Mendekat Kepada-Nya

Ada program bagi saya sangat menarik di NET TV Biro Jawa Barat. Yakni program mengenai kisah-kisah “hijrah” beberapa artis di Indonesia. Menarik bagi saya karena banyak ibroh yang bisa diperoleh dari kisah-kisah tersebut. Menjadi inspirasi dan sekaligus bahan untuk muhasabah diri.

Salah satunya ketika menonton liputan mengenai Yukie Pas Band ini.

Dari tayangan liputan tersebut, ada kata-kata kang Yukie yang begitu menancap di benak saya. Kang Yukie mengutip potongan sebuah hadits Qudsi yang lengkapnya seperti berikut ini:

Allah Ta’ala berfirman: Aku sesuai persangkaan hamba-Ku. Aku bersamanya ketika ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat-Ku saat bersendirian, Aku akan mengingatnya dalam diri-Ku. Jika ia mengingat-Ku di suatu kumpulan, Aku akan mengingatnya di kumpulan yang lebih baik daripada pada itu (kumpulan malaikat). Jika ia mendekat kepada-Ku sejengkal, Aku mendekat kepadanya sehasta. Jika ia mendekat kepada-Ku sehasta, Aku mendekat kepadanya sedepa. Jika ia datang kepada-Ku dengan berjalan (biasa), maka Aku mendatanginya dengan berjalan cepat.” (HR. Bukhari no. 6970 dan Muslim no. 2675).

Tidak berhenti di situ. Kang Yukie juga mengingatkan bahwa kebalikan dari itu ialah Allah tidak akan mendekat jika kita tidak mendekat sedikitpun. Pernyataan kang Yukie tersebut entah kenapa begitu menancap dalam diri saya.

Sebagai manusia yang tak pernah luput dari khilaf, adakalanya iman kita turun. Dalam kondisi tersebut kita diuji bagaimana kita mampu bangkit. Atau malah kita semakin terpuruk ke dalam hal-hal negatif.

Ketika manusia sudah terjebak ke dalam kenegatifan, rasa pesimis, sinis, dan skeptis terhadap rahmat Allah akan selalu dibisikkan oleh syetan agar mereka semakin menjauh dari-Nya. Padahal, satu hal yang harus diingat oleh setiap manusia adalah bahwasannya rahmat Allah itu pasti, sebagaimana janji Allah dalam firman-Nya:

Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Az Zumar: 53)

Dan seperti yang dikatakan oleh kang Yukie, inisiatif itu ada pada manusia. Tinggal bagaimana manusia itu sendiri apakah sudah berusaha mendekatkan diri kepada Allah atau tidak. Karena sedikit saja seorang hamba mendekat kepada-Nya, maka Allah pun akan mendekat dengan lebih cepat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s