Foto-Foto Interior KA Turangga

Kemarin aku balik ke Bandung menggunakan jasa KA Turangga. Sekali-sekali aku ingin juga naik kereta eksekutif. Tiap pulang ke Malang sudah sering naik KA ekonomi Kahuripan atau Pasundan. Kalau ke Bandung biasanya naik KA bisnis Mutiara Selatan. Karena sudah mulai bosan, aku pun memilih KA eksekutif Turangga buat balik ke Bandung. Apalagi kudengar dari kawan-kawan katanya KA Turangga sudah menggunakan gerbong model baru, yang di dalamnya katanya ada colokan listriknya. Wah, jadi penasaran.

Aku naik KA Turangga dari Stasiun Semut, Surabaya. Biasanya orang-orang kebanyakan naiknya dari Stasiun Gubeng, Surabaya. Makanya, mumpung lagi sepi, foto-foto ah…

5 thoughts on “Foto-Foto Interior KA Turangga

  1. argoprameks

    kasian nih masnya….belum pernah naek ka eksekutif…sekali naek..langsung kaget. saya dah sering mas….ka turangga itu baru keas eksekutif satwa….dan itu interiornya merupkan hasil retrofit di tahun 2008.yang dikerjakan oleh balai yasa manggarai. sebelumnya nggak seperti itu. yg sama interiornya sperti turangga adalah ka sembrani jurusan jakarta -surabaya pasar turi. cuma beda warna aja. sembrani degngan kasen colklat muda. yang terbaru adalah ka gajayana. buatan pt inka di tahun 2009. coba deh masnya berkunjung ke webnya semboyan 35 atau ke kASKUs tempat para RF(railfan)

    Like

    Reply
    1. otidh Post author

      wah, saya memang jarang naik eksekutif mas, cuma pernah beberapa kali aja… tp ka turangga yg baru ini mmg khusus, karena baru ka satwa yg satu ini yg interiornya baru, ka eksekutif yg ada colokannya baru kali ini saya tahu
      saya udah daftar member semboyan35 jg kok mas, seru forumnya

      Like

      Reply
  2. rian

    setau saya semua kereta eksekutif baik kelas argo maupun satwa pasti ada colokan listriknya. bahkan gerbong satwa ex.lodaya/malabar yg termasuk gerbong lama aja udh ada colokan listriknya.

    Like

    Reply
  3. otidh Post author

    Semasa saya nulis artikel ini tahun 2009, gerbong KA Turangga sudah pake yg retrofit. Sebelumnya sewaktu saya naik Turangga di tahun 2007 atau 2008, keretanya masih belum punya colokan listrik. Demikian juga dengan Lodaya (Malabar ketika itu belum ada).

    Kalau sekarang sih semua kereta eksekutif sepertinya sudah tersedia semua colokan listrik.

    Like

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s