Tag Archives: mount

Nexus 5 – Stuck in TWRP Bootloop

I was trying to install LineageOS on my Nexus 5 by following the steps mentioned in this link. However my phone got stuck in the TWRP bootloop after installing the TWRP as my custom recovery. It kept showing the message: “Failed to mount ‘/data’ (Invalid argument)“.

I also couldn’t boot into the OS. It always got stuck in the TWRP bootloop. I even couldn’t get to see the TWRP menus.

Fortunately I stumbled upon a thread in Reddit. The TS also had the same issue with me. I tried one of the solution suggested in that thread. In my PC terminal I ran the command: “fastboot format userdata“.

Annddd… It worked like a charm! What happened next was I could get into the TWRP menus and continue to install LineageOS. ūüôā

Mount HD Eksternal dengan OS Windows di Dalamnya

Masih berhubungan dengan tulisan sebelumnya, di SSD yang baru ini saya memutuskan untuk hijrah ke OS (Operating System) Ubuntu. Sebelumnya di hard disk (HD) yang lama saya menggunakan Windows 8. HD yang lama itu kemudian saya jadikan sebagai HD eksternal. Di dalamnya masih terinstall Windows 8.

Namun ada hal yang perlu diperhatikan ketika ingin menjadikan hard disk dengan OS Windows (versi 8 ke atas) sebagai HD eksternal. Pastikan bahwa Windows benar-benar telah dalam kondisi fully shutdown, bukan hybrid shutdown (setengah shutdown dan setengah hibernate) yang memang adalah default configuration dari Windows 8 (dan juga 10).

Jika tidak, maka HD tersebut tidak akan bisa diakses saat berada di OS Linux (dalam kasus saya, saya menggunakan Ubuntu). Mounting bisa, tapi hanya dalam mode read-only saja.

Untuk melakukan full shutdown ini cukup simpel. Kita bisa melakukannya dari Command Prompt dengan menjalankan perintah sebagai berikut:

shutdown /s /t 0

Kata “shutdown” sudah jelas adalah perintah untuk melakukan¬†shutdown (atau reboot). Sementara itu parameter “/s” menyatakan¬†shutdown,¬†bukan¬†reboot¬†(dinyatakan dengan “/r”) atau¬†hybrid shutdown¬†(dinyatakan dengan “/hybrid”). Sementara parameter “/t 0” menyatakan berapa detik komputer harus melakukan¬†shutdown¬†sejak perintah itu dieksekusi. Karena itu parameter “/t 0”¬†menyatakan bahwa komputer akan melakukan¬†shutdown¬†seketika¬†command¬†line¬†dieksekusi.

Apabila OS sudah benar-benar shutdown, HD tersebut pun bisa di-mount dengan sebagaimana mestinya di OS Linux. Kita bisa melakukan aksi read & write terhadap HD tersebut.