan dunia filsafat bermula saat SMP kelas 3 dipinjami buku tentang pemikiran-pemikiran KH. Misbach yang seorang komunis muslim. Kemudian, ketika SMA, semasa di aktif di Rohis aku bersama teman-teman juga pernah mengkaji mengenai sejarah filsafat Islam, khususnya mengenai perselisihan tentang konsep Qadla dan Qadar di para pemikir Islam dulu.

Sebenarnya aku kurang terlalu suka dengan bidang ilmu filsafat. Mungkin karena terlalu banyak perdebatan di dalamnya. Tapi entah kenapa, mengikuti atau membaca tentangnya selalu menarik, walaupun kadang-kadang bikin pusing, hehehe.

Pusing. Itu juga yang kurasakan saat pertemuan kedua kuliah kemarin. Topiknya sih masih seputar perkenalan ilmu filsafat itu sendiri. Nah, pada pertemuan kedua kemarin dari yang semula topiknya membahas mengenai “APA ITU ILMU”, tiba-tiba karena ada satu atau dua pertanyaan dari mahasiswa, lalu bahasannya tiba-tiba melebar ke topik humanisme, kapitalisme, sosialisme, paganisme, dll. Jadi bahasan kemarin itu muteerrr … entah ke mana. Tapi seru juga sih.

Kalau sudah demikian, 2 SKS untuk kuliah Filsafat Ilmu pun rasanya sangat kurang. Materi bahasan yang sedemikian banyaknya, tak cukup bila disampaikan dalam waktu 100 menit kali sekitar 14 pertemuan dalam sesemester. Hmm … tak sabar untuk segera masuk ke bahasan filsafat Barat dan Islam. 😀