Daily Archives: 3 April 2020

Covid-19 Diary (1) : Sudah 3 Minggu Work From Home

Terinspirasi dari tulisan berjudul For the Sake of History, Keep a Coronavirus Diary di Medium, saya mencoba untuk menuliskan diary mengenai situasi dan kondisi sekitar saya selama pandemi Covid-19 ini. Ada kalimat menarik dari tulisan tersebut yang saya pikir memang tepat sekali.

“What we’re often doing as historians or consumers of diaries is closing that distance between what we know now and what the person writing the diary knew then.”

Dalam memandang suatu peristiwa, biasanya akan terjadi gap pemahaman antara orang yang berada di luar peristiwa dan pelaku di dalam peristiwa. Sesama pelaku peristiwa saja sangat mungkin untuk memiliki perbedaan persepsi. Ketika mereka masing-masing bisa mengeluarkan opini dari perspektif mereka, di sanalah kita yang berada di luar bisa connecting the dots dan menarik kesimpulan atas peristiwa tersebut.

Pekerjaan memahami peristiwa di masa lampau tentunya secara logika akan lebih tricky karena terpisahkan oleh dimensi waktu. Kita tidak bisa bertanya langsung kepada pelaku peristiwa tersebut.

Karena itu keberadaan diary atau tulisan secara umum bisa menjadi sebuah legacy yang bermanfaat bagi generasi penerus nanti untuk memahami peristiwa di masa sekarang. Walaupun yang saya tulis ini juga cuma remah-remah saja sebetulnya.

Continue reading