Naik Kereta Bisnis AC

Perjalanan naik KA Malabar semalam menjadi pengalaman pertamaku naik kereta kelas bisnis AC. Kalau tidak salah, sudah 1-2 bulan yang lalu kelas bisnis AC ini diperkenalkan. Tidak menggunakan gerbong yang baru, tapi hanya melakukan modifikasi pada gerbong yang sudah ada.

Tempat kipas angin sebelumnya, kini diganti dengan AC (lihat foto di bawah).

AC di kelas Bisnis

AC di kelas Bisnis

Tapi tampaknya aku tidak beruntung di pengalaman pertama ini. Entah memang sedang rusak atau memang begitu aslinya, aku tidak merasakan dinginnya AC di dalam gerbongku itu. Setidaknya hingga tengah malam. Aku justru merasa gerah hingga akhirnya harus melepas jaket. Maklum, sirkulasi udara di gerbong menjadi bergantung pada AC saja. Semua jendela di dalam gerbong ini menjadi “unopenable”. Tampaknya memang sengaja diganjal dengan sebuah skrup agar tidak bisa diangkat.

Baru ketika menjelang subuh aku mulai merasakan kedinginan. Jaket pun kembali kukenakan. Hmm … agak labil kayaknya nih AC.😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s