[Kuliner] Giggle Box

Sekitar seminggu yang lalu (Sabtu, 29/06) aku ditraktir makan-makan oleh salah seorang teman yang akan wisuda Juli ini. Waktu itu yang bersangkutan bingung menentukan tempat. Akhirnya aku usulkan saja resto Giggle Box. Sebulan yang lalu aku baru tahu ada resto ini ketika lewat di daerah Setiabudhi, Bandung, tepatnya di Jalan Karangsari yang menghubungkan jalan Setiabudhi dan Sukajadi (dekat SPBU Setiabudhi).

Sesuai namana, resto ini memiliki desain arsitektur yang menyerupai sebuah kotak raksasa. Sayang aku nggak sempat memfotonya secara menyeluruh. Cuma penampakan pintu depannya saja ketika hari sudah gelap.

Giggle Box

Giggle Box

Ketika memasuki ruangan dalam Giggle Box ini, aku seolah merasakan tengah kembali ke masa lampau dan berada di sebuah rumah di Barat sana. Di dinding-dindingnya banyak terdapat lukisan atau foto orang-orang Eropa bergaya pakaian ‘jadul’. Musik yang disetel kebanyakan musik klasik khas Eropa atau macam musik Opera gitu, sehingga semakin memperkuat kesan keeropa-eropaannya.

Suasana interior Giggle Box

Suasana salah satu ruang interior Giggle Box

Walaupun suasana dan dekorasinya Eropa banget, tapi menu masakannya sangat variatif, tak hanya makanan khas Eropa saja. Ada spaghetti, steak, lasagna, salad, nasi goreng, nasi putih, dsb. Untuk camilannya, martabak pun ada. Untuk ukuran resto dengan dekorasi yang terkesan ‘wah’ ini, harga menu-menu makanan dan minumannya termasuk murah. Kisarannya mulai dari 10 sampai 50 ribuan.

Ini dia beberapa cuplikan daftar menunya:

Menu Makanan

Menu Makanan

Menu Dessert

Menu Dessert

Untuk makanan, aku memesan “Grilled Chicken Vietnam”. Di daftar menu, menu tersebut mendapatkan label “Must Try” yang artinya cukup salah satu menu rekomendasi di Giggle Box ini. Harganya Rp 20 ribu. Satu porsinya lumayan banyak. Dengan seporsi nasi dan ayam dengan ‘lalapan’ macam selada dan wortel dan kol yang diiris kecil-kecil dan sausnya, cukup bikin kenyanglah.

Grilled Chicken Vietnam

Grilled Chicken Vietnam

Untuk minumannya aku memilih Chocolagio, es coklat dengan krim bertabur meses ceres dan ada semacam remah-remah Oreo-nya.

Chocolagio

Chocolagio

Sedangkan untuk ‘camilan’-nya aku memesan “martabak” (Rp 10 ribu) dan “Tripple Dupper Ice Cream” (Rp 17 ribu). Hehe, penasaran saja sih sama martabak ala resto itu gimana. Ternyata rasanya masih kalah dengan martabak-martabak telor yang pernah kubeli dipinggir jalan. Eitss, maksudku martabak yang di sini sebenarnya pun enak, cuma aku pernah merasakan martabak telor yang lebih enak dari yang ini.

Martabak telor

Martabak telor

Sedangkan Tripple Dupper Ice Cream sendiri adalah ‘gundukan’ ice cream yang terdiri atas 3 rasa, kalau tidak salah ada rasa cokelat, vanila, dan strawberry. Sayangnya yang aku foto di bawah ini adalah Tripple Dupper yang sudah nggak berbentuk alias sudah nyaris habis dimakan, hehe. Tampilan aslinya sih menarik dan rasanya pun enak.

Tripple Dupper Ice Cream

Tripple Dupper Ice Cream

Setelah makan di sini, kesan keseluruhan terhadap Giggle Box, tempatnya cukup nyaman buat kumpul-kumpul bareng teman. Harga menu-menunya relatif murah. Walaupun murah, rasa masakannya cukup enak. Well, setidaknya dari menu yang kucoba sih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s