Marhaban Ya Ramadan 1447H

Dulu waktu masih sekolah di Madrasah Ibtidaiyah (SD) sering mendapatkan ceramah yang menerangkan bahwasannya Ramadan itu adalah bulan pendidikan atau bulan pembinaan, bekal kita menghadapi ujian di 11 bulan berikutnya. Ketika itu saya belum terlalu relate. Namanya anak kecil, bagi saya Ramadan itu cukup berat karena saya yang suka main di luar sama teman-teman, entah itu main sepak bola, bentengan, petak umpet, bentengan, atau permainan lain yang banyak lari-lariannya jadi harus mengerem dulu. Saya merasa bulan Ramadan-lah ujiannya karena saya harus menahan godaan dan tetap kuat dalam menjalani puasa seharian.

Nah, seiring usia yang semakin bertambah, ternyata saya semakin relate dengan apa yang dikatakan oleh guru-guru saya itu. Senang sekali rasanya bertemu dengan bulan Ramadan.

Bulan Ramadan selalu menjadi kesempatan untuk saya melakukan recharge, meningkatkan kembali intensitas dan menjaga konsistensi dalam beribadah setelah 11 bulan sebelumnya berkutat dengan berbagai kesibukan di rumah atau pekerjaan. Bukan berarti kesibukan itu hilang ketika Ramadan, melainkan saya merasakan seperti ada energi lebih yang mendorong kita untuk memberikan effort yang lebih baik dan istiqomah dalam beribadah. Mungkin kalau kata anak zaman sekarang, “vibes“-nya beda. Ada sesuatu yang istimewa.

Semoga Allah berikan kelancaran bagi kita dalam menjalani puasa dan meningkatkan ibadah-ibadah lainnya pada Ramadan kali ini. Aamiin ya robbal ‘aalamiin.

Leave a comment