Penjualan Pertama di Tokopedia

Sekitar 2 minggu yang lalu alhamdulillah saya berhasil mencatatkan penjualan pertama saya di Tokopedia. Yayy.. hahaha.

Saya tidak jualan barang dalam jumlah banyak sih. Hanya 1 buah saja. Wkwkwk.

Masih ingat tulisan saya tentang ganti baterai HP Google Pixel dulu? Di tulisan tersebut ada satu hal yang belum saya ceritakan. Saat membeli baterai Google Pixel, saya sempat ceroboh salah membeli baterai untuk Google Pixel XL. 😂

Saya baru menyadarinya ketika HP sudah saya bongkar dan baterai hendak saya pasang. Tentu saja baterai tidak muat di dalam HP saya karena ukurannya kebesaran. Baterai saya pun menganggur selama sekitar 3-4 bulan.

Baru 2 minggu yang lalu saya mencoba untuk menjual baterai tersebut. Saya membuat lapak di grup Facebook Forum Jual Beli (FJB) kampus saya, Facebook Marketplace, dan Tokopedia.

Dalam kurun waktu 3 hari alhamdulillah ternyata sudah ada 4 orang yang menanyakan tentang baterai ini. Agak surprised sih karena HP Google Pixel XL kan bisa dibilang sudah agak jadul. Sudah hampir 4 tahun yang lalu sejak kemunculannya.

Padahal saya tidak mendaftar sebagai power merchant. Mungkin karena tidak banyak merchant lain yang jualan. Karena itu lapak saya cukup mudah di-notice. Selain itu, di merchant-merchant lain juga stoknya kebetulan sedang kosong. Semuanya harus pre-order dulu. Itu pun harganya lebih mahal dari yang saya pasang.

Membuka toko di Tokopedia sangat mudah. Tinggal isi form nama dan alamat toko saja. Tidak perlu memiliki toko fisik. Setelah submit, toko pun langsung aktif. Bisa langsung upload barang dan langsung tampil.

Kemarin sempat ada masalah ketika saya hendak mengirimkan baterai ke pelanggan saya. Saya baru tahu ekspedisi JNE menggunakan moda transportasi udara untuk pengiriman ke Malang, kota pembeli baterai saya.

Baterai termasuk benda yang dilarang untuk dikirim melalui penerbangan. Petugas yang menerima saya menolak untuk memproses pengiriman baterai saya. Katanya, bisa saja dia nekat memproses, tapi kemungkinan besar juga akan ditolak di bandara.

Ya sudah, akhirnya saya tidak jadi mengirim baterai tersebut melalui JNE. Saya pun mengabari pembeli baterai saya tentang hal tersebut. Untungnya dia bisa memahami hal tersebut. Kemudian ia menyarankan untuk meggunakan ekspedisi TIKI.

Benar saja. Ternyata tidak ada masalah ketika mengirimkan baterai handphone melalui TIKI. Alhamdulillah barang tiba dengan selamat 3 hari kemudian.

Setelah pembeli menyatakan barang diterima, uang pembelian pun meluncur ke akun Tokopedia saya. Untuk menarik dana pun juga sangat mudah. Tinggal mendaftarkan rekening tujuan. Voila.. Tak berapa lama dana pun ditransfer ke rekening kita.

Riwayat saldo penjualan di Tokopedia

Tapi saya agak heran kok tidak ada potongan biaya atau komisi dari harga yang saya tetapkan ya. Saya pikir Tokopedia dan e-commerce yang lain pada umumnya akan menetapkan biaya atau meminta komisi dari penjualan. Pada kasus saya, hanya uang asuransi yang dikeluarkan oleh pembeli yang masuk ke Tokopedia. Ya iyalah ya.

Apa mungkin karena saya hanya regular merchant? Well, saya belum ada pengalaman berjualan di e-commerce jadi tidak tahu pasti bagaimana Tokopedia menarik pendapatan dari penjualan. Tapi sepertinya memang Tokopedia hanya menarik biaya dari power merchant atau official store. CMIIW.

Penjualan pertama saya di Tokopedia ini mungkin juga merupakan yang terakhir untuk saat ini. Hahaha. Saya belum berencana menjual barang lagi di sana.

2 thoughts on “Penjualan Pertama di Tokopedia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s