Zero to One (source: http://theinvisiblementor.com/)

[Book] Zero to One: Notes on Startups, or How to Build the Future

Judul : Zero to One: Notes on Startups, or How to Build the Future
Penulis : Peter Thiel, Blake Masters
Penerbit : Crown Business, New York
Tahun Terbit : September 2014
Tebal : 224 halaman (ebook)

“Every moment in business happens only once.”

“The next Bill Gates will not build an operating system. The next Larry Page or Sergey Brin won’t make a search engine. And the next Mark Zuckerberg won’t create a social network. If you are copying these guys, you aren’t learning from them.”

“It’s easier to copy a model than to make something new: doing what we already know how to do takes the world from 1 to n, adding more of something familiar. But every time we create something new, we go from 0 to 1. The act of creation is singular, as is the moment of creation, and the result is something fresh and strange.”

Quote di atas mengawali perjalanan isi buku ini. Zero To One adalah tentang bagaimana mendirikan perusahaan yang membuat sesuatu yang baru. Peter Thiel menekankan betapa pentingnya inovasi dalam produk yang kita buat.

Masa depan adalah sesuatu yang terlihat menarik bukan karena hal itu belum terjadi, melainkan karena kita yakin bahwa masa itu akan menjadi masa yang berbeda dari sekarang. Masa yang lebih baik dari saat ini.

Buku ini menurut saya sangat recommended bagi mereka khususnya para pelaku start-up. Peter Thiel menceritakan pengalamannya bagaimana strateginya dalam usahanya menggaet user untuk menggunakan layanan PayPal di awal peluncurannya. Bagaimana PayPal bertahan dari tech bubble yang sempat terjadi di Silicon Valley di akhir 90-an.

Zero to One (source: http://theinvisiblementor.com/)

Zero to One (source: http://theinvisiblementor.com/)

Di buku ini kita juga akan mendengarkan bagaimana filosofi Peter Thiel tentang konsep monopoli vs kompetisi. Orang sering bilang adanya kompetisi akan membuat kita semakin kuat. Namun, dari perspektif yang berbeda, adanya kompetisi itu artinya produk kita tak cukup berbeda dari kompetitor kita sehingga terus terjebak di dalamnya.

Google adalah contoh bagus perusahaan yang berhasil keluar dari lubang kompetisi. Di awal kemunculannya ia bersaing dengan search engine Altavista, Yahoo, dsb. Namun, saat ini bisa dikatakan Google telah berhasil memonopoli market search engine tersebut. Hal itu terjadi karena search engine Google memang sudah sedemikian bagusnya sehingga tak ada search engine lain yang mampu menawarkan subsitusi sepadan untuk market yang ada.

Menjelang akhir bagian buku, Peter Thiel membuatkan daftar pertanyaan bagus yang harus dijawab oleh setiap perusahaan yang ingin memulai bisnisnya. Ada 7 pertanyaan. Dan pertanyaan-pertanyaan itu menurut saya cukup brilian. Sayangnya saya tidak mau spoiler di sini, hehehe.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s